Pita Kuning Pep Guardiola dan Kecaman FA

Penulis: Darmansyah

Rabu, 7 Maret 2018 | 09:12 WIB

Dibaca: 0 kali

Pep Guardiola, manajer Manchester City, mengecam penilaian i Ketua FA Martin Glenn yang tidak memahami makna di balik pita kuning yang sering ia dikenakan akhir-akhir ini.

Sebelumnya, Glenn melontarkan pernyataan yang memicu reaksi keras Ketua Dewan Pemuka Yahudi Simon Johnson karena membawa simbol Bintang Daud dalam komentarnya.

Sebenarnya Glenn bermaksud memberikan contoh simbol yang dikenakan Guardiola sama tidak bolehnya dengan simbol lain seperti Bintang Daud atau swastika yang identik dengan Nazi.

Meski Glenn sudah meminta maaf, namun Guardiola menilai petinggi FA tersebut tidak benar-benar memahami pesan yang ingin disampaikan lewat pita kuning.

“Tuan Glenn telah meminta maaf, oke? Tapi kesan pertama saat mendengarnya adalah bahwa dia tidak mengerti apa arti pita kuning itu,” kata Guardiola, dilansir Manchester Eveningnews.

“Dia membuat komentar yang jauh dari arti sesungguhnya. Mungkin sekarang dia akan menyadari bahwa artinya tidak sama.”

FA menilai pita kuning yang dipakai Guardiola merupakan simbol politik untuk mendukung kemerdekaan Catalonia dari Spanyol. Ini merupakan aksi terlarang di sepak bola.

Namun, Guardiola menyatakan aksinya hanya bentuk solidaritas terhadap dua politisi Catalonia, Jordi Sanchez dan Jordi Cuixart, yang ditangkap karena alasan yang tak benar-benar pantas.

“Ini bukan tentang kemerdekaan atau tidak merdeka. Ini tentang orang-orang yang dipenjara saat mereka tidak melakukan kesalahan yang pantas untuk dipenjara. Saya rasa dia akan mengerti sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya,  Guardiola menerima sanksi dari Asosiasi Sepakbola Inggris  karena kembali mengenakan pita kuning di dadanya.

Aksi tersebut dituding bermuatan politik dan tak layak masuk ranah sepak bola.

Mantan pemain dan pelatih Barcelona itu diberikan kesempatan untuk menanggapi tuduhan tersebut hingga Selasa  pagi WIB.

Guardiola sebenarnya sudah dijatuhi dakwaan oleh FA terkait kasus ini sejak Februari lalu. Namun, Guardiola tak kapok.

Ia tetap mengenakan pita kuning saat Manchester City bertemu Arsenal di final Piala Liga Inggris dan melawan Arsenal di Liga Primer Inggris

Pita kuning yang dikenakan Guardiola mengandung pesan tertentu. Itu merupakan bentuk solidaritas terhadap dua politisi Catalonia, Jordi Sanchez dan Jordi Cuixart, yang ditangkap menyusul referendum Catalonia pada Oktober lalu.

FA menilai pita kuning yang dipakai Guardiola merupakan simbol politik yang menjadi salah satu persoalan yang dilarang di pentas sepak bola.

Pada November lalu, Guardiola beralasan mengenakan pita tersebut sebagai misi kemanusiaan. Iaa menuntut otoritas Spanyol membebaskan para politikus Catalonia yang dipenjara terkait tuntutan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol.

“Saya harap semua politikus yang berada di penjara segera dibebaskan dan pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga serta menjalani kehidupan yang pantas mereka terima,” ujar Guardiola.

Komentar