Perez Akui Dia Yang Usir Casillas

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 5 September 2015 | 19:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Kasus gagalnya Real Madrid mendatangkan kiper Manchester United, David De Gea, dengan cara mengusir terlebih dahulu Iker Casillas dari Bernabue pada musim transfer musim panas ini, menjadi sesal paling mendalam dari Presiden “El Real,” Florentino Perez .

Florentino secara terbuka, Minggu, 05 September 2015, seperti ditulis oleh raksasa media Spanyol “marca,” menyatakan dialah yang paling bersalah dan bertanggungjawab.

Sebelum mengakui kesalahan atas kepergian Casillas, Perez terlebih dahulu meminta maaf kepada Keylor Navas, yang sempat diperlaukan secara tak “beradab” dalam negosiasi mendatangkan De Gea yang gagal.

Perez mengaku bersalah atas perpisahan yang digelar untuk Iker Casillas.

Mantan kiper Real Madrid itu merapat ke Porto pada Juli lalu dan hanya seorang diri saat bicara di jumpa wartawan saat pesta perpisahan yang digelar Los Blancos.

Saat itu, Casillas terlihat menitikkan air mata.

“Itu kesalahan saya. Saya sudah mencoba bicara dengannya Casillas untuk mengundur kepergiannya dan menggelar perpisahan yang layak,” kata Perez seperti dikutip dari NDTV Sport.

Perez mengaku situasi emosionalnya saat itu sangat sulit.

Menurut Perez, Casillas yang meminta pergi saat itu, dan ia mengakui hal itu merupakan kesalahan. “Dan itu adalah kesalahan saya.”

Terlepas dari perpisahan itu, Perez membantah meminta kiper yang sudah bermain untuk Real Madrid selama sebelas tahun itu pergi.

Presiden klub asal Madrid itu juga mengungkapkan sempat menginisiasi menjadi tuan rumah laga dengan Porto Agustus lalu. Ia menyayangkan penolakan klub Portugal itu lantaran berkomitmen kepada Casillas untuk tak membuatnya menginjakkan kaki di Santiago Bernabeu lagi.

“Kepergian Casillas bukanlah hal baik bagi Real Madrid,” kata Perez menegaskan.

Kini, setelah kepergian Casillas, dan kegagalan Real Madrid memboyong David de Gea, kiper asal Kosta Rika, Keylor Navas akan menjadi pemegang nomor punggung 1 di klub tersebut.

Itu pun sebelum kisruh De Gea kembali terulang saat penjaga gawang asal Spanyol itu berstatus ebas transfer.

Perez sedang mengkritik dirinya sendiri. Presiden Real Madrid itu, menurut sebuah sumber, sedang merasakan ketidakpuasan dengan klub yang ia pimpin tersebut.

“Faktanya, Perez sedang membicarakan dirinya sendiri,” kata sang sumber.

Sang sumber melanjutkan, semua yang dikatakan pihak Real Madrid hanyalah usaha untuk mengalihkan perhatian dunia dari kebodohan mereka.

“Kami terlihat seperti saling menyalahkan, tapi jika mengikuti proses sesungguhnya, maka kesalahan ada di pihak mereka.”

Kegagalan mendatang De Gea juga menjadi “kebodohan” Perez. Bahkan Man United sudah mengunggah detail proses yang terjadi selama negosiasi berlangsung.

Setan Merah menuliskan bahwa mereka sudah menjalankan kewajiban terkait transfer David de Gea sebelum batas waktu penutupan tiba.

Detail proses negosiasi itu diunggah di laman resmi klub. Setan Merah membuktikan ketepatan waktu itu dengan mengklaim mendapat dukungan dari asosiasi sepak bola Inggris, FA.

Sebelumnya, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengatakan kegagalan klubnya mendapatkan David De Gea di menit-menit akhir penutupan bursa transfer membuktikan bahwa MU kurang berpengalaman dalam melakukan transfer.

Dalam wawancara kepada El Larguero, Perez juga menyayangkan seluruh peristiwa tersebut namun menegaskan bahwa MU tidak memiliki niat buruk.

Sementara itu, Iker Casillas yang dicampakkan Real Madrid, ternyata, masih mendapat kepercayaan penuh di Timnas Spanyol dan sebutan sebagai legenda dari sang pelatih, Vicente Del Bosque.

Kiprah sepak bolanya tak mendapat keraguan sedikitpun di timnas. Iker Casillas bahkan kembali memperoleh kepercayaan sebagai kapten tim untuk ke-100 kalinya dalam laga kualifikasi Piala Eropa melawan Slovakia.

“Casillas adalah legenda sepak bola modern,” kata Del Bosque seperti yang dikatakannya kepada Sport 360.

“Saya sangat yakin ia bisa menjalani tugasnya ke-100 sebagai kapten dengan performa bagus seperti biasanya.”

Mantan penjaga gawang Real Madrid itu diketahui “terbuang” lantaran rumor transfer David de Gea yang sudah berdengung bahkan sebelum bursa musim panas dibuka. Meski demikian, Del bosque menegaskan hal tersebut tidak mempengaruhi performa sang legenda.

“Persiapan Casillas sebagai penjaga gawang kami, sejauh berjalan normal. Tak ada perubahan sedikitpun. Tak ada pengaruh sedikitpun dari masalah transfer antara Real Madrid dan Manchester United.”

Jelang laga timnya melawan Slovakia, Del Bosque menilai lawannya tersebut sebagai tim bagus. Ia pun haru berhati-hati dibuatnya.

“Mereka memenangkan enam pertandingan terakhirnya. Mereka memiliki pemain-pemain yang bagus. Begitu mereka mendapatkan bola, serangan balik mereka sangat berbahaya.”

Menghadapi Slovakia, Del Bosque meminta timnya bermain dengan lebih sabar. Pasalnya, ia meyakini sang lawan akan memainkan pola pertahanan yang sangat ketat.

Komentar