Martial, Reinkarnasi Henry, Kini Ada di MU

Penulis: Darmansyah

Minggu, 13 September 2015 | 11:10 WIB

Dibaca: 0 kali

Anthony Martial reinkarnasi Thieery Henry? Mungkin. Tapi ia tidak di Arsenal. Ia ada di Old Trafford.
Dan, Sabtu malam WIB, 12 September 2015, ketika ia disimpan Louis van Gaal di bench ketika United menjamu Liverpool, dan diturunkan di paruh kedua babak kedua, pemain asal Prancis langsung menjadi magnet.

Di menit-menit selanjutnya, Martial langsung menguasai bola dari sisi kanan pertahanan Lverpool.

Giringan bola yang melekat di kakinya membuat ia dengan mudah mengecoh bek lawan yang coba menduga pergerakannya. Aksi itu pun ditutup dengan tembakan terarah ke gawang lawan. Dan langsung gol.

Seperti ditulis dengan bagus oleh “cnn,” Minggu, 13 September 2015, Martial berasal dari Prancis namun tidak mengenakan nomor punggung 14.

“ Ia juga tidak membela Arsenal. Ia bukan Thierry Henry, ia bernama Anthony Martial dari Manchester United,” tulis “cnn.”

Martial membuat heboh pengujung bursa transfer musim panas ini karena dibeli United dengan harga tiga puluh enam juta juta poundsterling.

Martial dan United ditertawakan karena menyebut hal ini sebagai sebuah pembelian yang panik dari United karena mereka tak kunjung mendapatkan striker baru.

Dan akhirnya dua pekan setelah pembelian yang berbau kontroversial itu, Martial menjadi skuat United di laga kelima Liga Inggris, kala melawan Liverpool.

Martial memang tidak menjadi starter. Ia masih duduk manis di bangku cadangan saat peluit pertandingan dibunyikan oleh wasit Michael Oliver.

Saat pertandingan memasuki menit ke-enam puluh lima, Louis van Gaal akhirnya memutuskan untuk memasukkan Martial menggantikan Juan Mata.

Lima menit setelah Martial masuk, United mencetak gol kedua. Namun peran Martial belum terlihat nyata.

Menit demi menit berikutnya pun Martial belum menunjukkan ancaman berarti ke lini pertahanan Liverpool.

Kenyamanan lantaran unggul dua gol mendadak berhenti saat Christian Benteke sukses memperkecil skor menjadi dua gol berbanding satu di menit delapan puluh empat.

Liverpool pun makin semangat mengejar gol penyama kedudukan. Di momen inilah Martial kemudian beraksi.

Sama seperti Henry dulu, ia mengawali gol dengan mendapatkan bola pada posisi yang tak berbahaya dan jauh dari gawang lawan.

Lewat kecepatannya, ia kemudian sukses melepaskan diri dari bayang-bayang Martin Skrtel. Nathaniel Clyne yang coba mengejarnya pun tak mampu menghentikan dirinya.

Skrtel dibuat bingung dengan gerakan-gerakan kecil Martial sehingga ia kesulitan menduga apakah Martial akan bergerak ke sisi luar atau dalam.

Martial akhirnya melakukan gerakan ke sisi dalam dan Skrtel salah mengantisipasi. Berhadapan dengan Mignolet, Martial dengan tenang melepaskan bola ke arah tiang jauh.

“Kami semua tentunya sangat gembira karena ia berhasil mencetak gol pertama. Dan gol yang ia cetak sungguh luar biasa,” tutur Daley Blind memberikan pujian kepada rekan-rekannya.

Gol tersebut gol tipikal Henry. Namun dia bukan Thierry Henry, dia Anthony Martial.

Dan Martial pun berhasil memperkenalkan diri kepada publik Inggris dengan gaya terbaik.

Martial sukses mengukir namanya di papan skor setelah akselerasinya di sisi kanan pertahanan Liverpool tak mampu dibendung oleh ‘The Reds’.

Gol Martial kembali membawa United berjarak dua gol dari Liverpool

Martial adalah penyerang yang tidak dikenal banyak orang.

Ia mengejutkan ketika United membelinya di ujung transfer dengan harga selangit dari AS Monaco, dan media mengkritik klub Old Trafford itu sebagai “penic buying.”

Nilai transfernya, seperti diberitakan Goal, lima puluh juta euro, atau setara dengan hampir delapan ratus miliar rupiah.

Selain tidak dikenal banyak orang, gelandang MU, Morgan Schneiderlin mengatakan, kapten Setan Merah, Wayne Rooney juga tak mengetahui sosok Martial.

“Jujur saja, kemarin ketika di pesawat, Wayne Rooney datang dan bertanya siapa Martial. Ini karena media di Inggris mulai membincangkannya,” ujar Schneiderlin.

Lantas bagaimana sikap Martial. Anak muda Perancis itu dengan ringan mengatakan, wajar bila Rooney tidak mengenali dirinya. “Saya kanl selalu menjadi penghangat bangku cadangan Monaco.”

“Sebuah hal yang normal kalau Rooney tidak mengenal saya. Sebab, saya tidak mendapat banyak kesempatan di Ligue 1,” kata dia.

“Tapi saya senang bisa bersama dia. Rooney adalah pemain hebat dan saya bisa berkembang pesat bersama dia,” sambung pemain asal Prancis tersebut.

Martial dinobatkan sebagai pemain muda termahal di dunia. Dia berusaha untuk tidak terbebani dengan predikat barunya tersebut.

“Tentu saja hal itu cukup gila untuk pemain seusia saya. Tapi hal ini sudah masuk dalam pasar sepak bola dan saya tidak bisa menahannya. Saya tidak mau berada di bawah tekanan karena hal semacam itu,” dia menerikan penjelasan.

Martial menambahkan, dirinya tidak mengetahui berapa harga yang harus dibayar MU kepada Monaco. Nilai transfernya menjadi rahasia besar kedua kesebelasan.

“Saya tidak tahu apakah saya senilai delapan puluh juta euro. Saya tidak berpikir tentang angka itu. Harga saya hanya diketahui oleh kedua klub. MU dan Monaco,” Martial memaparkan.

“Tidak ada yang mengatakan kepada saya mengenai nilai transfer. Monaco hanya mengucapkan selamat kepada saya atas kesepakatan dengan MU,” ujar striker baru Manchester United itu mengakhiri.

Komentar