Mancini Hampir Pasti ke Monaco

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 Mei 2013 | 08:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Dipecat dari Manchester City, Roberto Mancini, ternyata, tidak jadi pengangguran. Satu jam usai pemecatannya, manajemen  AS Monaco, klub Ligue 1 asal Perancis, langsung menghubungi pelatih yang selalu tampil ”dandy” dan “stylish” itu dan mereka berbicara tentang penawaran dan kontrak kepelatihan.

Menurut “Sky Sport” yang mengubungi miliarder asal Rusia yang menjadi pemilik Monaco, Dmitry Rybolovlev, kedua pihak kini sedang melakukan pembicaraan intensif guna merampungkan kontrak. “Draftnya sudah disiapkan dengan target-target yang realistis.”

Miliarder Rusia yang menjadi teman karib Roman Abramovich itu telah mengucurkan dana besar ke Monaco untuk mendongkarkannya naik ke divisi utama. Musim kompetisi ini Monaco akan bertanding di Ligue 1, setelah dipoles oleh Rannieri. Pelatih asal Italia itu akan menyelesaikan kontraknya akhir musim ini dan nampaknya Rybolovlev akan menggantinya.

Dmitry Rybolovlev meninginkan kejayaan Monaco guna bersaing dengan tim Perancis lainnya yang dimiliki pengusaha Qatar, Paris Saint-Germain.

“Roberto Mancini akan jadi  manajer baru  di Monaco,” komentar “Sky Sport’ memastikan. Ia mengutip salah seorang direktur teknik di Monaco yang mengatakan,  “Kami sudah memulai negosiasi dan akan merampung kontrak dalam waktu sepekan mendatang.

Selain “Sky Sport,” laman berita Goal.com, Selasa pagi juga menuliskan tentang telah dicapainya kesepakatan awal klub divisi utama Perancis itu dengan Mancini usai pemecatannya.

Monaco memang sejak lama mengincar pelatih “flamboyant” itu dan lebih serius setelah sehari sebelumnya muncul kabar  Mancini hanya tinggal menunggu waktu untuk angkat kaki dari Etihad Stadium.

Menurut Goal.com, dalam beberapa hari ke depan, mantan pelatih Inter Milan dan Lazio tersebut telah menyatakan minatnya bergabung di Ligue 1. Liga itu kini sedang berbenah setelah Paris Saint-Germain ditukangi oleh “Don” Carlo Ancelotti. Mancini kepada temannya sesame pelatih, Arsene Wenger dari Arsenal telah mengatakan akan menerima pinangan Monaco

“Selain dekat dengan kultur sepakbola Italiano, Liga Perancis akan menapaki popularitas bersamaan masuk aliran dana Negara Teluk dalam kompetisinya. Ligue sedang ramai dilirik investor,” ujar Wenger menirukan ucapan Mancini.

Monaco, menurut “Goals” sudah menghubungi Mancini lima belas hari lalu untuk melihat seberapa besar ketertarikan pelatih asal Italia tersebut dalam proyek di Ligue 1 mendatang. Kedua belah pihak akan bertemu sekali lagi untuk membicarakan detail kontrak.

Mancini sebagai manajer City  pada musim ini dia gagal mempersembahkan gelar bagi The Citizens. Setelah tersingkir di fase grup Liga Champions dan tak bisa mempertahankan gelar Premier League, Mancini pun tak mampu membawa City menjuarai Piala FA setelah akhir pekan lalu mereka menyerah 0-1 dari Wigan Athletic.

Situasi inilah yang  dimanfaatkan oleh Monaco, yang dipastikan kembali ke kompetisi paling bergengsi di Perancis, Ligue 1, setelah menjadi juara Ligue 2.

Monaco, yang pernah menjadi runner-up Liga Champions 2004, mendapatkan sokongan dana yang kuat dari miliarder Rusia, Dmitry Rybolovlev. Mereka ingin membangun kejayaan guna bersaing dengan tim Perancis lainnya yang dimiliki pengusaha Qatar, Paris Saint-Germain.

Roman Abramovich sudah merasakan bagaimana tingginya ambisi Rybolovlev. Meskipun timnya baru akan naik lagi ke Ligue 1, dia sudah berani bersaing dengan pemilik Chelsea itu dalam pertarungan memperebutkan striker subur Atletico Madrid, Radamel Falcao.

Saat ini, mantan bos Chelsea, Claudio Ranieri, menjadi otak kembalinya Monaco ke Ligue 1. Akan tetapi, Ranieri tampaknya tak menjadi pilihan untuk terus menjadi arsitek ketika mereka kembali berkompetisi di level tertinggi.

Pemecatan Mancini langsung memantik rumor  tentang cal;on penggantinya di Etihad. City dikabarkan akan memboyong Pellegrini dari Malaga. Pellegrini sukses mengantarkan Malaga lolos ke Liga Champions dan bahkan bertahan sampai babak delapan besar. Peluang City mendapatkan Pellegrini dianggap terbuka lebar karena sang pelatih disebut tak yakin dengan masa depan Malaga.

Namun begitu,sudah  Pellegrini menegaskan bahwa sampai saat ini dia belum mencapai kesepakatan dengan pihak mana pun, tak terkecuali City. “Saya di sini menyangkal akan menjadi manajer baru Manchester City,” ujar Pellegrini yang dikutip Sky Sports.

“Saya belum menandatangani kesepakatan dengan klub mana pun, tidak dengan Manchester City, tidak dengan Roma, tidak dengan Napoli, tidak dengan PSG, dan tidak dengan klub mana pun yang disebutkan,” tegasnya.

“Saya cukup beruntung, dan sangat bangga, bahwa setiap tahun klub-klub besar menunjukkan ketertarikannya kepada saya,” aku pelatih asal Chile itu.

“Saya punya perjanjian dengan Malaga untuk tak bicara dengan siapa pun dan saya tak punya kesepakatan dengan siapa pun. Dalam beberapa hari ke depan saya berharap bisa mengklarifikasi masa depan di klub,” kata Pellegrini.

Komentar