Manchester United, Fergie, Moyes dan Giggs

Penulis: Darmansyah

Jumat, 25 April 2014 | 10:00 WIB

Dibaca: 0 kali

Walau pun David Moyes sudah pergi dan banner “The Chosen One,” yang terpampang di Old Trafford sejak awal musim telah dicopot, “kegaduhan” media Inggris terhadap pemecatan mantan pelatih Everton itu oleh pemilik Manchester United belum juga reda.

Spekulasi dari keriuhan komentar publik sepakbola Inggris tidak raib bersamaan dengan hilangnya banner “The Chosen One” yang sudah digulung dari atas tribune Stretford End. Banner tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Moyes, yang memang dipilih langsung oleh Sir Alex Ferguson untuk jadi penggantinya.

Hari ini, Jumat, 25 April 2014, seperti ditulis surat kabar London terkenal “Daily Mail,” Sir Alex Ferguson akan memberi testimoninya seputar penggantiannya dan pilihannya terhadap David Moyes.

Sir Alex akan menjelaskan semuanya tentang alasan pilihannya terhadap Moyes dan tidak akan menggugat manajemen MU tentang pemecatan penggantinya itu.

Sir Alex, sehari sebelumnya, dengan nada sedikit merendah mengatakan kecewa atas kepergian Moyes dari Old Trafford. “Moyes sudah lebih dulu diberhentikan. Dia belum sempat sukses dengan MU Prestasi tim begitu merosot musim ini,”ujar Sir Alex.

MU bukan hanya gagal mempertahankan gelar Liga Primer Inggris. Mereka juga tak mendapatkan tiket Liga Champions musim depan dan dipastikan tak mendapatkan trofi akhir musim.

Stretford End Flags hingga kini belum memutuskan apa yang akan mereka lakukan terhadap banner “The Chosen One”.

“Itu adalah sesuatu yang akan kami pikirkan secara hati-hati. Kami mungkin akan menawarkannya ke Museum Nasional Sepakbola atau melelangnya untuk amal,” kata co-chairman Stretford End Flags, Andrew Kilduff, di ESPN FC.

Setelah Moyes dipecat, MU kini dipimpin oleh Ryan Giggs yang ditunjuk sebagai manajer interim. Giggs akan menghadapi laga pertamanya melawan Norwich City, Sabtu malam WIB, 26 April 2014.

Bersamaan dengan ditunjuknya Ryan Giggs sebagai manajer interim, Nicky Butt juga ditunjuk sebagai asistennya. Penunjukan itu membuat Butt sulit memercayainya, karena besarnya tanggung jawab yang harus dijalaninya.

Giggs ditunjuk setelah David Moyes didepak pada awal pekan ini. Dia kemudian mendapatkan bantuan dari teman-teman terdekatnya, termasuk Butt. Selain Butt, masih ada Paul Scholes dan Phil Neville yang akan bertindak sebagai pelatih tim utama.

Mereka berempat, yang besar dan tenar sebagai pemain United, akan menangani klub pada sisa musim ini.

“Ini adalah sesuatu yang besar buat kami, sebuah momen yang membanggakan,” ujar Butt kepada MUTV.

“Bisa melatih bersama adalah sesuatu yang sureal. Kami masuk ke akademi bersamaan ketika berusia 12 tahun. Saya belum 40, tapi Giggsy sudah, dan saya dan Scholes nyaris 40.”

“Jadi, buat saya dan Phil bisa melatih berbarengan merupakan momen yang membanggakan,” kata Butt.

Giggs akan memimpin sampai manajer permanen diumumkan. Kendati ada yang menjagokan Giggs untuk lanjut jadi manajer permanen, United dikabarkan butuh manajer yang lebih berpengalaman.

“Kami ada di sini untuk membantu klub dan meraih hasil yang kami inginkan sampai akhir musim. Siapa tahu apa yang terjadi setelahnya?” kata Butt.

Manchester United saat ini tengah dalam masa pencarian manajer baru. The Red Devils dinilai tak membutuhkan nama besar untuk mengisi posisi manajer di musim depan.

MU sudah memutuskan untuk memecat David Moyes, Selasa (22/4/2014). Kiprah ‘Setan Merah’ yang kurang memuaskan di musim ini menjadi penyebab utamanya.

Untuk sementara, Ryan Giggs ditunjuk mengisi pos yang ditinggalkan Moyes itu. Dia akan dibantu oleh Paul Scholes yang menempati posisi asisten manajer.

Beberapa nama disebut-sebut menjadi calon kuat untuk menjadi suksesor Moyes. Juergen Klopp, Louis van Gaal, dan Diego Simeone merupakan beberapa di antaranya.

Soal perburuan manajer yang dilakukan oleh MU, eks defender klub asal kota Manchester itu, Gary Neville, juga urun pendapat.

“Ada saran yang menyebutkan bahwa mereka membutuhkan nama manajer terkenal untuk menarik minat pemain ke klub, saya menilainya hal itu agak sedikit menyedihkan,” kata Neville di Sky Sports News.

“Gagasan bahwa Manchester United membutuhkan sosok besar untuk bisa menarik pemain adalah omong kosong sejauh yang saya ketahui.”

“Manchester United, sebagai sebuah klub sepakbola, mempunyai daya tarik yang cukup untuk bisa menarik pemain -dan mereka biasanya tertarik,” imbuhnya.

sumber” mutv, skysports, daily mail dan mirror

Komentar