Madrid Dimenangkan Wasit

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 September 2013 | 11:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Real Madrid dengan susah payah memenangkan laga La Liga melawan Elche lewat gol penalti kontroversial Cristiano Ronaldo dilaga lanjutan La Liga, Kamis 26/ September 2013, dini WIB. Berbau kontroversial dan spekulasi. Sulit untuk mengatakan wajar kalau bukan hadiah dari wasit, tulis tabloid terbitan Madrid, “MARCA” dengan kalimat berang atas gol yang memenangkan “El Real” itu.

Reaksi keras pun diberikan beberapa pemain Elche dan juga para ofisial klub atas hukuman penalti tersebut. Manu Herrera, Rubén Pérez, dan Carlos Sanchez harus menerima kartu kuning karena aksi protesnya yang menuding wasit berkolaborasi dengan “los Blancos.”

Gol Cristiano Ronaldo itu juga, dikritik dengan sangat keras oleh tabloid “AS” yang selama ini sangat tidak senang senang dengan kepemimpinan wasit jika Madrid bertanding. “Ini sebuah cirri dari wasit La Liga yang rendah diri kalau harus berhadapan dengan Madrid. Mereka ragu dan takut dituduh membuat kesalahan. Kalau menyalahkan klub semacam Elche resikonya kecil,” tulis “AS” dengan rasa marah.

Dalam lanjutan kompetisi La Liga, Kamis dinihari WIB, Real Madrid berhasil meraih kemenangan di laga ke-enamnya dengan mengalahkan Elche di Estadio Manuel Martínez Valero, 2-1. Meski menang, Carlo Ancelotti tetap mengeluhkan permainan timnya yang tidak berkembang sepanjang laga.

Madrid, seperti dikatakan “Don Carlo” belum menemukan bentuk permainan “super ofensif”nya dengan menempatkan dua “winger,” Ronaldo-Bale, dan harus kerja keras dalam meraih kemenangannya dalam setiap pertandingan. “Saya kecewa dengan support yang lambat dari lapangan tengah. Mereka harus tahu saya ini dari Italia yang sangat suka dengan keseimbangan permainan,” kata Ancelotti dengan kusam.

Bahkan, dalam menghadapi Elche, klub promosi La Liga, mereka harus kocar kacir ketika tim papan bawah itu menyamakan kedudukan pada ujung pertandingan, waktu normal. Angka seri inilah dirusak oleh kepemimpinan wasit di “injuri Elche harus dikalahkan karena dijatuhi hukuman penalti setelah Pepe t dilanggar di kotak terlarang.

Meski menang dan meraup poin penuh, Ancelotti melihat itu tidak cukup. Soalnya, tim seharusnya bisa bermain dengan sangat baik, terlebih mereka akan menghadapi laga derby melawan Atletico Madrid.

“Saya tidak senang. Kami harus bermain berbeda. Kami menderita banyak selama pertandingan, terutama selama menit-menit akhir pertandingan. Tim mengontrol pertandingan setelah gol Cristiano Ronaldo di babak kedua,” ujar Ancelotti pada situs resmi klub.

“Hasilnya adalah hal yang paling penting, tetapi tidak cukup, kita harus bermain lebih baik. Kami tidak akan memenangkan derby jika kami bermain seperti yang kami lakukan di pertandingan ini, itu sebabnya saya pikir kita perlu untuk memperbaiki, bermain dengan intensitas lebih,” sambungnya.

Pelatih asal Italia ini juga menilai lawannya timnya bermain dengan cukup baik, khususnya dalam pertahanan. Oleh karena itu, ia memaksa para pemainnya untuk segera memecahkan kebuntuan tersebut.

“Mereka bermain baik, mereka terorganisir dalam pertahanan. Mereka agresif, kompak dan bermain dengan maksud yang nyata di akhir. Saya berpikir bahwa kita akan menemukan tim yang bertahan dengan baik dan sulit untuk memecah,” katanya.

“Kita harus datang dengan solusi yang berbeda. Pada saat tim bermain lambat, tidak ada pilihan antara garis dan kami bermain banyak bawah sayap dan yang membuatnya mudah untuk pertahanan oposisi,” jelasnya.

Dengan kemenangan ini, Madrid menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 16 poin, atau kalah dua angka dari Barcelona yang berada di puncak klasemen. Sedangkan Elche berada di dasar klasemen dengan raihan tiga poin.

“Sulit untuk berbicara tentang situasi ini karena dari bangku posisi kami bukan yang terbaik. Secara umum saya tidak suka berbicara tentang keputusan wasit. Saya berbicara dengan Pepe dan dia bilang itu hukuman yang jelas,” ujar Ancelotti pada situs Madrid.

Komentar