Real Madrid Belum Bicara Semifinal

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 April 2014 | 09:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Menginjakkan satu kakinya di semifinal Champions League, usai membantai Borussia Dortmund pada laga leg pertama perempat final di Santiago Bernabue, Kamis dinihari WIB, 03 April 2014, Real Madrid menutup rapat komentarnya tentang peluang laga leg keduanya di Signal Iduna Park, pekan depan.

“Kami hanya ingin merayakan tiga gol tanpa balas. Tentang peluang di Signal Iduna Park, kandang Dortmund, pekan depan, kami akan menjalaninya seperti laga di Barnebue. Tidak ada yang salah dalam laga Barnebue. Semuanya berjalan normal,” ujar pelatih Madrid Carlo Ancelotti kepada “Sky Sports” usai laga.

Madrid menyimpan kekhawatiran atas laga di Signal Iduna Park. Tahun lalu tim Barnebue ini juga memenangkan laga kandang tapi dijengkangkan Dortmund di laga tandangnya, dan harus tersingkir karena kalah agregat gol.

“Kami sepakat tidak akan mengulangi kasus tahun lalu ketika di semifinal dihantam Dortmund di kandangnya. Itu pengalaman buruk,” kata Ancelotti mengingatkan pemainnya. Kala itu Madrid masih dilatih Jose Mourinho dan kalah empat gol banding satu.

Untuk itu, ketika memang tiga gol tanpa balas di Barnebue dan meletakkan satu kakinya di semifinal, Kamis dinihari WIB, Madrid hanya merayakan kemenangan sebagai upaya balas dendam atas Dormund, yang musim lalu menggagalkan Madrid di semifinal Liga Champions.

El Real tinggal butuh hasil seri untuk lolos ke semifinal Liga Champions musim ini.

Tiga gol Madrid masing-masing dicetak oleh Gareth Bale, Isco, dan Cristiano Ronaldo. Satu gol Ronaldo itu sendiri membuat dia menyamai rekor gol semusim di Liga Champions.Di musim ini Ronaldo sudah mencetak empat gol gol di Liga Eropa, dan menyamai prestasi Lionel Messi

Madrid sudah unggul lewat tendangan Gareth Bale di menit awal ketika Gareth Bale menerima umpan bek kanan Daniel Carvajal. Bale sukses memperdayai kiper Dortmund, Roman Weidenfeller, dengan mengarahkan bolanya ke pojok kiri bawah gawang.

Gol kedua disarangkan Isco di pertengahan babak pertama dan gol ketiga milik Ronaldo setelah menerima sodoran umpan Luka Modric.

Kemenangan telak Madrid ini jelas memudahkan anak asuh Carlo Ancelotti yang akan bertemu lagi dengan Dortmund pada Selasa pekan depan (atau Rabu dini hari waktu Indonesia barat) di kandang Dortmund, Stadion Signal Iduna Park.

Jika Madrid lolos ke semifinal, itu menjadi pembalasan sempurna terhadap Dortmund. Pada semifinal Liga Champions musim lalu, Madrid kalah di kandang Dortmund. Real Madrid berada di posisi yang lebih nyaman untuk melangkah ke semifinal.

Carlo Ancelotti mengelak dari pembicaraan soal semifinal.

Ancelotti bukannya tidak punya alasan untuk bersikap demikian. Dia menyebut bahwa Borussia Dortmund punya modal yang cukup bagus untuk membalikkan keadaan di leg kedua.

“Borussia sudah menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang bagus dan mereka akan mencoba sebisa mungkin untuk membalikkan keadaan,” ujar Ancelotti di situs resmi klub.

“Kami harus berhati-hati dan bermain seperti yang kami tunjukkan hari ini. Jika kami bermain seperti hari ini, kami akan lolos ke semifinal.”

“Saya tidak suka membicarakan semifinal dulu. Mereka sudah menyiapkan perangkap untuk leg kedua, kami harus berhati-hati dan mengelak dari jebakan itu,” kata Ancelotti.

Di sisi lain, Juergen Klopp justru merasa bahwa timnya punya tugas berat untuk membalikkan keadaan. Dia hanya berjanji timnya akan berusaha sebaik mungkin di leg kedua.

“Saya tidak akan membuat janji apa pun untuk leg kedua.”

“Tapi, kami ingin bermain dengan atraktif dan memenangi pertandingan jika. Dan jika pada akhirnya kami menang, kita lihat saja berapa selisihnya,” kata Klopp. Hal lainnya adalah bagaimana para pemain Dortmund kerap buang-buang peluang.

“Kami punya banyak peluang dan terus berusaha sampai peluit panjang,” ujar Klopp di situs resmi UEFA.

“Sentuhan akhir kami tidak begitu bagus. Kami banyak melakukan serangan balik, tapi kadang kami membuang percuma peluang atau final ball kami tidak akurat.”

“Jadi, jika kami tersingkir pekan depan, ini bukan hanya karena performa pertahanan kami saja.

Klopp menyebut timnya akan berusaha sebaik mungkin di leg kedua pekan depan. Namun, dia tidak mau bicara soal membalikkan keadaan dulu.

“Saya tidak akan membuat janji apa pun untuk leg kedua.”

“Tapi, kami ingin bermain dengan atraktif dan memenangi pertandingan jika. Dan jika pada akhirnya kami menang, kita lihat saja berapa selisihnya,” kata Klopp.

Gelandang Borussia Dortmund, Nuri Sahin, menilai Die Borussen seharusnya bisa mencetak gol saat dikalahkan Real Madrid.

“Kami banyak melakukan serangan balik dan seharusnya bisa mencetak setidaknya satu gol, atau bahkan mungkin dua atau tiga gol. Kami tidak cukup pintar untuk memperoleh hasil di sini. Anda tidak dapat banyak kesempatan melawan Real,” ujar Sahin.

sumber uefa.co, sky sports, dailymail, marca

Komentar