Liverpool v City “Laga Juara” Premier League

Penulis: Darmansyah

Senin, 7 April 2014 | 16:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah sembilan kemenangan beruntun, dan berada di puncak klasemen Premier League, Liverpool, kini, sedang menatap laga besar sebagai “hari penentuan,” ketika Minggu malam, 13 April 2014, menjamu klub Etihad sekali pesaing juaranya, Manchester City, di Anfield Stadion.

Sepekan seblum laga, pelatih “The Reds,” Brendan Rodgers mendoropng ‘Si Merah’ tampil lebih berani dan percaya diri di laga itu..

Liverpool, yang masih melawan krisis ketidakpercayaan diri, setelah mengalahkan mengalahkan West Ham United dan kembali ke puncak klasemen, dan oleh banyak pengamat dinilai mampu menjuarai Liga Inggris, justru merasa belum yakin dengan impresifitas timnya.

Sempat digusur Chelsea, Liverpool akhirnya kembali ke puncak klasemen usai mengalahkan West Ham di Boleyn Ground, Minggu, 06 April 2014, malam WIB.

Kini Liverpool sudah meninggalkan Chelsea dengan jarak dua angka dan nyaman di posisi puncak Premier League. Dengan Manchester City, klub Anfield ini terpaut empat angka, tapi “The Citizens” memiliki dua sisa laga, termasuk ketika menjami Liverpool.

Setelah Arsenal terjungkal dan Chelsea mengalami hambatan, Liverpool harus menyingkirkan City untuk bisa mengamankan langkah disisa laga Premier. Banyak analis bola di Inggris meyakini “The Reds” mampu menjuarai liga musim ini.

Sepanjang 2014 ini Liverpool . belum terkalahkan, bahkan sudah mencatatkan kemenangan di sembilan pertandingan terakhir.

Peluang juara bakal makin besar andai mereka mampu menundukkan City di Anfield, Minggu pekan depan. Tapi Gerrard menilai kemenangan tersebut tak lebih dari sekadar tiga poin lain.

“Saya belum yakin bahwa kami akan memenangi liga. Kami punya lima pertandingan tersisa dan semuanya adalah laga besar,” katanya dikutip BBC.

“Jika kami mengalahkan Manchester City pekan depan maka yang kami dapatkan adalah tiga poin lainnya,” tandas gelandang internasional Inggris ini.

City bakal menjadi lawan pertama dari lima pekan terakhir Liverpool. Berikutnya ada Norwich City, Chelsea, Crystal Palace, dan Newcastle United.

Duel kontra The Citizens tidak sedikit dianggap sebagai penentu juara musim ini. Liverpool masih unggul empat poin, namun City masih mempunyai dua pertandingan di tangan yang apabila dimenangi akan membuat mereka berada di urutan teratas.

“Itu akan menjadi sebuah pertandingan yang hebat,” ungkap Rodgers kepada Sky Sports.

“Kami sekarang sudah melaju dengan sembilan kemenangan beruntun, yang mana ini adalah sebuah usaha yang luar bisa dari para pemain mauun staf.”

“Itu akan menjadi sebuah afmosfir yang menakjubkan. Para suporter benar-benar mendesak kami hari ini dan ingin melihat apakah kami bisa mencatatkan kemenangan ke-sepuluh beruntun,” ujar Rodgers.

Hasil imbang di kandang Liverpool sebenarnya sudah sangat menguntungkan bagi Manchester City. Akan tetapi, The Citizens mau lebih dari itu. Mereka ingin pulang dengan membawa kemenangan.

City sekarang menghuni posisi ketiga di klasemen sementara Liga Primer Inggris, terpaut empat angka dari Liverpool yang bertakhta di puncak. Tapi, City masih menyimpan dua pertandingan di tangan. Artinya, mereka akan naik ke posisi teratas kalau memenangi dua laga simpanan tersebut.

Untuk memuluskan ambisi mereka jadi juara, City tidak boleh kalah ketika dijamu Liverpool di Anfield..

Tapi, apa yang dipikirkan oleh Manuel Pellegrini tidak demikian. Manajer City tersebut tak mau timnya sekadar mengincar hasil seri karena target semacam itu akan berbahaya.

“Mungkin saya salah. Tapi, saya selalu berpikir dengan cara yang sama sebagai seorang manajer — Kalau Anda bermain untuk hasil imbang, Anda akan kalah,” tutur Pellegrini di Mirror.

“Jadi, kami akan bermain untuk menang. Tentu saja, setelah pertandingan kalau kami tidak bisa menang dan kami meraih hasil imbang, itu adalah hasil yang bagus.”

“Tapi, kami tidak akan bermain melawan Liverpool dengan berpikir kami harus meraih hasil imbang. Kami tidak tahu bagaimana bermain seperti itu,” kata Pellegrini.

Nah, akhir pekan nanti mereka akan menjamu City, yang jelas jadi partai wajib menang demi menjaga asa juara mengingat perbedaan jumlah laga yang ada. Rodgers pribadi ingin anak asuhnya bermain tanpa tekanan di pertandingan nanti.

“Dengan tim yang kami turunkan, bermain tanpa rasa takut adalah mentalitasnya, tidak masalah siapapun yang kami hadapi. Kami harus menghormati mereka karena mereka punya para pemain kelas dunia, tapi ini soal diri kami sendiri dan kepercayaan diri yang harus kami tunjukkan,” kata Rodgers di situs resmi klub.

“Para pemain muda akan menghadapi dan menikmatinya, tidak ada tekanan pada mereka. Bermainlah dan apapun tekanannya, saya yang akan ambil. Hal terpenting adalah fokus ke bola dan tim, bukan diri Anda sendiri,” lanjutnya.

Komentar