Liverpool Sudah di Jalan Juara

Penulis: Darmansyah

Minggu, 20 April 2014 | 17:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Malam ini, Minggu, 20 April 2014, Liverpool akan menjadikan laga tandangnya melawan Norwich City di Carrow Road Stadium, sebagai langkah penentu untuk mempertegas tekadnya menjuarai Premier League musim ini.

Langkah ini dimungkinkan, jika The Reds mampu mengalahkan Norwich, karena sehari sebelumnya saingan terdekatnya Chelsea “dibunuh” “Kucing Hitam” Sunderland sehingga jarak angka mereka akan bergeser menjadi lima poin.

Liverpool juga diuntungkan oleh bermain serinya Manchester City di pertengahan musim sehingga kejar-kejaran angka diantara tiga tim papan atas ini tidak lagi berhimpitan.

Saat ini berhadapan dengan The Canaries di Anfield pada 05 Desember 2013, Liverpool mencukur Norwich dengan skor akhir lima banding satu.

Jika Liverpool memang jadi juara Premier League akhir musim ini, maka mereka berutang budi banyak kepada Sunderland.

Ya, ‘Kucing Hitam’ lah salah satu faktor mengapa ‘Si Merah’ nantinya bisa merengkuh trofi tersebut.

Saat ini Liverpool tengah berada di pole position dengan menguasai puncak klasemen, unggul dua angka dari Chelsea di posisi kedua dan enam angka dari Manchester City di posisi ketiga.

Dengan empat laga tersisa maka ‘Si Merah’ cukup memenangi semuanya untuk mengakhiri puasa dua puluh empat tahun gelar juara liga. Tapi Liverpool bukan tanpa halangan mengingat dua pesaingnya itu relatif lebih berpengalaman dalam hal seperti ini.

Chelsea adalah tiga kali juara Premier League sementara City jadi juara di musim 2011/2012 dengan cara dramatis. Sementara Liverpool? Lolos ke Liga Champions saja sulit dalam empat musim terakhir.

Tapi musim ini tampaknya “angin” sedang mengarah kencang ke kubu Merseyside itu dan memasuki fase krusial di musim ini, dewi fortuna sepertinya enggan berpaling dari The Anfield Gank.

Tengok saja pekan lalu saat Liverpool menghadapi City di mana sebuah blunder Vincent Kompany mampu dimaksimalkan Philippe Coutinho menjadi gol penentu kemenangan.

Sunderland lalu seperti menjelma jadi “kepanjangan” tangan Tuhan untuk membantu Steven Gerrard memenuhi impian terbesar dalam karier sepak bolanya.

Prestasi mencengangkan Liverpool musim ini memang sebuah kejutan besar di Premier League. Pemilik Liverpool John W Henry juga ikut terkejut dengan apa yang dicapai klubnya musim ini.
Pengusaha asal Boston, Amerika Serikat itu padahal awalnya hanya menargetkan untuk finis empat besar.

Alih-alih menargetkan empat besar sebagai tujuan di akhir musim ini, — karena sudah empat musim absen –, Liverpool justru tinggal berjarak empat laga lagi dari titel Premier League pertama mereka.

Apa yang dicapai Liverpool musim ini diakui sudah bikin Henry terkaget-kaget mengingat tim juga tak banyak mengeluarkan dana untuk membeli pemain musim panas lalu.

Dibandingkan dengan apa yang dikeluarkan Chelsea dan City, jelas finansial Liverpool tak ada apa-apanya dibanding kedua tim itu.

Namun kemudian Liverpool membuktikan bahwa dengan skuat minim pun, mereka bisa bersaing di papan atas untuk memperebutkan titel juara.

“Kami menargetkan finis empat besar karena kami masih dalam proses membangun,” ujar Henry seperti dikutip BBC.

“Secara bertahap kami pun nantinya akan menjadi salah satu penantang gelar juara. Jika kami cukup beruntung untuk menjadi juara musim ini, aku akan bilang bahwa kami lebih cepat dari perkiraan,” sambungnya.

Andai bisa sampai juara, Liverpool akan bisa menobatkan Brendan Rodgers sang pelatih menjadi salah satu manajer terhebat The Reds.

Perkembangan yang sangat bagus ditunjukkan oleh Rodgers di tahun kedua menangani Liverpool. Setelah cuma mengakhiri musim di posisi ketujuh pada musim pertamanya di Anfield, dia mampu bangkit di tahun kedua.

Salah satu legenda Liverpool Ian Rush bahkan sampai menyatakan bahwa Rodgers bakal masuk ke daftar manajer terhebat The Anfield Gank andai bisa menyabet gelar juara Liga Inggris musim ini.

“Jika Brendan bisa membuat Liverpool juara dengan tim yang sedikit banyak sama dengan tim yang mengakhiri musim di posisi tujuh musim lalu, lalu dia akan diingat sebagai salah satu manajer terhebat klub,” tutur Rush di Mirror.

“24 tahun merupakan waktu yang sangat lama untuk klub seperti Liverpool guna menunggu untuk memenangi piala -terlalu lama jika kami mau jujur- terutama jika melihat uang yang dibelanjakan oleh manajer sebelumnya untuk membeli pemain.”

“Brendan mendapatkan dukungan dari pemilik klub jika dia menginginkannya, tapi jika Anda melihat uang uang dibelanjakan oleh Manchester City, Chelsea, dan tim lain, maka hal ini akan menjadi pencapaian yang sungguh luar biasa untuk Liverpool bisa memenangi liga,” imbuhnya.

Liverpool bisa memperlebar jarak perolehan angka dari Chelsea menjadi lima poin, MInggu malam WIB. Syaratnya, mereka harus membekuk tuan rumah Norwich City dalam laga yang berlangsung di Carrow Road.

Komentar