Liga Champion
PSG dan Malaga ‘Hantu’ di 16 Besar

Penulis: Darmansyah

Kamis, 22 November 2012 | 21:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai sudah matchday kelima laga Liga Champions di penyisihan grup. Delapan klub di laga hari kedua itu, Rabu sore waktu Euro, atau Kamis dinihari WIB, tidak menyisakan sensasi baru di pertandingan matchday ke enam. Delapan klub di Grup A,B,C dan D memastikan tiketnya.

Porto, PSG, Schalke, Arsenal, Malaga, Milan, Dortmund dan Madrid akan menjalani ritual pertandingan bersama lima klub lainnya, yang  sudah mengantongi tiket  dipertandingan  Selasa sorenya atau Rabu dinihari,  MU, Barca, Bayern, Valencia dan Shakhtar. Sedang tiga sisanya akan diperebut oleh enam klub yang masih punya peluang,  Cluj, Galatasaray, Benfica, Celtic dan Juventus, Chelsea.

Praktis tak ada kejutan di pertandingan hari kedua itu. Madrid yang seharusnya menang, menurut Jose Mourinho, hanya bermain seri, 1-1, melawan Manchester City yang memerlukan kemenangan dengan angka besar. Citizien bersama Ayax, yang dibungkam Dortmund 1-4,  menyatakan good bye untuk Liga Euro itu.

Berlainan dengan Chelsea yang belum sepenuhnya gagal di Liga Champions dan  mendepak manajernya Roberto Di Matteo, City  masih akan mempertahankan Roberto Mancini. “Tidak ada kesepakatan target untuk lolos di Liga Champions,” kata Mancini yang musim lalu mempersembahkan Piala Premier Liga bagi klub milik Pangeran Qatar itu.

Di Grup A  FC Porto yang pernah mengenyam Piala Champions ketika ditukangi Morinho mencukupi koleksi angkanya menjadi 13 dan “menarik” PSG untuk masuk ke babak selanjutnya. PSG sendiri yang memulai debut Eropa-nya  di bawah kepelatihan “Baron” Ancelotti,  mempertontonkan eleganitas model Milan ketika melesatkan dua gol ke gawang Kylv dan mengirim sinyal ke tim-tim mapan tentang partisipasinya di Kompetisi Eropa itu.

“PSG telah mengirim pesan kepada calon lawannya sebagai salah satu tim paling potensial menjuarai Liga Champions,” tulis “La Parisien.”  Di sana ada Zlatan Ibrahimovich yang pekan lalu memberikan empat gol  spektakuler bagi Swedia ketika mengalahkan Inggris.

Dalam partisipasinya di kompetisi Eropa musim ini mereka hanya sekali kalah dari klub paling berpengalam FC Porto. Dan ditangan Ancelotti klub milik Pangeran Abu Dhabi ini memiliki segalanya. Pelatih hebat, pemain hebat dan dolar maupun euro yang pakai nomor seri, melimpah.

Mereka juga sedang mengincer penyerang stylish Atletico Madrid asal Kolombia, Falcao dalam jendela transfer bulan depan untuk melengkapi tandem bagi stiker Ibrahimovich.

Selain PSG masih ada debutan baru yang sensaional hadir di kompetisi paling populer itu, FC Malaga. Dalam pertandingan Rabu malam waktu Eropa, Malaga melempang jalan bagi AC Milan masuk 16 Besar usai membagi angka 2-2 melawan Zenit St Petersburg.

Dalam lima kali laga yang mereka mainkan, klub Andalus yang diacuhkan eksistensinya di palataran kompetisi Eropa, memenangkan tiga kali pertandingan grup dan dua kali seri. Mereka tidak pernah terkalahkan dan menyisakan satu pertandingan lainnya  melawan Anderlecht yang tidak mempengaruhi posisinya di klasemen.

Malaga yang  bertemu dua kali AC Milan dalam babak penyisihan lalu memenangkan pertandingan kandangnya dan seri di pertemuan away. Ini mengukir prestasi dan kebangga tersendiri dari Malaga karena sebagai “bangsawan” di Liga Champions dengan lima kali juara dan empat kali runner up.

Malaga mengandalkan permainan kolektif yang sangat apik tidak hanya menjalarkan kejutan di Laga Eropa, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai klub papan atas di La Liga, Spanyol, dengan menduduki posisi empat satu peringkat di bawah  Los Blancos Real Madrid. Dalam pekan ke enam kompetisi La Liga mereka kokoh bercokol di posisi tiga di bawah Barca dan Atletico Madrid.

Malaga, seperti juga PSG yang dikucuri duit Pangeran Teluk Sheik Abdullah, tak menyembunyikan minatnya untuk bisa lolos ke Delapan Besar. “Kalau ini terwujud Malaga akan menjadi sebuah klub kuda hitam yang bisa merepotkan para baron pemilik trophy nantinya, tulis Marca koran harian Barcelona dengan sinis. []

Komentar