Laga Tak Muda Barca di San Memes

Penulis: Darmansyah

Senin, 9 Februari 2015 | 10:37 WIB

Dibaca: 0 kali

Menang lima gol berbanding dua bagi Barcelona di San Memes Estadio, Senin dinihari WIB, 09 Februari 2015, bukan berarti laga mudah untuk klub Nou Camp itu menaklukkan Athletico Bilbao.

Pelatih Barca sendiri, Luis Enrique, mengungkapkan laga melawan Bilbao sebagai yang pertandingan dengan tingkat kesulitan tinggi.Meski kesulitan, Blaugrana tetap pulang dengan tiga poin penuh usai meraih kemenangan.

Kesulitan ini bisa digambarkan dari latar belakang gagalnya empat laga terakhir yang dimainkan Barca di San Mames, markas Bilbao. Kemenangan terakhir Barca ketika datang ke Bilbao terjadi hampir lima tahun yang lalu, tepatnya pada September 2010.

Saat itu, Barca unggul tiga gol berbanding satu lewat gol-gol yang disumbangkan Seydou Keita, Xavi Hernandez dan Sergio Busquets, sebelum akhirnya Bilbao mampu memperkecil kedudukan lewat Gabilondo

“Saya sudah memprediksi tim akan kesulitan untuk mencetak gol. Ini adalah pertandingan yang bagus dan malam yang luar biasa. Tapi, hasil ini juga bisa dibilang mengejutkan banyak orang,” jelasnya seperti mengutip Football Espana, Senin 09 Februari 2015.

“Ketika tim seperti Bilbao memainkan pressing tinggi, itu adalah sebuah peluang dan Anda tidak bisa menolaknya. Saya suka melakukan strategi yang saya terapkan kali ini,” sambungnya.

“Anda harus mengontrol tempo permainan. Memenangkan pertandingan bisa diraih lewat berbagai cara. Kami sangat nyaman memainkan bola, dan kami juga mulai merasa nyaman tanpa strategi itu,” tutupnya.

Di laga semalam, hampir semua gol yang diciptakan Barca melalui proses serangan balik. Tentunya, bisa dibilang pola tiki-taka yang kerap digunakan El Barca dalam kurun waktu enam tahun terakhir lama kelamaan mulai ditinggal

Gol kemenangan Barca di San Memes datang dari Lionel Messi, dua gol, serta masing-masing satu dari Luis Suarez, Neymar dan Pedro Rodriguez yang memberi Barcelona keunggulan lima banding dua atas Bilbao.

Kemenangan itu bukan cuma merapatkan jarak Barca dengan Real Madrid di puncak klasemen dengan selisih tinggal satu poin saja, tapi juga menjadi kemenangan nomor lima ratus Barcelona di pertandingan tandang La Liga Primera.

Barcelona memangkas jarak dengan Real Madrid lewat sebuah kemenangan telak atas Athletic Bilbao. Meski demikian, Blaugrana diminta untuk menjaga performa dan tetap konsisten.

Tambahan tiga poin menempatkan Barca mendekati Madrid yang sehari sebelumnya takluk empat gol di kandang Atletico Madrid. Barca yang punya lima puluh tiga poin kini cuma tertinggal satu angka dari Los Blancos.

Meski demikian, Luis Enrique tak mau timnya terlalu larut dalam kemenangan yang mengantar mereka lebih dekat dengan Madrid di papan klasemen. Musim masih panjang, Enrique pun ingin Barca tetap waspada.

“Saya merasa tim merespons kesulitan dengan mencoba mencetak gol. Itu adalah pertandingan ang bagus dan malam yang hebat, tapi musim masih panjang dan akan akan kejutan untuk semua orang,” ujar Enrique seperti dikutip Football Espana.

“Sepanjang musim, semua tim mengalami naik turun. Turnamen ini dimenangi oleh tim yang paling konsisten, tapi itu tidak akan ditentukan sampai pekan terakhir, jadi kami tidak boleh terlalu terpacu.”

“Kami harus siap untuk situasi sulit seperti apapun. Barca sama saja sejak hari pertama. Para pemain bukan mesin. Kami semua membuat kesalahan. Saya selalu ingin kami menampilkan yang terbaik, tapi itu tidak mungkin,” kata Enrique menambahkan.

Dalam laga di San Memes, trio “latino,” Messi, Neymar dan Suarez , makin menguatkan prediksi pengamat sebagai trisula paling mematikan di daratan Spanyol. Meski tidak ingin membesar-besarkan hal tersebut, Neymar tetap sadar kalau kombinasinya dengan Messi dan Suarez bisa berdampak besar.

“Saya tidak merasa kalau kami tak bisa dihentikan, tapi kami melakukan banyak hal untuk membantu tim. Saya yakin kalau kami akan lebih banyak meraih kemenangan, dan akan terus tampil lebih baik,” ujar Neymar pada Canal Plus.

“Kami tampil begitu baik, tapi tetap harus mempertahankan apa yang kita lakukan. Kami sangat senang karena sekarang kami bisa tampil seperti yang kami inginkan,” imbuh pemain 23 tahun tersebut.

Dengan enam belas pertandingan sisa, Barcelona masih punya peluang untuk menyalip Madrid dalam perebutan gelar juara. Hanya satu yang dibutuhkan yaitu fokus selama sisa musim.

“Masih banyak pertandingan sisa dan musim masih panjang. Tapi, kami senang bisa berada di posisi pesaing gelar juara,” tambah Neymar.

“Sekarang kami hanya butuh fokus akan apa yang dilakukan. Kami harus terus bekerja di lapangan, tapi apa yang kami lakukan hari spektakular,” imbuhnya.

Komentar