Laga Liverpool Vs Chelsea di Anfield

Penulis: Darmansyah

Selasa, 31 Januari 2017 | 09:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga Liga Primer malam ini, atau Rabu dinihari WIB, akan mempertemukan dua “raksasa”  liga, Chelsea versus Liverpool, di tengah “kehancuran” mental sang pelatih Juergen Klopp yang tersingkir dari dua ajang, Piala Liga dan Piala FA.

“Tiga kali kalah  beruntun dalam tempo sepekan di kandang sendiri tentu menjadi beban bagi skuat Liverpool untuk menjamu Chelsea,” tilis “daily mail, hari ini, Selasa, 31 Januari 2017.

Apalagi pada malam ini, Liverpool kembali harus bermain di Anfield dan menghadapi pemuncak klasemen, Chelsea.

Jelang laga, Manajer Chelsea Antonio Conte berharap skuatnya dapat memanfaatkan momentum buruk Liverpool tersebut.

Kemenangan atas Liverpool pun makin mendekatkan titel Liga Inggris kepada Chelsea dalam empat belas pertandingan tersisa.

“Itu akan menjadi pukulan mentalitas yang keras bagi mereka andai kembali kalah di Anfield,” kata Conte seperti dikutip dari AFP.

“Cukup penting untuk memenangkan pertandingan bertipe ini, meningkatkan kepercayaan diri anda, mengambil tiga poin dari seorang rival,” kata Conte.

Pada paruh pertama musim, Chelsea ditekuk Liverpool di stadion Stamford Bridge.

Saat itu pun Liverpool berada di atas Chelsea.

Namun, kini posisinya terbalik.

Saat ini di papan klasemen, Liverpool berada di posisi keempat dan tertinggal sepuluh poin dari Chelsea yang berada di puncak klasemen.

Sementara itu rival terdekat Chelsea di papan klasemen adalah Arsenal di posisi kedua dengan selisih hingga delapan poin.

“Saya kira kami berkembang banyak. Setelah pertandingan ini saya akan bilang kami menghadapi sebuah tim besar, sebuah tim yang betul-betul besar, namun hari ini kami bukan hanya sebuah tim.”

“ Hanya dengan bekerja bersama kami bisa menunjukkan untuk menjadi sebuah tim,” ujar Conte.

Bagi manajer Chelsea Antonio Conte inilah untuk kali pertamanya ia akan mencicipi atmosfer Stadion Anfield .

Ini menjadi kesempatan perdana Conte untuk menginjakkan kaki di Anfield. Ia belum pernah merasakan magis stadion angker milik The Reds tersebut, baik ketika masih aktif bermain atau sebagai manajer.

“Sepanjang karier sebagai pesepak bola, saya belum pernah (melakukan swafoto di stadion Anfield). Jujur, saya belum pernah bermain di Liverpool baik ketika masih aktif bermain dan sebagai manajer. Ini kali pertama saya akan bermain di Anfield,” kata Conte seperti dilansir Goal.

Manajer asal Italia itu menilai kesempatan tampil di Anfield bakal menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak asuhnya.

Sementara bagi Conte, mengunjungi stadion bersejarah di Inggris adalah sebuah pengalaman yang mengesankan.

Kendati demikian, Conte mengaku sedih tak bisa menikmati atmosfer Anfield secara utuh. Sebab, ia harus fokus memimpin The Blues untuk meraih hasil positif dari tim lawan.

“Sangat sulit bagi saya untuk menyaksikan pertandingan langsung sebagai turis karena saya akan terlibat dalam pertandingan,” ujar Conte.

Chelsea memang sedikit diunggulkan dalam laga ini menyusul tren kekalahan kandang yang sedang dialami Liverpool.

Namun, Chelsea juga tak boleh meremehkan tuan rumah.

Sementara itu, manajer Liverpool Juergen Klopp menegaskan kondisi Liverpool saat ini tengah limbung namun ia berharap ‘The Reds’ tetap percaya diri bisa lolos dari situasi sulit saat ini.

Klopp menyadari tiga kekalahan beruntun itu membuat mereka terpuruk.

“Liverpool tetap tim yang sangat bagus dan saya pun tetap manajer yang bagus meskipun kami mene;an tiga kekalahan beruntun.”

“Hal tersebut tak berubah. Namun, suasana yang ada di Liverpool saat ini tentunya berubah,” ujar Klopp seperti dikutip dari Goal.

Klopp sendiri bahkan kehabisan kata-kata untuk menjelaskan kekalahan mereka.

Baginya, Liverpool harus fokus untuk bangkit dan melupakan tiga kekalahan yang mereka alami.

“Saya bahkan tak memiliki hal bagus untuk bisa dikatakan tentang kekalahan terakhir kami. Satu-satunya hal yang bagus dari hal itu adalah bahwa pertandingan itu sudah berakhir.”

“Kini kami memiliki kesempatan untuk memenangkan laga berikutnya. Kami harus percaya diri pada kemampuan kami,” ucap Klopp.

Salah satu upaya Liverpool bangkit dari keterpurukan adalah dengan mengusahakan kedatangan Sadio Mane secepatnya.

Usai langkah Senegal terhenti, Liverpool mengirimkan jet pribadi untuk menjemput pemain tersebut dengan harapan ia bisa bermain saat Liverpool menghadapi Chelsea.

Klopp mengisyaratkan bahwa itu mungkin adalah titik terburuk dalam masa-masanya di Anfield.

Namun ia berusaha positif bahwa hanya ada satu jalan keluar dari momen tersebut, kembali menanjak.

“Jika saat ini kami tidak mungkin lagi lebih terpuruk, maka ini adalah saatnya untuk membalikkan keadaan,” kata Klopp seperti dikutip dari The Guardian.

Klopp yang pernah mengantarkan Borussia Dortmund menjuarai Bundesliga dengan mematahkan dominasi Bayern Munich

Ia datang  ke Inggris pada musim lalu menggantikan Brendan Rodgers.

Di musim pertamanya, ia mengantarkan Liverpool ke final Piala Liga tapi kemudian kalah di final.

Di musim kedua, sebenarnya The Reds mendapatkan hasil yang baik dan sempat menduduki peringkat dua klasemen.

Akan tetapi sejak kalender berganti menjadi Januari, Liverpool hanya merebut dua kemenangan dari sembilan laga di seluruh kompetisi.

Klopp menyatakan dirinya bertanggung jawab atas kekalahan timnya.

“Saya mengubah banyak hal untuk membuat kami tampil lebih baik. Tapi kami tak mampu melakukannya. Saya bukan dikecewakan para pemain, tapi saya masih belajar hal-hal yang bisa mereka lakukan. Ini sangat mengecewakan,” katanya.

Ia berjanji akan meningkatkan performa kesebelasannya ketika mereka menjamu Chelsea pada Rabu dinihari nanti.

“Hari ini tentu saja buruk dan kami harus meningkatkan diri di laga selanjutnya, meski lawan selanjutnya adalah tim dengan kualitas paling baik di Liga Primer Inggris

Komentar