Laga La Liga, Madrid di Puncak Klasemen

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Maret 2017 | 08:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Dua laga puncak, Senin dini hari WIB,  dari tim “hebat” La Liga, Real Madrid dan Barcelona, mendatangkan hasil berbeda.

Real Madrid yang menang susah payah dari Real Betis, dua gol berbanding satu gol,  kembali ke puncak klasemen dengan “mengudeta” Barcelona yang kalah dari Deportivo La Coruna dengan angka yang sama ketika tandang ke Riazor Stadium.

Kemenangan Real Madrid ini merupakan jawaban sang pelatih, Zidane, atas buruknya penampilan Los Blancos di beberapa laga terakhir. Dan kemenangan ini juga akan terus dipertahankan hingga akhir musim.

Dalam laga itu, Real Madrid mendominasi jalannya pertandingan

Namun begitu, gawang Madrid justru harus kebobolan lebuh awal setelah kiper Keylor Navas melakukan gol bunuh diri.

Bola tendangan Antonio Sanabria sebenarnya mampu ditahan Navas, tapi kemudian lepas. Usaha Navas untuk menggapai bola justru membuat si kulit bundar masuk ke gawang.

Madrid baru mampu memecah kebuntuan pada menjelang akhir babak pertama.

Sebuah umpan silang Marcelo berhasil diteruskan Cristiano Ronaldo lewat sundulan dan menggetarkan gawang Betis yang dikawal kiper Antonio Adan.

Usaha keras Madrid untuk mencetak gol kemenangan hingga pertengahan babak kedua selalu menemui jalan buntu. Buruknya penyelesaian akhir membuat tim asuhan Zinedine Zidane itu kesulitan mencetak gol.

Madrid baru mampu mendapatkan momentum ketika Cristiano Piccini mendapat kartu kuning kedua. Pemain Betis diusir wasit setelah menarik Lucas Vazquez ketika Madrid sedang membangun serangan.

Keunggulan jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan Madrid.

Hasilnya pada menit kedelapan puluh satu kapten tim Sergio Ramos mencetak gol melalui sundulan usai menerima umpan sepak pojok Toni Kroos. Kemenangan ini bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini membuat Madrid kembali ke jalur yang tepat untuk merebut gelar La Liga.

El Real kembali ke puncak klasemen menggeser posisi Barcelona, yang pada laga sebelumnya dikalahkan Deportivo La Coruna.

Madrid saat ini mengoleksi enam puluh dua poin, unggul dua poin atas Barcelona. Madrid juga memiliki jumlah satu pertandingan lebih banyak daripada Barcelona.

Tentang arti kemenangan ini Zidane mengungkapkan, “Kami tak memenangkan gelar La Liga sejak lama dan ini menjadi motivasi besar

“Yang saya ingin saya katakan adalah kami tidak bisa memainkan pertandingan yang sama setiap tiga hari, dengan intensitas yang sama.”

Madrid kini berada di posisi teratas setelah memang atas Deportivodan  mereka masih berpeluang juara La Liga lantaran selisihnyadua poin  dibandingkan Barca dan menyisakan satu pertandingan

“Kadang sesuatu terasa pelik dalam sebuah pertandingan, namun itu normal,” terang Zidane.

Musim lalu, Madrid hanya mampu memenangkan gelar Liga Champions, tanpa satu pun gelar domestik di Spanyol.

“Kami amat termotivasi untuk memenangkan Liga Champions dan La Liga. La Liga juga amat penting bagi kami,” tutur Zidane.

Sementara itu, Barcelona mengalami kemunduran dalam perebutan gelar La Liga setelah kalah dari Deportivo La Coruna di Stadion Riazor

Dalam laga itu, Deportivo unggul lebih dulu melalui gol Joselu menyusul kesalahan yang dilakukan kiper Marc Andre ter Stegen.

Kiper asal Jerman itu gagal menangkap bola dengan sempurna ketika terjadi kemelut di depan gawang Barcelona dalam situasi sepak pojok.

Babak kedua baru berjalan satu menit Barcelona sudah mampu menyamakan kedudukan melalui Luis Suarez. Penyerang asal Uruguay itu memanfaatkan bola liar hasil umpan silang Denis Suarez.

Adalah gelandang veteran Deportivo Alex Bergantinos yang memastikan kemenangan tuan rumah.

Bergantinos berhasil membobol gawang Barcelona melalui sundulan setelah menerima umpan sepak pojok Emre Colak. Skor dua gol berbanding satu gol untuk Deportivo bertahan hingga laga usai.

Kekalahan Barca ini dialasan oleh para pemainnya sebagai kelelahan.

Salah satu pemainnya, Pique mengatakan skuat Barcelona mengalami kelelahan usai mengalahkan Paris Saint-Germain

“Kami bukan mesin. Setelah usaha yang kami keluarkan Rabu kemarin, sulit sekali untuk bersaing. Kami harus mengucapkan selamat kepada Deportivo, mereka pantas menang,” ujar Pique seperti dilansir Sport.es.

“Deportivo juga bermain tengah pekan. Jadi ini bukan alasan. Jadwal pertandingan sangat berat untuk semua tim. Setiap pertandingan menuntut usaha yang besar,” sambungnya.

Meski posisi Barcelona dalam ancaman Madrid, tapi Pique tetap yakin peluang Azulgrana merebut gelar La Liga masih terbuka lebar.

Jika Real Madrid mampu mengalahkan Real Betis di Santiago Bernabeu dini hari ini, maka Barcelona akan kehilangan posisi puncak klasemen.

“Semua tim akan terpeleset, tapi kami masih dalam perebutan gelar juara,” tegas Pique.

Sementara itu pelatih Barcelona, Luis Enrique, tidak ingin menggunakan kelelahan menjadi alasan kekalahan dari Deportivo.

“Secara profesional kami harus tahu bagaimana caranya mengatasi hal seperti ini. Selalu bagus memasuki pertandingan penuh optimisme, daripada pesimistis. Kami sudah mengetahui pertandingan akan berlangsung sulit,” ucap Enrique

Komentar