Kloop Geram atas Kekalahan Liverpool

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Januari 2017 | 08:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Juergen Klopp, pelatih Liverpool, merasa geram atas kebahagiaan “berlebihan” Southampton atas kemenangannya satu gol langsung di semifinal pertama Piala Liga, dan mengingatkan “The Reds” akan membalasnya di Anfield pekan depan.

Pendukung Southampton  memang “berpesta” dan larut dalam kebahagian usai timnya menang  di leg pertama semifinal Piala Liga, Kamis dinihari WIB, 12 Januari 2017, di St Mary Stadium.

“Hal terbaik bagi kami adalah hasil akhir. Kami yakin bisa tampil lebih baik di Anfield, belum ada yang bisa dipastikan dari hasil pertandingan ini,” kata Klopp kepada BBC usai pertandingan.

The Reds secara mengejutkan takluk dari Southampton lewat gol tunggal Nathan Redmond di menit kedua puluh .

Menerima umpan Jay Rodriguez di kotak penalti, Redmond melepaskan tendangan mendatar ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau kiper Liverpool, Loris Karius.

Meski kebobolan, namun Karius tampil gemilang dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Satu di antaranya ketika berhasil menepis tendangan jarak dekat Redmond.

“Kami memerlukan Karius untuk menyelamatkan hidup kami sebanyak dua atau tiga kali,” ujar juru taktik asal Jerman tersebut.

“Kami tak bisa bahagia dengan kinerja seluruh pemain. Tapi Southampton juga tidak bisa bahagia dengan hasil ini. Mereka seharusnya bisa menang dua atau tiga gol,” ujar Klopp.

Usai kekalahan dari Southampton, Klopp mendapat kritik tajam karena memilih menurunkan mayoritas pemain muda maupun yang minim mendapat kesempatan bermain di tim utama.

“Saya bertanggung jawab, jika Anda ingin melihatnya dari sudut pandang yang buruk,” kata Klopp menjawab pertanyaan mengenai alasannya menurunkan banyak pemain muda seperti dikutip BBC.

“Saya selalu memilih daftar pemain untuk memenangkan pertandingan. Kami tidak memikirkan soal usia karena mereka semua merupakan pemain penting dalam skuat kami,” sambungnya.

Dalam laga itu, Liverpool bukan tanpa peluang.

Pada menit kedelapan belas misalnya, umpan sundulan Adam Lallana nyaris berbuah gol jika tendangan voli Roberto Firmino tidak ditepis Fraser Forster.

Tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan melalui kaki Redmond.

Mendapat bola liar di depan gawang The Reds, Redmond menyambut dengan sepakan kaki kiri. Namun, bola masih bisa ditepis Karius.

Tim arahan Juegen Klopp kali ini tidak tampil dalam performa terbaiknya.

Kreativitas lini tengah yang minim membuat Daniel Sturridge dan Firmino jarang mendapat pasokan bola matang.

Masuknya Philippe Coutinho  membuat kreasi serangan Liverpool semakin hidup.

Setidaknya perhatian pemain Soton jadi tertarik membaca distribusi bola dari playmaker asal Brasil tersebut.

Coutinho mendapat peluang di menit ke-78. Mendapat bola dari sisi kanan disambut tendangan keras Coutinho, sayang masih melayang ke atas gawang Soton,

Alih-alih menekan, gawang Liverpool nyaris kebobolan lagi

Lagi-lagi Redmon yang jadi biang keladinya. Namun tembakannya dari jarak dekat masih membentur tiang.

Liverpool terus meengurung pertahanan Southampton di waktu sisa untuk mencuri satu gol tandang.

Namun, tak ada gol yang mampu dihasilkan.

Tentang  dimainkannya Daniel Sturidge,  dan tidak memberi kontribusi besar terhadap permainan Liverpool, sang manajer Juergen Klopp, menyatakan tidak pernah meragukan kualitasnya

Dia pun membeberkan penyebab pemain tersebut tidak terlalu bersinar di musim ini.

Sturridge tercatat hanya baru dua belas kali bermain di ajang Premier League, dan menyumbangkan dua gol bagi Liverpool.

Ia pernah  kalah bersaing dengan Roberto Firmino dalam memperebutkan posisi di lini depan.

Belum lagi, kondisinya diperparah dengan cedera kambuhan.

Walau begitu, Klopp tetap percaya dengan kualitas Sturridge dan bisa memberikan perbedaan bagi tim asuhannya.

“Jika Daniel fit, apakah ada argumen yang mempertanyakan kualitasnya? Saya rasa tidak. Kualitas terbaiknya sangat bergantung terhadap banyak hal. Ia memiliki talenta dan kemampuan yang tidak bisa Anda bantah,” kata Klopp, dilansir Mirror.

“Ia juga cerdik dan punya semua yang dibutuhkan di lapangan, dan itu benar-benar luar biasa. Sayang ia sering tidak fit,” lanjutnya.

Manajer asal Jerman ini menyebutkan andai tak diterpa cedera, Sturridge akan menjalani musim yang fantastis. Tidak ada pula, rumor-rumor yang mengaitkan Sturridge dengan beberapa klub.

“Jika dia terus fit, maka semua kondisi yang ada sekarang akan jauh berbeda. Kita tidak akan membicarakan seputar klub baru untuknya, dan hal-hal lainnya. Dari sudut pandang saya, meskipun tidak mencetak gol, ia terus menunjukkan permainan yang sangat bagus,” ujarnya.

Komentar