Kemenangan Tak Mudah Barca di Balaidos

Penulis: Darmansyah

Senin, 6 April 2015 | 10:59 WIB

Dibaca: 0 kali

Datang ke Estadio des Balaidos dalam lanjutan pekan kedua puluh sembilan La Liga, Senin dini hari WIB, 06 April 2015, Barcelona hanya bisa meraih satu gol tanpa balas dalam pertandingan yang dikendalikan Celta Vigo.

Kemenangan ini memang membuat Barca kokoh di puncak klasemen sementara, tapi bayangan impresif Real Madrid, yang beberapa jam sebelumnya menaklukkan Granada sembila gol berbanding satu terasa amat menggetarkan.

Laga di Balaidos ini bagi Barca adalah pertandingan “:dendam” atas kekalahan mereka atas Celta pada pertemuan pertama di Camp Nou beberapa waktu lalu.

Pelatih Barca, Luiz Enrique, hanya bisa merasa setengah gembira dengan kemenangan itu. Dia juga setengah puas dengan penampilan anak asuhnya.

“Pertandingan terbuka sepanjang waktu. Sejatinya kami mengalami kesulitan dan minim peluang. Dengan tipikal permainan seperti ini, kualitas individu masing-masing pemain sangatlah krusial,” kata seperti dikutip Football Espana.

“Tiga poin ini sangat penting buat kami. Pertama karena memang sulit mendapatkannya. Selain itu, di akhir musim perjalanan akan makin terjal.

“Pada awal pertandingan Celta berada di atas angin. Meskipun kami bisa mengontrol pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang gol ketimbang lawan, poin kami bukan di sana.

“Pada babak kedua kami bisa lebih mengontrol pertandingan. Mereka mulai kelelahan,” beber Enrique.

Kesulitan Barcelona mendapatkan gol lebih banyak adalah dampak dari penampilan mereka yang menurun karena ada pengaruh jeda internasional.

Padahal, Barca mendominasi ball possession dan juga membuat attempt jauh lebih banyak.

Mathieu, yang menjadi pencetak gol tunggal Barca, gembira timnya bisa mengakhiri pertandingan itu raihan tiga poin. Apalagi mereka sempat dibuat kesulitan di babak pertama.

“Itu pertandingan yang berat. Selalu sulit bagi tim setelah jeda internasonal. Dinaminasi tim selalu sedikit menurun,” kata Matheu sepert dikutip Football Espana.

“Celta lebih oke di babak pertama dan pada babak kedua kami diuntungkan dengan tendangan bebas. Kadang kala kemenangan diraih dari sebuah detail kecil

“Beberapa kali, sebuah pertandingan dimenangkan lewat penderitaan. Barca tak mulus-mulus amat tahun ini tapi yang penting bisa meraih kemenangan,” ucap dia.

“Sekarang aku sudah mencetak dua gol penting dan aku gembira. Gerrard Pique menunjukkan pemain dengan level yang tinggi. Bermain bersama dia membuat segalanya lebih mudah,” imbuh dia.

Dalam laga di Balaidos itu, terjadi insiden lempar rumput yang mewarnai pertandingan kedua tim.

Sebelum laga itu rupanya terselip pula hal lain terkait rumput dan juga melibatkan pemain Barca.

Beberapa menit sebelum laga berakhir seorang pemain Celta Vigo, Fabian Orellana, harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat dikartu merah.

Kartu merah untuk Orellana tersebut diacungkan wasit akibat tindakan Orellana melemparkan sejumput rumput ke arah Sergio Busquets yang ketika itu hendak mengambil tendangan bebas.

Orellana terindikasi kesal karena menilai Busquets mengulur-ulur waktu.

Nah, pada akhir pekan sebelum laga itu dilangsungkan ternyata ada kisah lain seputar rekan setim Busquets, Xavi, yang juga mengetengahkan perihal rumput.

Pemain internasional Spanyol tersebut dikenal punya perhatian besar terhadap kondisi lapangan tempatnya bermain–Xavi setidaknya pernah mengkritik stadion Piala Eropa 2012 di Gdansk, Polandia.

Insiden itu menjadi kelakar di media sosial usai pertandingan. Mantan wasit Spanyol, Eduardo Iturralde Gonzalez, ikut bergabung dengan kelakar tersebut lewat sebuah cuitan di akun Twitter-nya.

“Sedang santai di rumah dan dapat telepon yang mengabarkan Xavi besok ingin datang bersantap; well, cuma satu hal yang dapat aku lakukan,” tulisnya seraya menautkan sebuah foto dirinya yang sedang memangkas rumput di pekarangan rumahnya.

Olok-olok untuk Xavi itu tentu saja memancing tanggapan, dengan di antaranya ada yang berupa kritik balik untuk si mantan pengadil lapangan. Ia pun kemudian merespons, kembali lewat akun Twitter-nya.

“Jelas bahwa orang-orang tak punya selera humor, atau mereka menjalani kehidupan yang terlalu penuh kesedihan!!!” cuit Gonzalez yang kemudian juga menautkan sebuah video Eddie Vedder yang ia tujukan untuk masyarakat agar tidak terlalu serius menanggapi kelakarnya.

sumber : marca, daily mail dan as

Komentar