Kemenangan di Anfield Tak Diduga Klopp

Penulis: Darmansyah

Kamis, 5 April 2018 | 10:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut timnya baru saja mengalahkan tim terbaik dunia, Manchester City, walaupun hasil itu belum akan dirayakan dengan pesta.

The Reds menang telak tiga gol tanpa balas ketika menjamu The Citizens di Anfield dalam partai leg pertama babak perempatfinal Liga Champions, Kamis dini hari WIB.

“Kami mengalahkan tim terbaik dunia, itu sebuah penampilan yang oke,” kata Klopp sembari memperlihatkan senyum khasnya, seperti dikutip Soccerway.

“Saya tidak terlalu memikirkan hal seperti itu. Saya belum pernah menjadi bagian tim terbaik dunia, tapi saya selalu tahu mereka tetap mungkin dikalahkan. Ini merupakan hal langka karena sedemikian bagusnya mereka,” ucapnya.

Selain di Liga Champions, Liverpool juga menjadi satu-satunya tim di Premier League  yang mampu mengalahkan City.

Kekalahan tunggal City di ajang itu sejauh ini juga terjadi di Anfield dengan skor tiga banding empat gol pada pertengahan Januari lalu.

Kendatipun kini sudah meraih modal penting dalam usaha menembus semifinal, Klopp menegaskan belum akan ada perayaan. “Intinya adalah lolos ke babak berikutnya, kami belum melakukan hal tersebut. Kenapa saya harus merayakan?”.

Hasil ini diakui Klopp tak seperti dugaannya. Namun ia puas dengan modal positif yang diraih Liverpool untuk menatap leg kedua di Etihad Stadium.

“Hasilnya bukan sesuatu yang kami duga, tapi kami harus bermain lebih harus lebih banyak memainkan bola di babak kedua. Mereka tidak punya banyak peluang, tapi kami juga tampil kurang. Ini baru separuh jalan. Unggul 3-0, itu bagus,” Klopp mengatakan kepada BT Sport.

“Babak pertama brilian. Begitulah seharusnya sepakbola. Kami tahu kualitas City tapi juga kualitas kami. Jika kami bisa mengendalikan permainan dengan lebih baik melawan tim seperti City dan tidak membuang bola, kami akan lebih dekat dengan mereka di liga.”

“Kami bertahan dengan sangat baik. Tapi saya ingin kami lebih memainkan bola. Tapi saya tidak marah, ini bagus,” ia menambahkan.

City di luar dugaan kalah telak saat menyambangi Anfield

Gawang Ederson Moraes dibobol Mohamed Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Sadio Mane pada babak pertama.

Kemenangan dengan margin tiga gol plus tidak kebobolan membuat Liverpool berada di atas angin untuk lolos ke semifinal.

Adapun City harus menang empat gol, atau minimal menang tiga gol, untuk memaksakan perpanjangan waktu di Etihad Stadium pada leg kedua yang akan digelar pekan depan.

Klopp menilai skor akhir memang sangat menguntungkan Liverpool. Tapi, ia menegaskan duel belum tuntas sebab masih ada leg kedua.

“Saya sudah terlalu lama di sepakbola. Tertinggal  dari kami, City perlu sedikit bermain terbuka, mungkin kami bisa memanfaatkannya. Saya tidak tahu,” Klopp mengatakan seperti dilansir ESPN.

“Tapi itu belum tuntas. Ini lebih baik daripada menang. Tapi ini baru setengah jalan. Tidak ada seorang pun di ruang ganti yang menari setelah hasil ini. Ini adalah tentang 190 menit atau sekitar itu.”

“Saya tidak merasa kami sudah lolos. Kami masih harus bekerja. Saya tidak punya masalah dengan itu. Anda harus merayakan pesta ketika pesta dimulai, bukan empat minggu sebelumnya, dan saya tidak bisa mengabaikan kami harus bermain di antara pertandingan lain.”

“Satu-satunya tempat di mana orang lebih senang dengan hasil daripada di sini adalah Goodison menjelang Derby Merseyside Sabtu nanti. Kami harus berjuang di sana, dan kemudian harus bertanding lagi. Itulah kehidupan kami, tetapi itu tidak akan mudah,” Klopp menegaskan.

Sebelum menghadapi City di leg kedua, Liverpool memang harus menghadapi Everton.

Komentar