“Iblis Merah” Sudah Diambang Konsistensi

Penulis: Darmansyah

Senin, 27 Oktober 2014 | 15:16 WIB

Dibaca: 0 kali

Hasil seri yang didapat Manchester United di laga pekan kesembilan Premier League, Minggu malam lalu, melawan klub mapan Chelsea, menumbuhkan kepercayaan pemain untuk datang ke Etihad Stadium pekan kesepuluh liga, Minggu malam WIB 03 November 2014 mendatang melawan tetangga sebelahnya, Manchester City.

Laga ini menambah kepercayaan Manchester United dalam memasuki periode berat dan Robin van Persie menyakini hal itu membuktikan bahwa MU bisa bersaing dengan tim-tim top.

Di Old Trafford semalam, MU dan Chelsea imbang tanpa gol sampai paruh pertama. The Blues kemudian lebih dulu membuka skor lewat striker veteran Didier Drogba sebelum Branislav Ivanovic diusir karena menerima kartu kuning kedua.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan MU untuk membuat gol balasan di menit-menit akhir injury time. Van Persie menaklukkan penjagaan Thibaut Courtois guna membuyarkan kemenangan Chelsea.

Meski baru bisa mencetak gol menjelang laga bubar, MU tampil lebih dominan. Whoscored mencatat pasukan Louis van Gaal ini memiliki lima puluh satu persen penguasaan bola dengan total sembilan belas attempts dan tujuh on target.

Di pertandingan berikutnya, ‘Setan Merah’ akan menghadapi Derby Manchester dengan melawat ke markas Manchester City, kemudian menjamu Crystal Palace sebelum bertandang ke Arsenal.

“Kita semua tahu bahwa klub ini menginginkan tempat tertinggi — posisi pertama,” ujar Van Persie di Manutd.com. “Jadi hari ini kami memperlihatkan kepada semua orang bahwa kami bisa bersaing dengan tim terbaik di Inggris — aku yakin secepatnya dengan tim terbaik di Eropa juga.”

“Ini baru sebuah proses dan kami sekarang ada di tengah-tengah proses. Setiap hari kami semakin baik, kami terus meningkat. Hari ini kami memperlihatkannya.”

Usai menghadapi Chelsea, Louis van Gaal berhasil memecahkan kebuntuan cedera pemain. Jones memang sedikit bermasalah. Tapi dia tidak mengalami cedera berat. Sedangkan Falcao yang absen ketika Manchester United bermain imbang dengan Chelsea tak perlu khawatir karena striker asal Kolombia itu tak mengalami masalah serius.

Nama Falco tak masuk line-up MU pada laga di Old Trafford, Minggu malam WIB. Absennya Falcao membuat manajer Louis van Gaal memasang Robin van Persie sebagai striker tunggal.

Van Gaal menjelaskan bahwa Falcao harus beristirahat lantaran mengalami benturan dalam sebuah sesi latihan. Tapi, masalah ini tidak terlalu mengkhawatirkan dan Falcao diperkirakan bisa merumput lagi dalam waktu dekat.

“Falcao terkena tendangan dalam latihan pada hari Kamis lalu dan tidak bisa main karena hal itu,” jelas Van Gaal kepada MUTV.

“Kami harus wait and see. Tapi, saya pikir cederanya tidak terlalu buruk. Hanya saja, pertandingan hari ini terlalu cepat untuknya,” katanya.

Pemain lain yang juga absen pada laga melawan Chelsea adalah Phil Jones. Jones mengalami masalah pada tulang keringnya.

“Jones mengalami masalah pada tulang kering. Jadi, kita harus wait and see karena tak terlalu mudah untuk memulihkannya,” jelas Van Gaal.

Sementara itu, Marouane Fellaini, yang sebelumnya juga mengalami cedera dan sering dirumorkan sebagai pembelian yang gagal dari Manchester United, pelahan-lahan mulai menunjukkan bahwa dia masih bisa berguna untuk ‘Setan Merah’.

Fellaini didatangkan ketika United masih ditangani oleh David Moyes. Harga pembeliannya tidaklah murah.

Dengan harga semahal itu, Fellaini dianggap sebagai panic buy dari United. Terlebih dia didapat pada hari terakhir bursa transfer musim panas. Ketika itu, target-target United lainnya, yakni Cesc Fabregas dan Thiago Alcantara, memutuskan untuk menolak pinangan. Fellaini pun dipandang sebagai opsi paling akhir.

Digadang-gadang jadi tenaga dan otot di lini tengah United, Fellaini malah tampil loyo. Dia lambat, larinya tak kencang, dan bahkan dengan tubuhnya yang menjulang tinggi pun masih kerap kalah beradu sundulan. Sudah demikian, dia juga kerap diganggu cedera.

Tak heran, ketika Moyes lengser, Fellaini dianggap sebagai sisa dan simbol dari kegagalan di masa kepelatihan manajer asal Skotlandia tersebut.

Fellaini pun disebut akan dijual pada awal musim ini. Apalagi ada Napoli yang meminatinya. Namun, sebelum Napoli bisa mendatangkannya, Fellaini kembali dibekap cedera. Candaan yang beredar menyebut, cedera itu telah menyelamatkan kariernya di United.

Kendati demikian, manajer United setelah Moyes, Louis van Gaal, mengatakan bahwa dia akan memberikan kesempatan yang sama pada tiap pemain United dan Fellaini adalah salah satu yang mengambil keuntungan dan mengambil kesempatan dari kebijakan tersebut

Komentar