Heboh Logo Nazi di “Email” MU

Penulis: Darmansyah

Senin, 28 Oktober 2013 | 09:18 WIB

Dibaca: 1 kali

Manchester United heboh. Kali ini tidak berasal dari kisah di buku Sir Alex Ferguson, “My Autobiogrhapy,” yang menyebabkan saling dakwa-dakwi dan hujan pujian serta kritik dari nama-nama yang disebut sang mantan pelatih, tapi berasal dari sebuah logo “swastika,” lambang Nazi Jerman, yang memboncengkan di logo MU

Heboh ini menggegerkan Old Trafford dan menyebabkan pengelola situs MU dan MUTV, bergerak cepat untuk membersihkan citranya dari senggolan logo berbau fasis itu.

Melalui Kepala bagian Media-nya, David Sternberg, Manchester United meminta maaf terkait adanya logo mirip swastika —lambang Nazi— dalam e-mail mingguan yang dikirimkan kepada suporter Setan Merah.
MU, kata Sternberg, akan melakukan investigasi internal mengenai alasan pembuatan desain logo itu.

Ada kemiripan antara logo Manchester United Football Club dan swastika itu yang terungkap dalam United Uncovered yang dikirim kepada pendukungnya lewat e-mail. Pesan yang diberi judul “New Order” itu merupakan berita perihal sejumlah bintang muda MU, di antaranya Adnan Januzaj dan David de Gea.

Sternberg mengaku, pihak klub sendiri tidak mengetahui dalam e-mail tersebut ada logo MUFC yang didesain sehingga terkesan mirip dengan swastika. Ia mengakui, desain seperti itu seharusnya memang tidak pantas dibuat.

“Kreativitas itu sama sekali tidak layak. Kami meminta maaf sedalam-dalamnya dan akan mengambil tindakan secara internal,” tulis Sternberg melalui akun Twitter-nya.

Supporter pun sempat bertanya kepada Sternberg mengapa logo tersebut bisa lolos dari pantauan manajemen klub, Sternberg pun menjawab, “Karena hal itulah kami akan melakukan investigasi. Tentunya, hal tersebut tidak harus dilakukan.

Sudah menjadi kebiasaan setiap klub besar di dunia memiliki desainer yang meluncurkan karyanya untuk mendukung penampilan tim di setiap pertandingan. Lihat saja “image” dari MU yang desain logonya bisa berjumlah puluhan ribu, baik yang datang dari klub maupun kreasi para “fans.”

Klub-klub juga mendapatkan desain yang unik, eksentrik dan kontroversial dari “fans” dalam bermacam bentuk. Terkadang ada yang bagus dan tak jarang terdapat yang rasial.

Komentar