Hasil Imbang Arsenal Vs Atletico Madrid

Penulis: Darmansyah

Jumat, 27 April 2018 | 09:26 WIB

Dibaca: 1 kali

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengkritik keputusan wasit yang memimpin laga anak asuhnya melawan Arsenal dalam leg pertama Liga Europa di Emirates Stadium, Jumat dini hari WIB 27 April.

Sejak awal pertandingan, Atletico mesti bermain dengan sepuluh orang. Sebab, Sime Vrsaljko diusir wasit saat pertandingan baru memasuki menit sepuluh.

Bek asal Kroasia tersebut diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Clement Turpin karena menerjang striker Arsenal, Alexandre Lacazette dengan keras.

Menanggapi keputusan itu, Simeone langsung bereaksi.

Dia melakukan protes juga kepada wasit. Namun, Turpin tak mengindahkan protes tersebut dan justru mengusir Simeone dari tepi lapangan.

Usai pertandingan, juru takik asal Argentina itu mengeluarkan unek-uneknya. Dia menilai Turpin telah bersikap keliru dalam memimpin pertandingan.

“Sulit untuk mengetahui apa yang harus dikatakan mengenai keputusan wasit,” kata Simeone, seperti dikutip dari Sky Sports.

“Wasit memutuskan untuk mengeluarkan Vrsaljko, dan saya pikir seorang pemain Arsenal harusnya mendapat kartu kuning. Ketika dia protes, saya juga diusirnya,” imbuhnya.

Beruntung pada akhirnya Atletico bisa membuat Arsenal kesulitan. Los Rojiblancos bermain imbang satu gol berbanding satu gol, dan ini menjadi modal bagus bagi mereka menatap leg kedua.

Hasil ini membuat Simeone bangga. Dia memuji daya juang anak asuhnya, dan mengaku merinding memikirkan leg kedua, di mana mereka bermain di kandang sendiri.

“Sejujurnya itu adalah sembilan puluh menit di mana tubuh saya penuh dengan emosi yang kuat. Para pemain adalah pahlawan,” ujar Simeone, dikutip dari Sky Sports.

“Mereka berdiri dengan tegak, dan selama elapan puluh menit bermain dengan cara yang luar biasa. Saya merinding memikirkan pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Berlainan dengan Simeono, pelatih Arsenal Arsene Wenger kecewa dengan hasil imbang ini.

Menurut dia, penampilan anak asuhnya benar-benar mengecewakan.

Ini bukan mengenai menyalahkan individu. Tim secara keseluruhan bermain mengecewakan dan di bawah biasanya,” kata Wenger, seperti dikutip dari Sky Sports.

Juru taktik asal Prancis itu mengatakan, anak asuhnya wajib mengembalikan kepercayaan diri. Sebab, di leg kedua nanti mereka harus tampil solid guna mendapat tiket menuju partai final.

“Kami harusnya mendapat kesempatan melaju, yang pertama kami harus memperbaiki kekecewaan dan segera mencari jalan keluar,” tuturnya.

Arsenal yang unggul jumlah pemain terus menerus menekan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang didapatkan, namun Jan Oblak tampil cemerlang. Banyak penyelamatan penting dilakukannya.

Arsenal akhirnya bisa membobol gawang Oblak pada menit enam puluh satu.

Alexandre Lacazette berhasil menceploskan bola ke gawang Atletico setelah menerima assist dari Jack Wilshere.

Setelah gol ini, Arsenal tak menurunkan tekanan. Pasukan Arsene Wenger terus membombardir Antoine Griezmann cs.

Epic comeback!

Dalam situasi tertekan, Atletico tiba-tiba mendapatkan kesempatan melakukan serangan balik yang berhasil dituntaskan Griezmann menjadi gol penyeimbang pada menit delapan puluh dua.

Alhasil, laga panas nan dramatis ini berkesudahan  imbang.

Pada babak pertama sempat diwarnai drama kartu merah menit sepuluh  yang menimpa bek sayap kanan Atletico.

Semi Vrsaljko mendapatkan kartu kuning kedua sehingga harus diusir keluar lapangan. Dua menit kemudian giliran Diego Simeone yang diusir karena dinilai melakukan protes berlebihan.

Komentar