Hadapi Barca, Laga Berat Bagi Milan

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 November 2013 | 16:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Laga fasu grup Champions League menghadapi Barca di Nou Camp, Kamis, 07 November 2013, dinihari WIB, tetap pertandingan yang tidak mudah bagi AC Milan. Laga “matchday” keempat, setelah bermain seri di San Siro pekan lalu, bagi Milan adalah pengulangan kembali bagi klub Italia di fase grup selama tiga tahun terakhir, dan selalu menempatkannya sebagai “underdog.”

Entah kutukan apa yang datang ke AC Milan di pengundian UEFA yang terus menerus menyatukan di fase grup dengan Barcelona, yang utama Milan selalu menjadi nomor dua atau nomor tidak diunggulkan.

Kini, di Grup H, bersama dengan Barca, Celtic dan Ayax, Milan kembali menginginkan satu tempat untuk lolos dari fase grup. Tahun lalu Milan lolos sebagai runner up Barca.

Tahun ini, Milan dihantui oleh buruknya prestasi mereka di Lega Calcio dan berada di bawah ancaman Celtic, bahkan bisa diterjang Ayax dari posisi nomor dua.

Secara umum, Milan memang tampil lebih baik di Liga Champions daripada Serie-A. Terbukti, tim Merah Hitam belum terkalahkan hingga matchday ketiga. Hal ini tidak terlepas dari sejarah Milan yang tujuh kali berhasil menjuarai Liga Champions.

Para petinggi Milan pun memiliki rasa optimisme tinggi meredam Barca pada pertandingan nanti. Tugas berat bagi Milan memenuhi ambisinya. Camp Nou merupakan tempat angker bagi Milan. Klub besar Italia ini menelan dua kekalahan dan hanya sekali mampu menahan imbang Barca di stadion itu.

“Bagi kami, tidak mudah untuk menghadapi Barcelona dengan cara bermain seperti mereka. Tetapi, kami berjanji akan melakukan segala sesuatu yang kami bisa. Melawan Barcelona pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa kami mampu memainkan pertandingan besar,” tegas Kaka Ricardo gelandang Milan..

Di kubu Barca, Lionel Messi dan kawan-kawan sedang berada dalam performa terbaiknya karena belum terkalahkan di ajang Liga BBVA. Meskipun dalam kondisi yang lebih baik, Barca tetap mewaspadai ancaman Milan. Mereka tak ingin merasakan hal serupa seperti pada pertemuan pertama.

“Kami senang jika bisa meraih kemenangan karena kemenangan bakal menempatkan kami dalam posisi yang bagus di grup. Namun, Milan merupakan tim yang memiliki banyak potensi dan kami tidak bisa menganggap mereka enteng,” jelas Pedro.

Pelatih Gerardo Martino dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya, termasuk menurunkan trio Neymar, Messi, dan Alexis Sanchez sejak menit-menit awal. Messi memiliki ambisi tersendiri untuk mencetak gol setelah mandul dalam beberapa laga. Terakhir kali, Messi mencetak gol saat melawan Milan.

“Leo ambisius. Dia selalu ingin mencetak gol, tetapi jujur aku melihat dia tenang. Dia adalah pemain terbaik dunia dan gol akan datang,” beber Pedro.

Gelandang AC Milan, Ricardo Kaka, mengakui I Rossoneri saat ini memang tengah mengalami masa sulit. Ia pun menilai laga melawan Barcelona pada matchday keempat Grup H Liga Champions, merupakan kesempatan bagi Milan untuk kembali unjuk gigi.

“Bagi kami, tidak mudah untuk menghadapi Barcelona dengan cara bermain seperti mereka. Tetapi, kami berjanji akan melakukan segala sesuatu yang kami bisa,” ujar Kaka.

Milan berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup H dengan poin lima, tertinggal dua angka dari Barcelona di posisi teratas. Pada pertemuan pertama di San Siro, Milan mampu menahan Barcelona 1-1.

“Kami ingin meninggalkan situasi saat ini dengan seluruh kekuatan kami. Aku tidak akan membuat janji. Gol dan assist hanya masalah teknis, tetapi aku dapat bertaruh demi keinginan tim untuk menang,” kata Kaka.

“Melawan Barcelona pada pertemuan pertama menunjukkan bahwa kami mampu memainkan pertandingan besar,” tukasnya.

Komentar