Guardiola Dirumorkan Hengkang ke Citizen

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 Mei 2015 | 13:51 WIB

Dibaca: 1 kali

Joseph “Pep“ Guardiola makin mendekat pada rumor kepindahannya ke Manchester City bersamaan dengan goyahnya kepercayaan pemilik Bayern Muenchen atas performa raksasa Bavaria itu atas kekalahan beruntun mereka di laga-laga Liga Champions dan Bundesliga.

Kabar kepindahannya ke Etihad menggantikan Manuel Pellegrini, yang sudah kehilangan harga di Manchester City, merupakan berita besar media utama Inggris.

Sky Sports secara terus terang trelah mendapatkan konfirmasi penuh dari pemilik City bahwa Guardiola akan melatih di Premier League.

Menurut keterangan lisan salah seorang pemilik City, Guardiola telah mengiyakan permintaan mereka karena tertarik untuk bersaing dengan para peltih hebat seperti Mourinho, van Gaal atau pun Ronald Koeman.

Rencana kepindahan Guardiola ini juga di dukung oleh performa Bayern Munich yang sedang dalam laju negatif menjelang laga leg kedua semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

Penggawa The Bavarians juga disebut sedikit kehilangan kepercayaan pada Josep Guardiola.

Penampilan Bayern menurun selepas berhasil menyegel gelar juara Liga Jerman. Kebijakan rotasi disebut membuat penggawa The Bavarian kehilangan sedikit kepercayaan pada Guardiola.

Bayern sudah kalah dalam empat pertandingan terakhir –satu laga kalah adu penalti melawan Borussia Dortmund di laga semifinal Piala Jerman. Tak cuma itu, mereka juga sudah tak mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Kekalahan terakhir Bayern ditelan saat menjamu Augsburg di Allianz Arena,.

Hasil itu jelas bukanlah modal yang bagus jelang laga menjamu Barca,Rabu dinihari WIB. Sebabnya, Bayern harus mengejar mencetak empat gol agar bisa melaju ke laga final Liga Champions.

Eks bek Bayern Lothar Matthaus mempunyai penilaian atas performa Die Rotten itu. Dia menganggap bahwa hal itu merupakan buah dari rotasi yang dilakukan oleh Guardiola.

“Guardiola sudah berkata bahwa musim mereka sudah berakhir dan dia sudah sangat banyak melakukan rotasi tim yang membuat penggawa timnya resah,” kata Matthaus di Sky Deutschland.

“Tim asuhannya tak lagi mempunyai stabilitas yang mereka punyai dalam delapan bulan, yang membuat senang penggemar di seluruh Jerman,” imbuhnya.

Bayern Munich bertekad menyudahi periode buruknya sekaligus lolos dari lubang jarum di Liga Champions ketika menjamu Barcelona di partai leg kedua semifinal.

Kabar lain membantah rumor kesepakatan verbal antara Pep Guardiola dengan Manchester City, dan telah dibantah oleh pengamat sepak bola asal Spanyol, Guillem Balague.

Ia menegaskan kesepakatan tersebut hanya omong kosong belaka.

Seperti diketahui, baru-baru ini media beINSPORTS dalam akun Twitter-nya, @beINSPORTS_news, mengabarkan adanya kesepakatan verbal mantan pelatih Barcelona itu untuk melatih City musim depan.

“Saya sudah bertanya kepada kedua klub itu dan orang-orang terdekat dari manajer Guardiola. Mereka semua mengatakan hal yang sama, omong kosong,” ungkap Balague, seperti dimuat Football365.

Masa depan Guardiola memang mulai dispekulasikan, menyusul rentetan hasil buruk yang didapat Die Roten belakangan ini.

Meski sudah memastikan juara Bundesliga musim ini, Thomas Mueller Cs mengalami empat kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk hasil yang membuat mereka tersingkir oleh Borussia Dortmund di semifinal DFB Pokal.

Di sisi lain, City juga sedang mencari calon pengganti Manuel Pellegrini yang gagal mempertahankan hasil baik musim lalu. Pelatih asal Cile itu tidak mampu memberikan performa yang konsisten, hingga membuat The Citizens nirgelar musim ini.

“Itu tidak bisa dipercaya. Tidak ada apa pun yang terjadi. Tidak ada kesepakatan, tidak ada pembicaraan. Tidak sama sekali,” tegas Balague.
Saat ini Bayern sedang menjalani sebuah periode buruk akibat empat kekalahan beruntun di seluruh kompetisi.

Hal tersebut jelas tidak ideal untuk klub sebesar Bayern. Apalagi saat ini The Bavarians menghadapi misi tak mudah saat menjamu Barca

Bayern bukan cuma mesti menghindari kekalahan supaya tidak mengulangi rentetan lima kekalahan beruntun yang pernah mereka alami sejak empat puluh lima tahun lalu, tetapi juga harus bisa menang dengan skor besar demi membalikkan ketinggalan agregattiga gol atas Barca agar lolos ke final.

Para penggawa Bayern tahu benar mereka punya tantangan tidak kecil. Namun, mereka juga tahu peluang masih ada sehingga hal itu pun akan terus dikejar.

“Kami harus berusaha sekuat tenaga. Kami telah memperlihatkan apa yang kami mampu di Munich. Ini belum selesai dan kami akan bertarung sampai akhir,” ucap penyerang Bayern Robert Lewandowski di laman web situs resmi klubnya.

“Kami semua tahu ini tantangan luar biasa besar, tapi kami belum menyerah!” imbuh Thomas Mueller menegaskan.

Komentar