Bayern Muenchen Kehilangan Dua Momen

Penulis: Darmansyah

Rabu, 2 April 2014 | 09:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Bayern Muenchen yang datang ke Old Trafford menghadapi Manchester United, Rabu dinihari WIB, 02 April 2014, di laga leg pertama perempat final Champions League, kehilangan dua momen penting. Gagal menang dan di usirnya Bastian Schewinsteiger.

Kehilangan momen memenangkan laga, merupakan langkah buruk bagi Bayern ketika mereka diunggulkan sebagai tim “juara” dan mendapat aplaus dari media sebagai klub “super” di pelataran sepakbola Eropa.

Yang lebih menyakitkan lagi adalah kehilangan penyerang “elegan” Bastian Schweinsteiger. Dipastikan, Bastian tidak bisa bermain di pekan mendatang ketika MU datang ke Allianz Arena di laga leg kedua.

Pelatih Bayern Munich Pep Guardiola, usai laga meradang dan meneriakkan kata-kata tentang ketitak setujuannya dengan keputusan wasit mengusir Bastian Schweinsteiger pada laga melawan Manchester United.

Menurut Guardiola, kartu merah tersebut tidak adil.

Schweinsteiger mencetak gol untuk Bayern pada laga dengan MU di Old Trafford, Rabu ) dinihari WIB. Gol itu membuat Die Roten pulang dengan hasil seri setelah sebelumnya mereka tertinggal oleh gol Nemanja Vidic.

Tapi, Schweinsteiger harus meninggalkan lapangan sebelum laga benar-benar berakhir. Gelandang internasional Jerman itu mendapatkan kartu kuning kedua pada menit-menit akhir karena pelanggarannya terhadap Wayne Rooney.

Setelah diganjar kartu merah oleh wasit Carlos Velasco Carballo, Schweinsteiger sempat protes. Dia terlihat menganggap Rooney melakukan diving.

“Saya sudah bicara dengan wasit dan dia memberikan opininya. Saya harus menghormati itu,” ujar Guardiola yang dikutip “Sky Sports”.

Ketika ditanya apakah dirinya setuju dengan kartu kuning kedua untuk Schweinsteiger, Guardiola menjawab: “Tentu saja tidak.”

“Dia adalah wasit yang sangat bagus. Dia menghasilkan sebuah pertandingan yang sangat bagus, tapi (kartu merah) itu tidak adil,” katanya.

“Untuk memenangi Liga Champions Anda harus memecahkan dan mengatasi segalanya. Dalam sepakbola hal-hal seperti ini bisa terjadi,” ujar mantan nakhoda Barcelona ini.

Kartu merah di Old Trafford membuat Schweinsteiger harus absen pada laga leg kedua perempatfinal di Munich, pekan depan. Selain Schweinsteiger, Javi Martinez juga tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning.

Walau pun kecewa kehilangan dua moment Pep Guardiola, mengaku puas timnya bisa mencetak gol tandang.

“Kami akan mencoba memenangkan leg kedua, dan saya yakin kami bisa melakukan hal itu. Saya sangat percaya kepada para pemain, dan berharap para fans di Muenchen akan mendorong kami seperti yang dilakukan fans Manchester United kepada tim mereka pada malam ini,” ujar Guardiola.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Bayern menguasai bola sebanyak 70 persen dan menciptakan sembilan tembakan akurat dari 15 usaha. Adapun MU melepaskan lima peluang emas dari enam percobaan.

“Selamat kepada tim, saya cukup puas. Manchester United adalah salah satu tim terbaik di dunia, yang tidak boleh dilupakan. Kami mencetak gol tandang yang cukup penting,” kata Guardiola.

Kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer, mengaku khawatir terhadap Manchester United yang merupakan lawan Die Rotten pada leg kedua nanti. Neuer menilai, MU bisa seperti Chelsea yang berhasil mengalahkan Bayern di final Liga Champions 2011-2012.

Saat itu, Bayern difavoritkan sejumlah kalangan bisa mengalahkan Chelsea pada laga final yang digelar di Allianz Arena. Sebaliknya, Bayern akhirnya harus melihat Chelsea yang mengangkat trofi setelah menang dalam drama adu penalti.

“Kami harus kembali berpikir ke dua tahun lalu. Chelsea yang finis di peringkat keenam dan memenangkan Liga Champions. Malang bagi kami,” kata Neuer.

“Di Premier League, MU tampil kurang meyakinkan. Jika di Liga Champions, mereka mampu bangkit mengalahkan Olympiakos, itu menunjukkan adanya perbedaan penampilan di kompetisi domestik dan Liga Champions. Seandainya melihat sejarah Manchester United, mereka selalu menjadi tim besar sehingga tidak ada kesempatan untuk meremahkan mereka,” sambungnya.

Gelandang Bayern Muenchen, Arjen Robben, sepakat dengan Neur dan menilai Manchester United tampil sangat baik saat menahan imbang timnya.

MU unggul lebih dulu melalui kreasi Vidic. Gol balasan Bayern diciptakan Bastian Schweinsteiger.

“Ini adalah hasil yang bagus. MU bermain sangat bertahan dan mereka hanya menunggu untuk serangan balik,” ujar Robben seperti dilansir UEFA.

Pertandingan leg kedua akan digelar di Stadion Allianz Arena pada Rabu , 09 April 2014. Robben pun mengaku optimistis bisa meraih kemenangan di kandang sendiri.

“Skor seri adalah hasil bagus. Kami menerimanya dan kami akan mencoba menyelesaikan tugas ini pada pekan depan,” kata Robben.

Komentar