“Clasico” Barca Vs “Real” Disiarkan RCTI

Penulis: Darmansyah

Jumat, 25 Oktober 2013 | 10:55 WIB

Dibaca: 0 kali

“El Clasico,” laga “one series” antara Barcelona melawan Real Madrid di Nou Camp, akan dilangsung sehari lebih cepat, Sabtu, 26 Oktober, pukul 23.00 WIB, dari jadwal semula, Minggu malam, 27 Oktober, dan di siarkan secara “live” oleh Stasion “RCTI.”

Otoritas sepakbola Spanyol atau LFP telah membuat rilis bahwa, pertemuan pertama antara Real Madrid dan Barcelona dalam Liga BBVA musim ini akan berlangsung di Camp Nou pada 26 Oktober 2013.

Laga “clasico one series” ini, menurut LFP merupakan pertandingan kesepuluh dalam kalender La Liga. Dan laganya sendiri akan dimainkan di Camp Nou pukul 18.00 waktu setempat.

Banyak hal baru yang menjadikan “el clasico” seri pertama ini menjadi menarik. Untuk pertama kalinya dua pelatih dengan latar belakang Euro dan Latino, Carlo Ancelotti, dan Gerardo Martino akan mencicipi suasana mistis laga.

Selain itu, untuk kali pertama pula gelandang Barcelona, Neymar, dan sejumlah pemain baru Madrid, seperti Gareth Bale, Isco, Asier Illarramendi, dan Daniel Carvajal, akan merasakan bagaimana besarnya laga tersebut.

Madrid yang datang ke Nou Camp hari Sabtu besok adalah tim dengan status tidak pernah kalah dari Barcelona di Liga BBVA sejak Desember 2011. Musim lalu Madrid menang di Santiago Bernabeu dan imbang di Camp Nou. Sebelumnya, Barcelona juga dipaksa menyerah oleh Madrid di kandang sendiri.

Bagi Lionel Messi “clasico” musim ini perlu mencetak satu gol lagi untuk melewati rekor 18 gol yang pernah di buat legenda Madrid, Alfredo Di Stefano, dalam sejarah pencetak gol terbanyak El Clasico.

Bek Barcelona Adriano Correira menilai timnya akan menghadapi Real Madrid dalam kondisi lebih baik dibanding pada sejumlah El Clasico terakhir. “Kami ingin tahun ini berbeda dari sebelumnya. Kami tahu, kami akan lebih bugar, lebih berambisi, dan memiliki gagasan lebih jelas,” ujar Adriano.

Di awal musim ini, prestasi Barcelona lebih baik dari Madrid. Hingga Liga BBVA pekan kedelapan, Barcelona menguasai klasemen dengan nilai 24 dengan selisih 22 gol, sementara Madrid ada di tempat ketiga dengan nilai 19 dengan rekor selisih delapan gol.

Mengenai kebijakan rotasi Martino, Adriano mengatakan, “Kami semua ingin bermain, tetapi rotasi pemain baik untuk tim dan para pemain secara individual.”

Sementara itu, legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, menilai materi pemain bukanlah penentu pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid, di Nou Camp, akhir pekan ini. Menurut Figo, hal terpenting dalam laga seperti El Clasico adalah fokus dan mental. Ia pun memprediksi Barcelona akan mendominasi laga.

“Mereka akan mendominasi karena faktor bermain di kandang dan cara bermain mereka. Namun, semoga Madrid menemukan keseimbangan untuk bertransisi antara bertahan dan menyerang untuk meraih kemenangan,” kata Figo.

Semasa bermain, Figo merupakan salah satu bintang dalam perhelatan El Clasico bersama Zinedine Zidane, Raul Gonzalez, juga Luis Enrique atau Patrick Kluivert. Sementara sejak beberapa musim terakhir, perhatian laga El Clasico selalu tertuju pada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

“Ronaldo dan Messi adalah dua pemain berbeda. Untuk soal kedalaman menembus area pertahanan lawan, mungkin Ronaldo lebih unggul. Sementara soal pengendalian bola dengan ruang gerak terbatas, sepertinya Messi lebih bagus. Yang jelas, keduanya akan sulit dihentikan. Sebab, ketika bicara soal mereka, kita bicara soal pemain terbaik,” pungkas Figo.

Berlainan dengan Figo. Bintang Madrid Sergio Ramos menyebut, jika “El Real” menang di Camp Nou akhir pekan ini itu akan jadi hal yang bagus. Namun, andai Real Madrid tidak menang, maka itu bukanlah sebuah akhir.

“Tidak ada gunanya terobsesi untuk menang di Camp Nou,” ujar Ramos seperti dilansir Marca. “Musim masih panjang. Perbedaan tiga poin bukanlah apa-apa. Jika kami tidak menang di Camp Nou, kami masih punya banyak waktu untuk memangkas jarak.”

“Tapi, jika kami menang, maka itu akan menjadi sebuah langkah besar.”

Madrid kini berada di posisi tiga klasemen sementara. Mereka mengoleksi 22 poin, hasil dari tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. Saat ini Madrid tengah tertinggal tiga angka dari Barca yang berada di puncak klasemen.

Senada dengan Ramos, kapten Barca, Carles Puyol, juga mengatakan bahwa hasil akhir El Clasico akhir pekan ini tidak akan berarti apa-apa.

“Apapun yang terjadi, liga tidak akan ditentukan di situ. Perjalanan masih panjang,” kata Puyol.

Komentar