City Terkapar di Anfield Dibantai The Red

Penulis: Darmansyah

Kamis, 5 April 2018 | 07:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Anfield Stadion menjadi “neraka” bagi Manchester City usai dibantai Liverpool tiga gol tanpa balas di leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis dinihari WIB, 05 April.

Kemenangan ini menjadikan langkah Liverpool gontai menghadapi laga leg kedua di Etihad Stadium pekan mendatang yang sekaligus membuka peluangnya untuk menuju semifinal.

Ketiga gol  itu  dicetak Salah, Chamberlain dan Mane

Pada laga itu kedua tim  menerapkan permainan terbuka sejak awal sehingga  menghadirkan tontonan menarik.

City sempat mendominasi, namun justru mereka yang kebobolan lewat gol Mohamed Salah pada menit kedua belas.

Berawal dari serangan balik cepat, winger asal Mesir itu lolos di sisi kanan, umpannya sempat gagal dimanfaatkan Roberto Firmino, tapi bola dikembalikan kepadanya untuk kemudian diceploskan ke gawang Ederson.

Kelengahan kembali ditunjukan barisan belakang City dan kembali berakibat fatal pada menit kedua puluh satu.

Halauan serangan yang kurang sempurna membuat Alex Oxlade-Chamberlain bedriri bebas dan menghukum tim tamu dengan sebuah gol melalui roket.

Menit ketiga puluh satu, gawang City kembali harus kebobolan.

Bermula dari kecerobohan Nicolas Otamendi yang kehilangan bola di tengah, membuat Liverpool balik menyerang dan Salah yang menusuk dari kanan mengirimkan umpan manja untuk ditanduk Sadio Mane.

Disiplinnya barisan pertahanan Liverpool mampu meredam penguasaan bola sekaligus berbagai percobaan serangan City sepanjang babak pertama. Keunggulan nyaman tiga gol ini dibukukan Liverpool bertahan hingga turun minum.

Awal babak kedua diwarnai dengan momen pergantian pemain dari kedua tim.

Salah tak bisa melanjutkan permainan karena cedera, digantikan oleh Georginio Wijnaldum. Sementara City menarik Ilkay Gundogan untuk memasukkan Raheem Sterling.

City terus menyerang dengan indikasinya tampak pada garis pertahanan yang tingi.

Akan tetapi, barisan belakang Liverpool yang tampil disiplin sejak awal permainan mampu meredam segala bentuk percobaan tekanan sang pimpinan Liga Primer Inggris.

Sepuluh menit akhir diwarnai dengan momen City terus mengurung pertahanan Liverpool.

Akan tetapi, Gabriel Jesus yang bekerja ditopang Leroy Sane dan Sterling tetap tak mampu mengubah keadaan. Tuan rumah pun menutup laga dengan kemenangan telak.

Pada laga itu Mohamed Salah mengalami

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, membenarkan pemainnya itu mengalami cedera. Klopp pun mengaku khawatir dengan cedera yang dialami penyerang timnas Mesir tersebut.

“Kami kehilangan satu pemain karena cedera Mo Salah dan pemain lainnya adalah kapten Jordan Henderson karena akumulasi kartu kuning sehingga tidak bagus bagi kami.”

“Mo Salah mengatakan dia baik-baik saja, tapi kami harus memeriksanya lagi,” terang Klopp seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Salah kemungkinan mengalami cedera groin atau otot pangkal paha pada laga tersebut, namun masih harus dicek oleh dokter tim.

Salah sempat mendapatkan perawatan dari tim medis di pinggir lapangan. Pemain itu pun ditarik keluar pada menit kelima puluh dua digantikan Geroginio Wijnaldum.

Salah mencetak satu gol pada menit ke-dua belas dan satu assist untuk gol Sadio Mane

Satu gol lainnya dicetak oleh Alex Oxlade-Chamberlain di babak pertama.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu pun pesimistis Salah bisa dimainkan saat timnya bertandang ke markas Everton pada Sabtu (7/4) dan mulai memikirkan penggantinya.

“Jika kita ingin melihat pertandingan seperti ini, Liga Primer Inggris seharusnya kembali memikirkan soal jadwal pertandingan. Pertandingan nanti [lawan Everton] seharusnya merupakan hal bagus dan tidak menyebabkan masalah.”

“Kini kamu harus memikirkan para pemain alternatif lainnya untul pertandingan yang disebut orang-orang sebagai laga terbesar di musim ini. Saya tidak merasa senang sekarang,” terang Klopp.

Ia merasa cemas jika pada laga menghadapi Everton nanti tidak bisa memainkan sejumlah pemain andalan Liverpool.

Di satu sisi, Liverpool terus mengejar kemenangan untuk menyalip posisi Manchester United di peringkat kedua Liga Primer Inggris.

Tentang kekalahan timnya, Guardiola tidak mengeluh dan bisa menerima kekalahan itu.

Pelatih asal Spanyol itu yakin timnya masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan di leg kedua nanti.

“Kami menunjukkan dari awal, kami memulai dengan kepribadian yang hebat, tapi mereka mencetak gol,” ujar Guardiola kepada BT Sport.

“Kami terus bermain, tapi mereka mencetak dua gol lagi. Ini sulit. Mereka punya sepuluh hingga lima belas menit di babak pertama ketika mereka tampil lebih baik.”

“Di babak kedua, kami mengusakan segala sesuatunya, tapi kami tidak bisa mencetak gol. Di dua gol pertama, kami mengontrol permainan, tapi mereka mencetak gol. Saya tidak terlalu menyesal atau mengeluh. Tidak ada yang percaya, tapi kami punya pertandingan lain.”

“Mereka punya dua serangan dan mencetak dua gol. Itu sulit untuk sisa pertandingan di mana kami bermain bagus. Kami harus mencetak gol, tapi mereka lebih bertahan.”

“ Kami harus menerimanya dan kini kami memiliki pertandingan lawan United di kandang dan kemudian Liverpool di kandang. Kita akan lihat apa yang terjadi. Tentu, itu sulit, tapi kami harus yakin.”

City pernah menang dengan skor  lima gol atas Liverpool di ajang Liga Primer Inggris di Etihad Stadium pada September tahun lalu.

Sementara itu, pelatih Liverpool Juergen Klopp mengatakan, hasil ini adalah bukan apa yang kami duga, tapi kami perlu memainkan sepakbola yang lebih di babak kedua

“Mereka tidak memiliki banyak peluang, tapi kami tidak memainkan banyak sepakbola kami sendiri. Ini hanya babak pertama. Unggultiga gol  adalah bagus.”

“Babak pertama adalah brilian. Itu bagaimana sepakbola seharusnya terlihat. Kami tahu tentang kualitas City, tapi juga tentang kualitas kami. Jika kami mengontrol permainan lebih baik lawan tim seperti City dan tidak mudah memberi bola, kami bisa saja lebih dekat dengan mereka di liga.”

“Kami menahan passing dengan sangat bagus. Tapi, saya ingin kami memainkan sepakbola yang lebih. Tapi, saya tidak marah, semuanya bagus.”

“Kami kehilangan satu pemain karena cedera Salah dan yang lain–sang kapten Henderson–mendapat kartu kuning sehingga itu tidak terasa bagus. Mo mengatakan kalau dia merasa bagus, tapi kami akan melihat kondisinya.”

Komentar