City Percaya Bisa Juara Premier League

Penulis: Darmansyah

Minggu, 26 Oktober 2014 | 15:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester City masih memiliki kepercayaan bisa bersaing dengan Chelsea untuk keluar sebagai juara Premier League musim ini, setelah di pekan kesembilan, kehilangan poin dari kekalahannya atasi West Ham United, Sabtu malam WIB, 25 Oktober 2014.

Yang jelas kekalahan ini membuat Manchester City berpotensi makin tertinggal dari Chelsea dalam perburuan gelar juara

Manuel Pellegrini menolak untuk panik atas kekalahan dari West Ham ini karena musim masih panjang. Dan ini adalah kekalahan kedua The Citizens di Premier League musim ini.

City kini turun ke posisi ketiga klasemen sementara. Mereka ada di bawah Chelsea dan Southampton.

Ada kemungkinan City akan makin tertinggal dari Chelsea. Kalau Chelsea bisa mengalahkan Manchester United di Old Trafford, Minggu malam nanti, City akan tertinggal delapan angka.

Namun, Pellegrini tak mau terlalu memikirkan hasil yang didapat Chelsea. Dia cuma fokus memberikan hasil terbaik untuk City.

“Apakah saya khawatir soal Chelsea? Saya cuma memikirkan soal tim saya. Saya punya keyakinan kepada para pemain ini,” ujar Pellegrini di Mirror.

“Tekanan? Masih sama persis dengan yang sebelumnya,” tambahnya.

Dengan sisa pertandingan sampai akhir musim, Pellegrini yakin City masih punya peluang besar untuk menyalip tim-tim di atas mereka dan mempertahankan trofi juara.

“Kami baru saja memulai musim.. Jadi ini masih awal,” tuturnya seperti dikutip BBC.

“Kami akan terus berjuang karena tidak ada titel yang diberikan pada saat ini,” tandas manajer asal Chile itu.

Berlainan dengan City, West Ham makin mantap perjalanannya di Premier League. Mereka sebelumnya sempat tampil oke juga melawan klub besar lainnya seperti Liverpool dan menang. Tapi kemenangan atas The Citizens disebut jadi penampilan terbaik The Hammers sejauh ini.

West Ham sedang tampil oke-okenya musim ini. Meski mengawali musim dengan kekalahan dari Tottenham Hotspur Stewart Downing dkk. mengalami perbaikan performa dari pekan ke pekan.

Setelah menang atas Crystal Palace di pekan kedua, West Ham memang sempat kalah dari Southampton di pekan ketiga. Namun setelah itu mereka cuma kalah sekali dari enam laga terakhirnya.

Diawali satu hasil imbang kontra Hull City, West Ham sudah memakan empat korban termasuk dua tim besar yang musim lalu finis beriringan di posisi satu dan dua. Di pekan kelima mereka hajar Liverp di Upton Park dan pekan ini City yang jadi korban.

Meski lawan juga tengah on fire plus Sergio Aguero yang baru saja bikin 5 gol dari dua laga terakhirnya di seluruh kompetisi, West Ham tak gentar dan mereka malah mampu merepotkan City.

City memang tampil dominan dengan 21 tembakan berbanding 12 milik West Ham, tapi pada akhirnya juara bertahan itu cuma bisa melihat gawangnya dua kali dibobol oleh Morgan Amalfitano dan Diafra Sakho, yang hanya dibalas sekali oleh David Silva.

“Tidak diragukan lagi bahwa itu adalah penampilan terbaik dari tiga kemenangan kandang yang sudah diraih. Performa ini benar-benar yang terbaik karena melihat kualitas lawan yang membuat kami bisa tampil dalam bentuk terbaik kami musim ini,” ujar manajer West Ham, Sam Allardyce, seperti dikutip Sportsmole.

“Saya pikir beberapa kesulitan yang kami mampu atasi di akhir-akhir laga berarti ini adalah usaha yang luar biasa dari para pemain. Melihat TV sebelum laga ini, mereka memainkan dua topskorer Eropa di lini depan, Aguero dan Dzeko, dan tidak ada satupun dari keduanya yang bikin gol. Kontribusi besar dari sisi pertahanan kami,” sambungnya.’

Kemenangan kelima West Ham musim ini kemudian mempertahankan posisi mereka di urutan keempat klasemen dengan enam belas poin, selisih enam angka dari Chelsea di puncak klasemen. West Ham tak pernah melakukan start sebaik ini sepanjang keikutsertaan di Premier League.

“Jika Anda melihat statistik penguasaan bola dan Anda tentu tidak percaya Man City bisa kalah, jika Anda melihat total peluang yang kami buat melawan City barulah Anda tahu mengapa kami bisa merepotkan mereka dan memenangi laga. Kami meneror pertahanan mereka ketika kami mendapat kesempatan,” demikian Allardyce.

Komentar