Chelsea di “Balapan” Akhir Liga Primer

Penulis: Darmansyah

Minggu, 5 April 2015 | 13:34 WIB

Dibaca: 0 kali

Chelsea makin mendekatkan diri sebagai juara Liga Primer musim ini, dan memerlukan kemenangan di lima dari tujuh laga sisa, ditengah ambisi Manchester City yang belum padam untuk melanjutkan sukses yang mereka raih musim sebelumnya.

“Kami belum menyerah. Perburuan trofi Premier League masih berlangsung. Semuanya akan selesai di laga terakhir kompetisi,” kata Manuel Pellegrini di tengah semburan pesimistis para pengamat bahwa City akan mampu melewati Chelsea..

City saat ini ada di posisi empat klasemen Liga Inggris dengan raihan enam puluh satu poin. Mereka berjarak sembilan poin dari The Blues yang menempati posisi pertama.

Manajer Chelsea Jose Mourinho sudah bilang bahwa mereka tinggal butuh lima kemenangan dari delapan laga tersisa untuk menjadi juara.

City bisa memangkas selisih poin itu saat melakoni laga ke markas Crystal Palace, Selasa dinihari WIB, 07 April 2015.

Manuel Pellegrinit menegaskan bahwa tim yang dilatihnya tetap bakal berusaha bisa mempertahankan persaingan dengan Chelsea sampai pekan terakhir.

“Kami tidak akan pernah menyerah. Ini bergantung pada bagaimana cara kami melakukannya. Kami ingin melakukannya dengan cara yang berbeda,” kata Pellegrini di The Mirror.

“Kami sudah tidak perlu mencapai standar di setiap pekan yang kami inginkan. Tapi, indahnya sepakbola adalah bahwa Anda bisa mendapatkan kesempatan lain –dan itu dimulai pada hari Senin,” ujarnya.

Berlainan dengan Pellegrini, pelatih “The Blues,” Jose Mourinho mengakui kemenangan atas Stoke City tidaklah mudah didapat oleh timnya.

Kini, Mourinho menginginkan lima kemenangan berikutnya untuk mengunci titel juara liga.

Berkat kemenangan dari Stoke ini, Chelsea masih mantap di pucuk klasemen dengan tujuh puluh poin dan masih memiliki satu pertandingan sisa.

‘Si Biru’ menduduki pole position dalam persaingan titel juara liga.

“Itu adalah sebuah kemenangan penting bagi kami,” ucap Mourinho kepada Sky Sports.
“Sekarang kami membutuhkan lima kemenangan untuk mengamankan titel juara.”

“Di babak pertama, kami mengendalikan permainan dan mencoba melakukan penetrasi kepada tim yang memiliki organisasi yang bagus. Pada akhirnya kami berhasil mencetak gol.”

“Kami mengubah banyak bal, mencoba mencetak beberapa gol, menggunakan dua striker. Jelas, pertandingan tadi sangat sulit. Saya juga tidak mengira tim saya akan bermain dengan cantik,” cetus Mourinho.

Setelah dikalahkan Tottenham Hotspur pada Januari silam, Chelsea belum lagi kalah di SEPULUH pertandingan setelahnya. Pada laga berikutnya, The Blues akan melawat ke markas Queens Park Rangers sebelum menghadapi dua duel krusial melawan Manchester United dan Arsenal.

Kemenangan Arsenal atas Liverpool membuat Arsene Wenger lebih fokus lolos ke Liga Champions.

The Gunners naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan nilai enam puluh dua poin, tertinggal tujuh poindari Chelsea di puncak.

Arsenal menggeser juara bertahan Manchester City yang baru akan bertanding pada awal pekan depan melawan Cystal Palace.

“Tidak cukup,” ucap manajer Arsenal itu di situs resmi klub.

“Apa yang bisa kami kuasai sekarang, secara matematika, adalah finis empat besar, di mana kami akan mencapainya.”

“Untuk titel juara kami butuh sempurna dan Chelsea tidak sempurna. Jadi mari fokus saja pada apa yang bisa kami kuasai yang artinya performa kami dan menjalani pertandingan dengan intensitas yang selalu sama.”

Menjamu Liverpool, Arsenal tampil cemerlang. Dengan empat puluh sembilan persen penguasaan bola, Arsenal tiga belas percobaan tapi hanya dua yang mengarah ke gawang.

“Liverpool adalah tim bagus dan mereka selalu terlihat berbahaya. Kami memiliki insting membunuh dan mengambil keuntungan dari momen kuat kami di babak pertama. Sejujurnya kami bermain dengan kecepatan yang bagus dan memiliki beberapa kombinasi di babak pertama,” lanjut Wenger.

“Di babak kedua lebih tergantung pada bagaimana kami bisa menjaga kedisiplinan, intensitas, dan tidak membiarkan mereka bangkit. Dan kami berhasil.”

“ Kami menciptakan banyak peluang saat jeda yang sudah saya lihat kembali. Tapi pada akhirnya empat gol banding satu adalah skor yang menyakinkan dalam pertandingan yang sangat penting.”

sumber : daily mail, mirror dan sky sports

Komentar