Barcelona Sah Menjuarai La Liga Musim Ini

Penulis: Darmansyah

Senin, 30 April 2018 | 07:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona mengukuh dirinya sebagai juara La Liga musim ini usai mengalahkan Deportivo La Coruna empat gol berbanding dua, Senin dinihari WIB, 30 April, di Riazos Stadion,  dengan mencatatkan “hattrick” Lionel Messi sebagai pelengkapnya.

Usai laga, seperti ditulis “marca,” pagi ini, Senin WIB, selain bangga meraih gelar juara La Liga, Lionel Messi juga mengutarakan ketidakpuasannya  karena gagal mempersembahkan tiga gelar di musim terakhir  eksistensi Andres Iniesta di Barca.

Messi menjadi salah satu pemain kunci yang memastikan Barcelona meraih gelar musim ini.

Pada laga menghadapi Deportivo La Coruna, Messi mencetak tiga gol dan membantu Barca meraih tiga poin yang memastikan gelar juara kedua puluh lima.

Musim ini Barcelona meraih dua gelar.

Selain mengangkat trofi kompetisi domestik, Blaugrana sebelumnya telah menjadi kampiun Copa del Rey dengan menumbangkan Sevilla lima gol tanpa balas, akhir pekan lalu.

Namun Barcelona gagal meraih kejayaan di Eropa setelah tersingkir dari Liga Champions Eropa karena dihentikan AS Roma pada babak perempat final.

“Kami harus mengapresiasi, menikmati dan merayakan keberhasilan bersama para suporter. Mereka pantas mendapatkannya,” ujar Messi seperti dikutip dari Football-Espana.

“Kami superioritas atas rival-rival. Kami tidak pernah kalah, hanya sekali di Copa dan sayangnya di Liga Champions yang sama sekali tidak terduga,” ujar Messi.

Messi menyayangkan kegagalan Barcelona di Liga Champions sehingga dipastikan tidak akan merayakan pesta juara di pentas Eropa bersama rekan yang juga senior di tim, Andres Iniesta.

Iniesta memutuskan hengkang dari Barcelona pada akhir musim ini.

“Kami layak mendapatkan kredit. Kami telah melakukan segala sesuatu yang sulit. Iniesta? Ya saya menyesal soal Andres.  Masche[rano pergi, Xavi pergi, semuanya adalah simbol klub, dan tahun ini giliran dia,” kata Messi.

“Kami menyesal, tapi dia pantas mendapat penghormatan seperti ini. Kami menyesal tidak dapat meraih treble di Liga Champions di musim terakhirnya, tapi saya rasa dia pergi dengan terhormat. Dia pantas mendapatkan lebih dari dua gelar atas apa yang telah dia lakukan untuk klub. Kami berharap dia selalu mendapat yang terbaik,” sambungnya.

Iniesta dan Messi yang merupakan jebolan akademi La Masia telah bermain bersama di klub utama Barcelona sejak empat belas tahun silam. Keduanya telah bersama-sama meraih 31 gelar untuk klub tersebut sejak masa kepelatihan Frank Rijkaard.

Pada laga melawan Deportivo  itu Barcelona tampil dengan gaya sepak bola yang seperti biasa diperagakan sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai.

Tanpa Andres Iniesta yang baru mengumumkan akan menanggalkan kostum Blaugrana pada akhir musim,

Barca tetap perkasa. Menit ketujuh Philippe Coutinho membawa tim tamu unggul setelah menerima umpan dari Ousmane Dembele.

Setelah kebobolan di waktu yang cukup singkat, Deportivo berupaya bangkit. Kendati harus meladeni permainan tiki-taka ala Barca, Branquiazuis juga menekan pertahanan lawan yang dikomando Gerard Pique.

Pada menit ketujuh belas Lucas Perez membuat bola bersarang di gawang Barcelona, namun wasit tidak mengesahkannya menjadi gol karena menganggap Perez sudah berdiri offside.

Semangat Deportivo keluar dari zona degradasi membuat Barcelona tidak bisa santai menjalani pertandingan.

Keunggulan Barcelona bertambah ketika pertandingan memasuki menit ketiga puluh delapan. Messi memanfaatkan umpan Luis Suarez untuk membobol gawang tuan rumah.

Keunggulan dua gol hanya bertahan dua menit. Lucas Perez kembali berhasil membobol gawang Marc-Andre ter Stegen tanpa dianulir wasit.

Setelah skor dua gol berbanding satu gol untuk Barcelona di babak pertama, intensitas pertandingan tetap terjaga di babak kedua.

Barcelona yang langsung menyerang menghadapi Deportivo yang tampil dengan semangat dan energi serupa di babak pertama.

Pada menit keenam pulouh empat Deportivo menyamakan kedudukan. Borja Valle yang berada di sisi kanan kotak penalti mengirim bola crossing mendatar. Celso Borges yang menerimanya tidak langsung menembak, namun memberikan kepada Emre Colak yang berada tepat di depan gawang.

Setelah skor imbang, Deportivo tidak mengendurkan semangat, begitu pula dengan Barcelona yang menghadirkan sederet peluang.

Memasuki menit kedelapan dua Messi mencetak gol kedua di laga ini setelah menerima umpan dari Suarez yang membuat Barcelona memimpin.

Kerja sama antara Suarez dan Messi kembali menghasilkan gol pada menit kedelapan puluh lima. Lagi-lagi umpan Suarez diselesaikan oleh sang partner yang mencetak hattrick.

Semenit menjelang waktu normal berakhir, Ernesto Valerde mengganti Ivan Rakitic dengan Iniesta.

Kemenangan ini memastikan gelar La Liga musim ini jatuh ke tangan Barcelona. Sebaliknya kekalahan memastikan Deportivo terdegradasi.

Kemenangan Barcelona atas Deportivo La Coruna menghadirkan beragam fakta menarik.

Pertandingan berlangsung cukup sengit karena Deportivo bermain penuh semangat untuk mengimbangi Barcelona.

Blaugrana membuka keunggulan melalui Philippe Coutinho dan disusul oleh gol Lionel Messi. Deportivo sempat menyamakan kedudukan lewat gol Lucas Perez dan Emre Colak.

Barca meraih gelar kedua puluh lima sepanjang sejarah La Liga. Capaian Barcelona di kompetisi domestik Spanyol hanya kalah dari Real Madrid yang sudah mengoleksi tiga puluh tiga gelar.

Barcelona meraih gelar dengan menyisakan empat laga.

Sejak kalah dari Malaga, Blaugrana tidak pernah lagi mengalami kekalahan dalam empat puluh

Komentar