Barca Makin Merana Tanpa Messi

Penulis: Darmansyah

Senin, 2 Desember 2013 | 10:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Nneymar kesakitan dan tergelatak di lapangan usai diganjal pemain belakang Athelico Bilbao. Dalam pertandingan itu Barca dikalahkan Bilbao 1-0

Barcelona terluka di San Mames Estadio, Senin, 02 Desember 2013, dinihari WIB, usai Iker Munain, gelandang Athelico Bilbao, melesatkan gol tunggal untuk menghapus rekor tak terkalahkan klub Nou Camp itu di La Liga.

Kekalahan itu bukan hanya disebabkan oleh absennya “ikon” Barca, Lionel Messi, tapi juga akibat dari ketidak-konsistenan Barca menjaga ritme permainan. Kekalahan ini merupakan “kesakitan” kedua yang diderita oleh Gerrardo “Tata” Martino, setelah di “matchday” kelima Champions League, pertengahan pekan lalu, Barca juga dikalahkan Ayax Amsterdam.

Dalam laga yang berlangsung dalam tempo sedang dan agak membosankan itu Iker Munain menjadi “hero’s” Bilbao yang mampu menjagal gawang Barca dan mencatatkan kekalahan pertama Barca di La Liga musim ini.

Barca yang dalam catatan Soccernet mampu melakukan ball possession lebih banyak dengan torehan 68 persen, malah lebih sedikit menciptakan peluang. Mereka sebelas kali melakukan percobaan, dan hanya dua tepat sasaran.

Sementara itu, Bilbao yang lebih mengandalkan serangan balik, melepaskan lima belas kali percobaan, enam tepat sasaran, dan satu berbuah gol kemenangan.

“Kami merupakan tim yang bermain lebih baik hingga laga berjalan 70 menit. Apa yang benar-benar menyakiti saya adalah gol mereka karena kami mempunyai momen untuk mengontrol laga dan beberapa penyerangan dengan penetrasi,” ungkap Martino seperti dilansir situs resmi Barca.

“Kami tak terbiasa untuk kalah -terutama dua kali secara berurutan. Kami sudah berusaha untuk meletakan semua hal pada tempatnya usai kekalahan di Amsterdam. Saya pikir semua bisa berbeda jika kami mencetak gol lebih dulu -itu akan menjadi laga yang berbeda. Kami mempunyai banyak kesempatan untuk mencetak gol.”

“Tim ini tahu apa yang harus mereka lakukan dan bagaimana harus bermain. Saya pikir saya melihat Barca yang bagus malam ini, kami melakukan serangan dengan baik dari belakang -kami tahu bahwa Bilbao akan menyerang dan menekan kami,” ujarnya.

Dengan kekalahan dari Bilbao, Barcelona masih berada di puncak klasemen dengan nilai 40, atau hanya unggul dua gol dari pesaing terdekat, Atletico Madrid. Barcelona dan Atletico sama-sama telah melakoni lima belas kali pertandingan.

Barcelona mendominasi laga sejak awal dan cukup sering menguji kiper Gorka Iraizoz. Namun, Iraizoz dan barisan pertahanan tuan rumah mampu mematahkan tembakan-tembakan tuan rumah.

Pada menit ke-12, misalnya, Neymar melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti ke tengah atas gawang Bilbao. Namun, Iraizoz berhasil mencegah gol masuk gawang. Sekitar 10 menit setelahnya, Martin Montoya melihat tembakannya diblok Aymeric Laporte.

Di tengah tekanan tim tamu, Bilbao melakukan serangan yang berujung tembakan akurat, seperti yang dilakukan Mikel Rico pada menit ke-17. Namun, tembakannya bisa diantisipasi Jose Manuel Pinto.

Setelah tembakan Andres Iniesta pada menit ke-26 dipatahkan Iraizoz, Bilbao mampu mendesak Barcelona dan menciptakan tiga peluang beruntun melalui Muniain dan Gaizka Toquero. Namun, Jose Manuel Pinto bisa mengatasi bahaya.

Hingga wasit meniup peluit panjang babak pertama, Barca yang unggul penguasaan bola 66 persen, belum mampu mencetak gol. Skor masih kacamata, 0-0.

Memasuki interval kedua, Barca kembali mengambil inisiatif serangan. Menit 49, Fabregas memberikan umpan silang manis ke Neymar. Namun, tendangan kaki kiri bomber timnas Brasil tersebut hanya melintas di atas mistar gawang Iraizoz.

Menit ke-58, Neymar kembali mencoba peruntungannya. Kali ini lewat tendangan bebas. Sial, eksekusi mantan bomber Sao Paulo ini belum menemui sasaran, menyamping.

Terus menekan, Barca justru kecolongan gol pada menit ke-70. Berawal dari kegagalan pemain Barca dalam menguasai bola, Susaeta merangsek di sisi kiri pertahanan Barca dan kemudian melepaskan umpan silang mendatar, dan disambut sentuhan manis Muniain yang tak kuasa dibendung Pinto.

Tertinggal 0-1, Barca yang musim ini belum terkalahkan di La Liga, langsung meningkatkan tempo serangan. Namun, justru Bilbao yang punya peluang dan nyaris menggandakan keunggulan.

Masuk menit ke-74, Muniain mengirimkan umpan silang ke kotak penalti. Toquero menyambutnya dengan tandukan keras, namun kali ini Pinto sigap mementahkan peluang tersebut.

Memasuki 10 menit terakhir, Tata melakukan dua pergantian. Dua pemain yang jadi ruh permainan Barca selama ini, Xavi dan Iniesta ditarik keluar dan digantikan dengan Sergi Roberto dan Pedro Rodriguez.

Di masa injury time tiga menit, Barca masih berusaha keras untuk mengejar defisit gol. Namun, serangan balik cepat Bilbao membuat Blaugrana tak bisa leluasa menekan. Imbasnya, hingga laga usai, skor 1-0 untuk Bilbao tetap bertahan.

Komentar