Ancelotti: Saya Hanya Ingin Melatih MU

Penulis: Darmansyah

Selasa, 8 Desember 2015 | 09:46 WIB

Dibaca: 0 kali

“Ancelotti mengejutkan,” komentar “sky sports,” Rabu pagi WIB, 08 Desember 2015, tentang keinginan Carlo Ancelotti ingin melatih Manchester United dengan menunggu berakhirnya kontrak Louis van Gaal pada dua musim mendatang.

Komentar “sky sports” ini, sehari sebelumnya, Selasa, 07 Desember 2015, telah lebih dahulu diberitakan “daily mail,” yang mensinyalir besarnya hasrat Ancelotti untuk membesut Manchester United.

Isyarat keinginan “don carlo” untuk melatih United tersirat dari sikapnya yang memuji markas MU, Old Trafford, sebagai salah satu stadion terbaik di dunia.

Ancelotti saat ini berstatus ‘menganggur’ setelah dipecat Real Madrid akhir musim lalu.

Meski banyak klub elite Eropa yang berminat menggunakan jasanya, Ancelotti memilih istirahat sepanjang musim ini.

Statusnya inilah yang membuatnya kerap dikait-kaitkan dengan sejumlah klub ternama. Di antaranya Chelsea, klub elite yang berbasis di London dan merupakan mantan klub Ancelotti.

Namun, pujian Ancelotti untuk Old Trafford membuat isu terbaru mencuat, bahwa mantan pelatih AC Milan dan PSG itu juga berminat menangani MU mulai musim depan, saat dia mengakhiri liburannya.

“Saya menganggap, kunjungan ke Old Trafford selalu sangat spesial buat saya. Ini stadion tempat saya pertama kali juara Liga Champions,” kata Ancelotti dilansir Express

“Saya selalu menikmati membawa skuad saya ke sini dan saya yakin stadion ini merupakan salah satu stadion terbaik di dunia,” katanya usai hadir di Old Trafford, akhir pekan lalu untuk berperan serta di sebuah laga amal.

“Saya selalu menikmati membawa skuad saya ke sini dan saya yakin stadion ini merupakan salah satu stadion terbaik di dunia,” katanya usai hadir di Old Trafford, akhir pekan lalu untuk berperan serta di sebuah laga amal.

Untuk mendapat posisi pelatih di United, Carlo Ancelotti siap menunggu lebih lama demi mendapatkan pekerjaan yang cocok dengan keinginannya. Jika Manchester United memberinya kesempatan, Ancelotti akan dengan senang hati menerimanya.

Ancelotti, yang sekarang berusia lima puluh enam tahun, mengaku tak akan menerima tawaran untuk melatih sebuah tim dari tengah musim. Namun, dia siap bekerja lagi mulai awal musim depan.

Dengan reputasi mentereng yang dimilikinya, Ancelotti niscaya tak akan kesulitan untuk mencari pekerjaan. Akan tetapi, Ancelotti akan menjadikan Premier League sebagai tujuan utamanya.

“Saya ingin comeback di sebuah klub dengan proyek yang bagus. Namun, tentu saja, klub yang kompetitif,” ujar Ancelotti dalam wawancaranya dengan The Independent.

“Ketika saya melatih PSG, itu adalah klub dengan proyek yang sangat bagus. Mereka bukan klub yang punya tradisi seperti halnya Milan atau Madrid, tapi mereka ingin tumbuh dan mereka masih di jalur ini sekarang,” tambahnya.

“Namun, Premier League adalah yang terbaik dalam hal atmosfer, suasana. Premier League juga kompetitif, jadi saya ingin kembali, khususnya untuk atmosfer,” tutur Ancelotti.

Ancelotti sebelumnya pernah menukangi Chelsea selama tiga musim Dia terhitung sukses pada musim pertamanya bersama The Blues dengan meraih titel Premier League dan Piala FA. Namun, karena dianggap gagal pada musim berikutnya, dia dipecat.

“Saya akan terus menunggu. Jika saya tidak menemukan klub dengan proyek yang bagus, saya bisa menunggu.
Apa yang akan saya lakukan? Menonton pertandingan, memancing, semua hal-hal itu. Namun, kita lihat saja musim panas mendatang. Saya tidak akan mengambil pekerjaan di tengah musim, tapi saya ingin bekerja lagi musim panas mendatang,” kata Ancelotti.

Dia pernah dikaitkan dengan The Red Devils pada dua tahun lalu setelah klub tersebut memecat David Moyes. Akan tetapi, karena Ancelotti tetap bertahan di Madrid usai merebut gelar Liga Champions, MU akhirnya bersepakat dengan Louis van Gaal

“Tentu saja, untuk setiap manajer, mereka semua akan berpikir tentang menangani Manchester United,” ujar Ancelotti.

“Namun, saya tak menyesal bertahan di Real karena saya sangat menikmati Madrid,” katanya.

Kabar lainnya daro Old Trafford menegaskan, Manchester United memastikan tidak akan mendepak Louis van Gaal sebelum kontraknya berakhir di dua musim mendatang, dan akan memberinya dana belanja dua ratus juta poundsterling untuk membeli pemain pada musim panas mendatang

Media Inggris terkenal “The Sun,” dalam laporan edisi Seninnya, 07 Desember 2015, mengaitkan pernyataan United itu yang tidak akan mendatangkan Pep Guardiola dan tetap mempercayai Van Gaal di Old Trafford walaupun badai tekanan kian meningkat menyusul gaya bermainnya yang dicap membosankan.

Untuk memecahkan kebuntuan gol di musim panas nanti, United kabarnya memasukkan nama Cristiano Ronaldo dalam daftar belanja, selain ada Gareth Bale, Neymar, Thomas Muller dan Robert Lewandowski.

Untuk sementara, tim Setan Merah menempati urutan keempat di tabel klasemen Liga Primer, terpaut tiga poin dari sang pemuncak Leicester City.

Sementara itu, menantang opini publik, Louis van Gaal yakin Man United akan bisa memecahkan kebuntuank gol dalam laga krusial Liga Champions di Volkswagen Arena.

Menurut van Gaal, rendahnya produktivitas gol Manchester United bukanlah suatu persoalan besar.

Gaya bermain The Red Devils di bawah Van Gaal terus menadapat sorotan tajam. Terakhir, dalam laga di Premier League kala menjamu West Ham United di Old Trafford, Sabtu lalu, mereka bermain kacamata.

Itu adalah hasil imbang ketiga berurutan United di semua kompetisi, dan selama rentang itu mereka cuma membuat satu gol!

Tak ayal muncul kekhawatiran jelang laga krusial Liga Champions versus tuan rumah VfL Wolfsburg pada midweek. Tetapi van Gaal yakin kemandulan timnya tidak akan berlanjut di Volkswagen Arena.

“Banyak pemain yang melewatkan kans. Banyak pemain, dan pemain yang berbeda-beda,” katanya di hadapan reporter.

“Kita bisa membuat isu besar dari itu, tetapi saya percaya kita tak perlu melakukannya.”

“Para pemain mengakui mereka harus mencetak gol. Itu isu normal tetapi Anda tak bisa mencetak gol dari setiap kans dan ketika Anda melihat berapa banyak pemain yang mendapatkan kans dalam tim kami, itu bukan orang yang tetap.”

Komentar