AC Milan Kini Diposisi Empat Seri A

Penulis: Darmansyah

Senin, 20 Oktober 2014 | 07:41 WIB

Dibaca: 0 kali

AC Milan tidak lagi tim yang terlunta-lunta. Setelah di”pegang oleh pelatih muda Filippo Inzhagi, Milan mulai menapak naik ke posisi empat Liga Seri A, setelah Minggu malam WIB, 19 Oktober menang atas Verona tiga gol banding satu.

Kemenangan itu belum memuaskan Inzhagi karena timnya sangat mudah kebobolan. “Saya senang bercampur kecewa. Milan berhasil menang, tapi lini belakang masih rapuh,”ujarnya usai laga.

Milan memang tampil hebat saat menang atas Hellas Verona, pada pertandingan lanjutan Serie-A, di Stadion Marc’Antonio Bentegodi, Minggu malam WIB. Namun, Inzaghi pun mengaku kecewa karena timnya harus kebobolan pada pertandingan tersebut.

Milan menang berkat gol satu gol dari Pinto Rafael Marques dan dua gol lainnya dari Keisuke Honda. Sayang, tiga menit sebelum laga usia, Milan kebobolan oleh aksi Nicolas Lopez. Sejauh ini, Milan telah kebobolan delapan gol dengan rekor memasukkan sebelas gol.

“Hari ini, kami sangat bahagia karena ini adalah penampilan luar biasa meskipun kami kehilangan beberapa pemain penting,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

“Di ruang ganti, saya memuji Michael Essien yang tidak banyak bermain musim ini tetapi dia menjadi panutan. Saya sedikit marah karena kami tidak mempertahankan rekor tak kebobolan dalam dua pertandingan terakhir(sebelumnya Milan menang atas Chievo tetapi Abbiati tampil baik di bawah mistar gawang dan dia jaminan,”

“Kami sadar kami harus memperbaikinya. Lihatlah bagaimana kami kebobolan, ada empat gol dalam pertandingan aneh di Parma. Empoli bisa mencetak dua gol dari set play dan kami membiarkan diri kami kebobolan saat melawan Cesena,”

“Kami harus lebih baik di lini belakang tetapi faktanya kami berada di puncak pencetak gol terbanyak lewat Honda yang mengoleksi enam gol dan memuaskan untuk pelatih karena itu berarti kami tampil menyerang dan bermain menghibur seperti yang saya inginkan,” bebernya.

Di pekan ketujuh Seri A, Milan membuat Inzhagi sumringah. Sebab ini adalah kemenangan kedua secara beruntun yang dibukukan Milan setelah di pekan sebelumnya unggul atas Chievo.

“Saya sedikit marah karena kami tidak menjaga clean sheet secara beruntun, tapi Abbiati tampil bagus di gawang dan menjadi jaminan,” sahut Inzaghi seperti dikutip Soccerway.

“Kami tahu bahwa kami harus meningkat. Melihat pada gol-gol yang masuk ke gawang kami, ada empat gol aneh di Parma, dua gol di Empoli dari bola mati, dan gol melawan Cesena sebenarnya kami mencetaknya sendiri,” imbuhnya.

Sampai Serie A berjalan tujuh pekan, Milan sudah kebobolan 10 kali. Meski demikian, Jeremy Menez dkk. menjadi tim yang paling produktif dengan torehan 16 gol.

“Kami harus lebih baik dalam bertahan, tapi fakta bahwa kami adalah pencetak gol terbanyak sangat memuaskan untuk pelatih, karena itu berarti kami punya daya serang dan sisi hiburan yang saya inginkan,” lanjut Inzaghi.

“Tim ini masih perlu lebih banyak kepercayaan diri setelah tahun yang sangat berat dan semangat kami adalah untuk selalu menyerang, meski klub besar juga harus memegang kendali begitu memimpin, karena kami berisiko membiarkan Verona,” katanya menambahkan.

Komentar