Site icon nuga.co

Harga Emas Global Mulai Menggeliat

Hari ini, Jumat, 29 Agustus 2014, di pengujung pekan terakhir, harga emas emas acuan dunia berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis malam waktu New York ketika bursa komoditi logam mulia memberi sinyal tentang krisis di Ukraina yang menyebabkan pasar saham melemah.

Berlainan dengan kondisi pasar komoditi logam mulia secara global, perdagangan emas di tingkat domestik yang dirujuk dari Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk, atau Antam, masih stabil dan tidak bergejolak.

Seperti di kutip “nuga” dari situs “ CNBC “ yang berasal dari kantor berita “Reuters,” Jumat 29 Agustus 2014, sebagian analis mengatakan rebound harga emas ini hanya berumur pendek menyusul kuatnya pertumbuhan ekonomi AS dan prospek kenaikan suku bunga AS.

Krisis Ukraina yang memicu kenaikan harga emas, Kamis waktu setempat mengatakan, kurang lebih seribu tentara Rusia beroperasi di dalam wilayah Ukraina, yang menandai adanya eskalasi yang signifikan keterlibatan militer Moskow di Ukraina.

Harga emas di pasar spot naik nol koma enam persen menjadi US$1.290 per ounce. Sedangkan, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat US$7 ke level US$1.290 per ounce.

Harga emas mendapat sentimen positif dari memburuknya ketegangan internasional setelah Ukraina menuduh Rusia membawa pasukan militernya ke negaranya.

Sehari sebelumnya harga emas global dunia berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu di Bursa New York, Amerika Serikat, menyusul melemahnya nilai tukar mata uang dolar AS.

dari Reuter, Kamis siang WIB, 28 Agustus 2014, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange melemah US$1,80 ke level US$1.283,40 per ounce.

Pelemahan nilai tukar dolar AS ini disebabkan investor fokus pada aset yang berisiko. Sementara itu, adanya spekulasi Bank Sentral Eropa yang akan memberikan stimulus moneternya juga menimbulkan beberapa kepentingan.

“Namun, berbagai konflik geopolitik yang terjadi, jelas bisa mencegah harga emas merosot lebih tajam,” ujar Eugen Weinberg, Kepala Riset Komoditas di Commerzbank.

Sentimen negatif bagi harga emas juga karena indeks S&P 500 kembali mencetak rekor tertinggi, yakni di atas level 2.000 pada perdagangan dua kali berturut-turut.

Sementara itu, di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari juga naik.

Harga emas batangan Antam dijual Rp532.000 untuk ukuran 1 gram atau naik Rp1.000 dibanding harga perdagangan pada Kamis 28 Agustus 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.515.000, ukuran 10 gram Rp4.980.000, ukuran 25 gram Rp12.375.000, ukuran 50 gram Rp24.700.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp49.350.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp123.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp246.300.000.

Adapun harga beli kembali atau dikenal dengan istilah “buyback” emas Antam hari ini dipatok pada level Rp475.000 per gram atau naik Rp1.000 dibanding transaksi sebelumnya.

Exit mobile version