Site icon nuga.co

Emas Global Kini Berada di Level Tertinggi

Harga emas global, hari ini, Kamis, 25 Januari, terus melambung bersamaan dengan memburuknya performa nilai tukar  dollar Amerika serikat terhadap sejumlah mata uang dunia lainnya

“Harga emas reli ke level tertinggi dalam setahun ini, “tulis laman “bloomberg,” pagi ini,

Ambruknya nilai tukar dollar itu masih ditambah oleh  komentar pejabat Amerika Serikat  soal nilai tukar.

Sentimen itu juga membuat dolar AS berada ke level terendah dalam tiga tahun dan aksi beli terjadi untuk emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari naik  satu setengah  persen  per ounce. Angka itu tertinggi sejak Agustus dua tahun silam.

Harga emas menguat usai Menteri Keuangan AS Steven Munchin menuturkan, dolar AS tertekan positif untuk perdagangan AS.

Indeks dolar AS pun melemah terhadap enam mata uang asing lainnya. Indeks dolar AS turun satu persen

Dan harga emas biasanya berbanding terbalik dengan dolar AS.

“Sejumlah sentimen membantu penguatan harga emas. Mendominasi sentimennya dari dolar AS yang tertekan,” ujar Trey Reik, Senior Portfolio Manager Sprott Asset Management, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Kamis pagi WIB

Sementara itu, Fawad Razaqzada, Analis Teknikal Forex.com menyatakan, pernyataan menteri keuangan AS juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi AS. Ini dapat dukung dolar AS dalam jangka panjang.

“Jika ia benar, dolar AS dapat kembali menguat,” ujar dia.

Ia prediksi dolar AS dapat kembali menguat usai pemerintah AS kembali mendapatkan dana setelah  Februari  depan.

Adapun harga logam lainnya juga menguat.

Mata uang Amerika Serikat ini jatuh ke posisi terendah dalam tiga tahun.

Namun, berakhirnya ketidakpastian yang diciptakan oleh penutupan pemerintahan AS selama tiga hari membatasi penguatan harga emas.

Mengutip Reuters, Rabu 24 Januari 2018, harga emas di pasar spot naik nol koma tiga persen, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam satu pekan .

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup naik

“Kelanjutan pelemahan pada dolar AS memberikan dukungan kepada harga komoditas termask emas di seluruh perdagangan,” jelas analis High Ridge Futures di Chicago, David Meger

Exit mobile version