Site icon nuga.co

Harga Emas Antam Turun Rp 1.000 Per Gram

Harga emas selama sepekan terakhir betul-betul terkunci. Tidak hanya emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam yang stagnan, harga emas global juga tidak meniupkan angin positif di perdagangan komoditi berjangka baik di New York mau pun London.

Bahkan di pasar Asia, yang pergerakan harga terpusat di Hongkong, harga emas hanya menimbulkan riak kecil dalam pergerakan yang sangat tipis. Tidak ada antusiasme perdagangan dan aksi borong yang terjadi seperti tahun-tahun lalu.

Di Jakarta, harga emas yang merujuk pada harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam akhirnya turun, setelah bergerak flat selama tujuh hari terakhir. Penurunan juga terjadi pada harga jual kembali atau “buy back” menjadi Rp 435 ribu per gram.

Setelah tujuh hari bertahan di level Rp 513 ribu, pada perdagangan pagi ini Rabu 19 Juni 2013,seperti yang kita kutip dari situs logammulia, harga emas Antam turun n Rp 1.000 menjadi Rp 512 ribu.

Penurunan ini juga mengacu pada harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada Selasa, 18 Juni 2013, waktu setempat, atau Rabu pagi WIB, di tengah kekhawatiran atas kemungkinan pengurangan pembelian obligasi oleh Federal Reserve AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 16,2 dollar AS, atau 1,17 persen, menjadi menetap di 1.366,9 dlolar AS per ounce.

Komite Pasar Terbuka Federal memulai pertemuan dua hari pada Selasa. Meskipun sebagian besar analis tidak memperkirakan Fed akan mengumumkan pemotongan kembali program pembelian obligasi secepatnya, spekulasi pasar mengenai kemungkinan pengurangan itu mulai meningkat karena beberapa pejabat Fed mulai mendukung pengurangan pembelian aset pada bulan lalu.

Para investor akan mengamati dengan cermat setiap komentar oleh Fed tentang masa depan dari program pembelian obligasi 85 miliar dollar AS per bulan.

Data ekonomi yang dirilis Selasa juga bervariasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pembangunan rumah baru AS berbalik naik 6,8 persen pada Mei ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 914.000 unit, setelah penurunan besar di bulan sebelumnya.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan indeks harga konsumen mencatat kenaikan bulanan 0,1 persen pada Mei, setelah jatuh selama dua bulan.

Sementara perak untuk pengiriman Juli turun 8,1 sen, atau 0,37 persen, menjadi ditutup pada 21,677 dollar AS per ounce. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli, naik 5,3 dollar AS, atau 0,37 persen, menjadi ditutup pada 1.440,1 dollar AS per ounce.

Situasi perdagangan yang sangat tidak menguntung di pasar global ini menyebabkan harga emas di pasar regional juga terpengaruh. Perdagangan emas yang di kuasai Antam untuk emas 2 gram, kini dijual dengan harga Rp 984 ribu dengan harga per gram Rp 492 ribu, emas 2,5 gram parkir di Rp 1,220 juta dengan harga per gram Rp488 ribu.

Emas 3 gram dijual dengan harga Rp 1,458 juta dengan harga per gram Rp 486 ribu, emas 4 gram dijual Rp 1,932 juta dengan harga per gram Rp483 ribu, emas 5 gram dijual Rp2,415 juta dengan harga per gram Rp483 ribu.

Emas 10 gram dijual dengan harga Rp 4,780 juta dengan harga per gram Rp 478 ribu, emas 25 gram dijual dengan harga Rp 11,875 juta dengan harga per gram Rp 475 ribu, emas 50 gram dijual dengan harga Rp 23,700 juta dengan harga per gram Rp 474 ribu.

Emas 100 gram dijual dengan harga Rp 47,350 juta dengan harga per gram Rp 473.500, dan emas 250 gram dijual dengan harga Rp118,250 juta dengan harga per gram sebesar Rp 473 ribu. Sedangkan emas 500 gram dijual dengan harga Rp 236,300 juta dengan harga per gram Rp 472.600.

Exit mobile version