Site icon nuga.co

Emas Global Menguat, Lokal Stagnan

Harga emas global  menguat pada penutupan perdagangan Kamis waktu New York, atau Jumat pagi WIB, 30 September 2016, karena ditopang pelemahan yang terjadi di pasar modal AS.

Emas untuk pengiriman Desember naik tipis untuk menetap di level US$ 1.326 per ounce setelah di sesi awal harga melemah ke level US$ 1.320.

Harga emas ini semula sempat melemah dan kemudian  berbalik arah menjadi menguat pada jam-jam terakhir perdagangan di Comex, setelah beberapa indeks utama di Wall Street melemah, di tengah kekhawatiran soal bank-bank di Eropa.

Saham AS jatuh setelah Deutsche bank sahamnya jatuh karena berita bahwa beberapa hedge fund ke bank tersebut telah ditarik kembali.

Namun harga emas telah menghabiskan sesi perdagangan di level terendah dengan saham AS dan luar AS siap mencatatkan keuntungan kuartalan.

“Namun saham AS mendorong untuk mencatatkan kenaikan baru dari kenaikan harga minyak,” ujar Fawad Razaqzada, analis teknis dari Forex.com dilansir dari Marketwatch, Jumat pagi WIB.

Di sesi sebelumnya, emas memperpanjang tekanan dengan bergerak sedikit lebih rendah

Namun, logam emas berhasil rebound ketika perdagangan saham bergerak ke level yang lebih rendah.

Saham Deutsche Bank turun lebih dari enam persen memimpin pergerakan di pasar saham dengan bergerak ke bawah. Ada kabar yang beredar bahwa kelangkaan dolar sedang berkembang di Eropa.

Penularan yang terjadi sektor perbankan berpotensi akan membuat emas kemungkinan akan menjadi semakin menarik sebagai investasi safe haven.

Yang akhirnya dapat memberikan dorongan untuk logam emas keluar dari kisaran rendah baru-baru ini.

Bank Sentral Rusia terus bersiap untuk membeli emas untuk meningkatkan cadangan emas dan devisa, ujar Deputi Gubernur Pertama Bank Sentral rusia Dmitry Tulin, pada hari Rabu.

“Kami saat ini tidak menjual mata uang asing tetapi tetap membeli emas walaupun harga terus meningkat dan telah menyebabkan kenaikan cadangan moneter,” ujar Tulin kepada wartawan.

Rusia berencana untuk meningkatkan persediaan emasnya  pada tahun ini

Menurut Anton Navoiy, wakil kepala departemen statistik di Bank Sentral Rusia pembelian tersebut sangat menguntungkan bagi negara karena Rusia akan memimpin produksi emas dunia.

Pesanan beli untuk emas terus mencapai rekor ketika para spekulan di pasar uang melarikan uang mereka ke tempat yang aman di tengah ketidakstabilan di pasar mata uang dan obligasi karena ketidakpastian atas kebijakan moneter Jepang dan AS.

Stabilitas harga relatif emas telah membuatnya menjadi aset populer pada saat ketidakstabilan geopolitik.

Harga emas dan dolar AS sering bergerak berlawanan arah.

Sementara itu di pasar lokal, emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam  hari ini i dibuka stagnan di Rp 601.000/gram.

Untuk  harga buyback  naik Rp 1.000/gram.

Seperti dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Jumat, 30 september 2016, harga emas batangan pecahan 1 gram  dibuka stagnan di Rp 601.000/gram.

Sementara, harga pembelian kembali atau buyback oleh emiten berkode ANTM ini dibuka naik Rp 1.000/gram menjadi Rp 549.000/gram dibandingkan posisi kemarin di Rp 548.000/gram.

“Untuk transaksi pembelian emas batangan datang langsung ke PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja,” kata Antam dalam situs resminya.

Exit mobile version