Site icon nuga.co

Chairul Tanjung Pribumi Terkaya di Indonesia

Chairul Tanjung, yang diidentikkan dengan nama grup bisnisnya, CT Corp, menanjak dua puluh peringkat sebagai orang terkaya di dunia, menurut versi “Forbes,” yang dirilis Selasa, 04 Maret 2014, dari posisi tiga ratus sembilan puluh lima menjadi tiga ratus tujuh puluh lima, dengan kekayaan sebesar empat miliar USD, atau hampir mencapai Rp 45 triliun.

Di Indonesia, kekayaan Chairul Tanjung, akrab disapa CT, masih kalah dari R Michael Hartono dan Budi Hartono, dua kakak beradik pemilik perusahaan rokok Djarum dan Bank Central Asia. Kedua kakan beradik ini selama lebih dari dekade terakhir terus mengisi posisi satu dua sebagai orang terkaya di Indonesia.

Pengusaha keturunan Cina ini, Muchael dan Budi masing-masing memiliki kekayaan tujuh koma enam miliar US Dolar dan tujuh koma tiga miliar USD. Gurita bisnis mereka meliputi perusahaan rokok, bank, properti dan perkebunan.

Dari sembilan belas orang terkaya di Indonesia, yang dirilis Forbes masuk daftar manusia terkaya di muka bumi karena memiliki uang di atas satu miliar USD, hampir seluruhnya dihuni oleh pengusaha keuturan Cina. Mulai dari Michael, Budi, hingga Tahir, Murdaya Pho, Ciputra dan Hary Tanoesoedibjo, yang pemilik RCTI itu.

Chairul Tanjung adalah pengecualian dari pengusaha Indonesia karena ia merupakan pribumi tulen bersama Peter Sondak, pemilik Rajawali Grup, yang berada di posisi lima untuk ukuran Indonesia, serta enam ratus sembilan untuk global.

Dalam rilis Forbes itu, ada seorang keturunan India yang masuk jajaran orang terkaya dunia asal Indonesia, Sri Prakas Lohra, yang bertengger di urutan empat, dari sembilan orang terkaya di Indonesia, dan nomor empar ratus empat puluh enam untuk ukuran dunia.

Chairul Tanjung yang membangun usahanya dari bawah, kini memiliki retell Mc Donald, Carefour, pusat hiburan, media dan bank. Gurita bisnis CT terus berkembang dengan akusisi yang dia lakukan terhadap perusahaan asing dan lokal.

Chairul Tanjung dengan kekayaan US$ 4 miliar atau setara dengan 45 trilun. Kekayaan pria yang biasa disapa CT itu naik dari US$ 3,4 miliar Maret tahun lalu.

Tahun lalu pria berumur 51 tahun ini menempati urutan 395 miliuner dunia, nah tahun ini naik menjadi 375 seiring dengan naiknya kekayaan.

CT mendapatkan kekayaannya melalui kelompok usaha CT Corpora yang menaungi banyak anak usaha di berbagai sektor industri dalam negeri.

Ia menguasai dua stasiun televisi yang masuk urutan lima besar di Indonesia. Baru-baru ini ayah dua anak itu juga mengakuisisi 80% saham televisi berbayar TelkomVison.

CT Corp juga punya saham di Bank Mega, Carrefour Indonesia dan beberapa waralaba seperti Mango dan
Bersama Jusuf Kalla, CT membangun pusat hiburan di Makasar. Ia juga membangun pusat hiburan di Bandung, hotel di Bali serta mengembang Trans TV, Trans7 dan media online “Detik.”

Sementara itu, R Budi Hartono masih menjadi orang terkaya di Indonesia pada tahun 2014 meski menurut Forbes kekayaannya melorot hingga 900 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,62 triliun dalam setahun terakhir.

Dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2014 yang dirilis pada Selasa WIB, terdapat sembilan belas orang Indonesia yang masuk ke dalam 1.645 orang terkaya di dunia tahun 2014. Total harta kekayaan orang-orang superkaya di dunia ini mencapai 6,4 triliun dollar AS atau sekitar Rp 75.520 triliun.

Budi Hartono menjadi orang Indonesia dengan ranking paling tinggi dalam daftar tersebut dengan mengantongi total aset sebesar 7,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 89,68 triliun. Ia berada di urutan 173.

Sementara saudaranya, Michael Hartono, menjadi runner up orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan mencapai 7,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 86,14 triliun. Secara keseluruhan, ia berada di urutan 184.

Pundi-pundi kedua miliarder Indonesia ini antara lain berasal dari rokok dan perbankan dengan Djarum dan BCA.

Exit mobile version