Site icon nuga.co

Sekali Lagi Tentang Nikmatnya Kopi Gayo

Siapa yang bisa membantah kenikmatan Kopi Gayo.

Ya.

Kopi Gayo dan Danau Tawar adalah dua sisi dan sebuah kenikmatan yang tak pernah habisnya

“Saya senang sekali Aceh Tengah sangat dikenal kopi Gayo dan danaunya. Mudah-mudahan bisa menjadi referensi dunia yang luar biasa indah danaunya dan luar biasa nikmat kopinya,” kata seorang pengamat.

Dia ingatkan bahwa kekhasan Gayo ini harus dijaga dengan baik agar tetap lestari.

Gayo memang terkenal sebagai penghasil kopi arabika yang berkualitas tinggi.

Kopi Gayo bahkan sudah diekspor sampai ke mancanegara.

Dan Gayo adalah salah satu daerah penghasil kopi terbesar di dunia dengan kualitas kopi arabika terbaik.

Kopi Gayo adalah salah satu varietas kopi arabika yang sudah mendapat fair trade certified dari Organisasi International Fair Trade tujuh tahun silam

Kopi Aceh ini dikenal dunia dan pecinta kopi karena cita rasanya yang khas.

Kopi Gayo memiliki karakter rasa, aroma, perisa, serta kekentalan yang kuat.

Bahkan dalam International Conference in Coffee Science  di Bali pada Oktober  tujuh tahun lalu lalu menominasikan kopi Aceh ini sebagai kopi terbaik nomor satu dibandingkan kopi arabika dari tempat  lainnya.

Kehebatan Kopi Gayo ini  terkait dengan karakteristik perkebunan kopinya.

Dengan luas lahan lebih dari delapan puluh ribu hektar, yang merupakan lahan kopi Arabika terbesar di Asia.

Perkebunan kopi di Gayo terbagi ke dalam banyak lokasi yang masing-masing memiliki keunikan iklim, suhu, ketingggian dan karakteristik tanah tersendiri yang terkadang perbedaannya sangat ekstrim antara satu wilayah dan wilayah lain.

Keunikan karakteristik lingkungan ini disempurnakan dengan karakteristik kepemilikan kebun kopi di Gayo yang tidak dikelola oleh satu perusahaan besar. Tiap kebun kopi di Gayo diusahakan oleh para petani kecil dengan rata-rata luas lahan di bawah dua hektar.

Sehingga keunikan karakteristik masing-masing kebun benar-benar terjaga.Ajaibnya, meskipun karakteristiknya sangat berbeda, skor kopi Gayo selalu di atas delapan puluh lima, yang artinya sangat istimewa.

Segala keunikan ini masih ditambah pula dengan fakta bahwa Gayo adalah produsen kopi organik nomer tiga terbesar di dunia.

Mengingat semakin meningkatnya kesadaran para peminum kopi dunia pada konsumsi produk-produk organik. Ini tentu merupakan keunggulan tak ternilai bagi Kopi Gayo.

Kopi Arabika Aceh Gayo sudah sejak puluhan tahun yang lalu dikenal sebagai salah satu kopi Indonesia terbaik. Kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo ini memiliki aroma dan rasa yang unik.

Kondisi alam Gayo yang sejuk dan bebas polusi membuat perkebunan kopi tumbuh subur disini.

Mayoritas penduduk Gayo hidup dari kopi.

Hampir sepanjang jalan di Gayo terbentang perkebunan kopi. Dari gunung ke gunung semua berisi perkebunan kopi, bercampur dengan buah-buahan lain nya.

Kopi Arabika Aceh Gayo  menjadi penyumbang devisa terbesar dari sisi ekspor kopi di Indonesia.

Kualitas terbaik dan pembinaan yang rutin dari pemerintah terhadap pasca panen membuat kualitas kopi Gayo selalu stabil dari waktu ke waktu.

Seluruh perkebunan di Gayo adalah perkebunan yang organik.

Mungkin hanya beberapa persen saja perkebunan yang non organik.

Hal ini berkaitan dengan budaya di Gayo yang dari dulu telah terbiasa membudidayakan kopi secara alami.

Hal ini membuat kopi Gayo mudah diterima di pasar Eropa dan Amerika, dimana mereka mengharuskan kopi yang di import adalah kopi organik.

Selain itu, kopi Aceh Gayo dikenal memiliki rasa rempah dah buah yang unik. Kombinasi ini membuat kopi Gayo menjadi kopi Indonesia yang paling banyak diminati selain kopi Toraja.

Aroma dari Kopi Arabika Aceh Gayo juga terkenal harum. Aroma nya yang harum makin terasa dengan metode penyeduhan tradisional ala Gayo yang dikenal sebagai “Kopi Tarik”.

JPW Coffee adalah produsen Kopi Arabika Aceh Gayo specialty grade. Kami memproduksi kopi Gayo hanya yang berkualitas Grade 1.

Green bean atau biji mentah di proses dengan cara yang ketat dan di sorting dengan teliti untuk menghasilkan kualitas ekspor.

Exit mobile version