Site icon nuga.co

Uniknya Tablet Google, Bisa Dicuci

Goggle memasuki segmen pasar “kecil” dengan mengkhususkan pembuatan tablet unik untuk kalangan dokter dan bisa dicuci.

Tablet produk Gogogle itu bukan sekadar anti-air. Ia juga bisa membuat penggunanya mencuci dengan cairan klorin untuk membersihkannya dari berbagai kuman berbahaya.

Yang pasti, tablet buatan Google ini bukan perangkat hiburan atau kerja kantoran.

Selama ini tablet merupakan salah satu bentuk obat dalam dunia kesehatan, namun Google baru saja membuat tablet khusus untuk dunia kesehatan.

Tablet buatan Google ini diciptakan khusus untuk membantu dokter dan tim media yang menangani pasien Ebola.

Salah satu keunggulan tablet buatan Google ini adalah bisa dicuci agar tidak terkontaminasi dengan bakteri atau virus berbahaya yang bisa membahayakan penggunanya.

Tidak dicuci dengan air biasa, tablet buatan Google ini bisa dicuci dengan cairan klorin untuk membersihkan tablet itu dari bakteri dan virus.

Perangkat genggam yang satu ini dipakai untuk menunjang kinerja dokter dan tim medis lain yang sedang menangani wabah Ebola.

Meski terkesan sepele, namun komputer tablet bisa berguna untuk banyak hal.

Salah satunya, seperti dikutip dari The Verge, , adalah mencatat rekaman medis pasien dengan cepat.
Bila tanpa tablet buatan Google tersebut, dokter dan tim medis memang masih bisa mencatat data yang dimaksud.

Namun, metode pencatatan itu menggunakan kertas dan membutuhkan prosedur yang rumit.

Pertama, dokter yang berada dalam wilayah karantina harus menuliskan rekaman medis pasien di atas kertas. Selanjutnya dokter tersebut mesti berjalan ke ujung wilayah karantina, meneriakkan informasi-
informasi medis yang didapatnya agar dicatat oleh dokter lain di luar tenda, dan menghancurkan kertas catatan yang digunakannya.

Bayangkan, betapa semua kerumitan itu hilang ketika muncul sebuah tablet yang bisa disterilkan menggunakan cairan klorin.

Jay Achar, dokter yang bertugas di Sierra Leone sebagai bagian dari Medecins Sans Frontieres bercerita pada Wired tentang tablet tersebut.

Saat itu, dia sempat meminta olong pada rekannya, Ivan Gayton, untuk mencari cara yang lebih efektif untuk mencatat rekaman medis pasien.

Gayton pun mendatangi para pengembang di Google.org demi memperoleh solusi. Tablet yang bisa dicuci tersebut kemudian muncul sebagai jawabannya.

Raksasa internet itu merancang tablet berbungkus polikabonat, sebuah senyawa yang terkenal karena ketahanannya pada suhu dan tekanan.

Efek dari bahan tersebut membuat perangkat genggam ini bisa dicelupkan ke dalam cairan klorin selama sepuluh menit, yang merupakan prosedur keamanan baku di wilayah wabah.

sumber: the verge

Exit mobile version