Site icon nuga.co

Status Teks Latar Berwarna di Facebook

Facebook memberi nuansa baru tampilannya dengan menyematkan opsi latar belakang berwarna pada status teksnya.

“Tidak lagi putih polos,” demikian disampaikan Facebook di blog resminya, Selasa, 18 April.

Facebook memang merupakan sebagai salah satu fitur tertua di layanan jejaring sosial tersebut yang masih berkutat dengan latar hitam putuh di status teksnya.

Untuk itu aplikasi itu ingin memberikan nuansa baru dengan menyematkan opsi background berwarna pada status teks.

Kemampuan ini sedang diuji coba di beberapa wilayah dan akan dirilis komersil dalam beberapa minggu ke depan, sebagaimana juga ditulis  TechCrunch hari ini

Ada beragam warna yang bisa dipilih sebagai background status.

Tak cuma satu warna, pengguna juga bisa membuat gradasi dari dua warna yang digabung.

Menurut Facebook, background warna-warni bertujuan untuk memberikan daya tarik secara visual pada status berformat teks sehingga lebih eyecatching.

Sejak pertama kali dirilis, status teks memang belum pernah diperbarui secara signifikan sampai akhirnya background berwarna ini dimunculkan.

“Kami mulai memberikan perubahan untuk membantu orang membuat postingan teks lebih visual,” kata perwakilan Facebook.

Untuk melihat apakah Anda termasuk pengguna beruntung yang mendapat pembaruan lebih cepat, silakan perbarui aplikasi Facebook di Google Play Store untuk Android atau iTunes untuk iOS.

Di Indonesia sendiri, beberapa pengguna Android dan iOS mengaku sudah mendapatkan fitur tersebut.

Jika Anda sudah memperbarui Facebook di Android atau iOS, buka aplikasi seperti biasa. Lantas pilih opsi untuk menulis status.

Jika ada bar pilihan warna di sisi bawah antarmuka, artinya Anda adalah pengguna beruntung. Jika belum, Anda harus menunggu beberapa saat ke depan untuk kebagian giliran.

Sebelumnya Facebook juga sudah mengupdate  aplikasi pesan instan Messengernya dengan menambahkan tombol reaksi, layaknya di layanan jejaring sosial itu.

Yang menarik, salah satu tombol reaksi itu adalah logo jempol ke bawah.

Tombol ini tidak tersedia di layanan jejaring sosial Facebook, tetapi khusus di aplikasi Messenger saja.

Pengguna harus meng-update aplikasi Messenger untuk bisa menggunakan fitur ini.

Banyak yang mengartikan tombol jempol ke bawah itu sebagai  tombol “Dislike”.

Menurut Facebook, tombol jempol ke bawah itu dibuat untuk mempermudah pengguna dalam memberi jawaban atas rencana atau ide yang diajukan oleh orang lain dalam sebuah percakapan.

Bocoran tombol reaksi berlogo jempol ke bawah ini sudah mulai ramai dibicarakan sejak awal Maret ini. Banyak yang menyebutnya sebagai cikal bakal tombol “Dislike” di layanan Facebook.

Namun ternyata, tombol jempol ke bawah ini dihadirkan Facebook ke layanan pesan instan Messenger. Facebook memiliki alasan tersendiri mengapa tidak ada tombol Dislike di layanannya.

Selain jempol ke bawah, tombol reaksi lain yang tersedia serupa dengan fitur di jejaring sosial, yakni love yang dimodifikasi, laugh, wow, sad, angry, dan like

Exit mobile version