Site icon nuga.co

Siap-siap, WhatsApp Bakal Dibanjiri Iklan

Facebook telah mengkonfirmasi bahwa layanan pesan instan miliknya, yakni WhatsApp akan mulai dijejali iklan pada tahun depan

Hal tersebut pun mulai diimplementasikan untuk pengguna aplikasinya versi iOS.

Seperti yang dilaporkan oleh WABetaInfo lewat cuitannya di Twitter, mengatakan bahwa WhatsApp sudah mulai menerapkan iklan di aplikasi iOS.

Nantinya iklan tersebut akan dimunculkan fitur Stories. Langkah tersebut diakui mengikuti apa yang dilakukan oleh Instagram sebelumnya.

WhatsApp sendiri diluncurkan pertama kali pada Sembilan tahun silam oleh Brian Acton dan Jan Koum.

Ketika itu, mereka mengatakan ingin menjaga aplikasinya bebas dari iklan dan sangat mementingkan privasi penggunanya.

Namun, pada empat tahun lalu  setelah diakuisi oleh Facebook, harapan kedua pendiri tersebut harus sirna, lantaran perusahaan Mark Zuckerberg ini melihat ada peluang bisnis di aplikasi pesan ini.

Tak mengherankan kejelian Facebook, sebab saat ini pengguna WhatsApp tembus satu setengah miliar pengguna yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

Soal iklan ini, Acton mengusulkan pengguna WhatsApp membayar, jika sudah menghabiskan jatah mengirim pesan gratis dalam jumlah tertentu.

“Dengan ini, tidak perlu kekuatan penjualan yang besar. Ini adalah bisnis sederhana,” kata dia.

Tapi usulan Acton ditolak oleh Chief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg. Alasannya metode itu tidak akan menghasilkan banyak uang. Pertentangan itulah yang menjadi salah satu alasan Acton akhirnya memutuskan mundur dari Facebook

Dan apa yang dikhawatirkan pengguna WhatsApp selama ini akan benar terjadi.

WhatsApp resmi mengonfirmasi bahwa aplikasi layanan pesan instan mereka akan kedatangan iklan.

Kabar itu diumumkan langsung oleh Vide President WhatsApp, Chris Daniels. “Kami akan menempatkan iklan di Status,” ungkap Daniels dlansir dari Trusted Reviews, Kamis pagi WIB

Daniels beralasan jika skema ini bisa menjadi ladang pundi-pundi baru bagi WhatsApp ke depannya. Khususnya bagi para pelaku bisnis untuk berhubungan langsung ke target konsumennya. Sayangnya, Daniels masih bungkam soal jadwal peluncuran iklan ini di WhatsApp.

Beberapa laporan menyebut jika monetisasi lewat iklan di tab Status ini akan mulai bergulir pada awal tahun depan

Sebelumnya memang beredar bocoran tentang iklan WhatsApp di platform Android dan iOS. Berita sebelumnya mengabarkan jika monetisasi WhatsApp akan didukung sepenuhnya oleh fasilitas sistem periklanan Facebook, yang menginduki WhatsApp dan Instagram.

Skema iklan di WhatsApp kemungkinan akan serupa dengan di Instagram.

Iklan akan muncul saat pengguna menggulir Stories, atau fitur Status kalau di WhatsApp. Kabar soal monetisasi WhatsApp sudah lama tersiar. CEO Facebook, Mark Zuckerberg disinyalir sudah lama menginginkan skema bisnis ini berlaku, bahkan sebelum diakuisisi

Itikad ini pula yang diakui pendiri WhatsApp, Brian Acton sbeagai salah stau alasan dirinya hengkang dari WhatsApp tahun lalu

Empat tahun setelah diakuisisi Facebook dengan nilai sembilan belas miliar dollar AS, WhatsApp kini memiliki satu setengah miliar pengguna di seluruh dunia, mendekati total pengguna Facebook sebesar dua koma tiga miliar.

Jumlah pengguna sebesar itu cukup meyakinkan bagi para pengiklan untuk mempromosikan produknya.

WhatsApp dari Facebook Selain mencari uang lewat iklan, WhatsApp juga mulai masuk ke area bisnis dengan menawarkan layanan berbayar WhatsApp Business, agar pelaku usaha untuk bisa langsung menghubungi pelanggan via pesan teks.

Perusahaan manapun yang menggunakan layanan ini akan dipungut biaya

Exit mobile version