Site icon nuga.co

Microsoft Paint Nggak Jadi Mati

Dua hari setelah memberitahu tentang “kematian” Paint, hari ini, Rabu, 26 Juli, Microsoft meralat seluruh berita itu dengan satu kalimat pendek, “Window Paint tak jadi mati.”

Urungnya kematian Paint itu karena Microsoft mendengat  jeritan para pengguna Windows yang menangisi kepergian Paint rupanya begitu dahsyat

Dalam sebuah posting pengumuman, Microsoft mengumumkan bahwa Paint akan tetap menyapa para pengguna Windows dari sebuah tempat baru.

“MS Paint akan tetap ada, hanya saja ‘rumahnya’ dipindah, yakni di Windows Store di mana ia akan bisa diunduh secara gratis,” kata General Manager Windows, Megan Saunders, sebagaimana ditulis di lanan surat kabar The Guardian.

Dengan kata lain, Paint memang tidak akan datang dalam keadaan terpasang secara default pada update Windows berikutnya.

Namun pengguna masih bisa memasang aplikasi tersebut dengan mengunduhnya dari Windows Store.

“Setelah tiga puluh dua tahun, MS Paint telah mengumpulkan banyak fans. Betapa luar biasa cinta yang ditunjukkan terhadap aplikasi tua yang terpercaya ini,” lanjut Saunders sentimentil.

Tidak disebutkan kapan persisnya Paint akan “berpindah rumah” ke Windows Store.

Yang jelas, Paint3D, aplikasi kreasi konten 3D baru dari Microsoft, bakal tetap ada dan terus memperoleh update di masa mendatang.

Paint sendiri diketahui sudah menjadi bagian dari Windows sejak versi pertama sistem operasi tersebut, Windows 1.0

Seiring waktu, Microsoft berangsur menerapkan pembaruan pada Paint, seperti dukungan format JPEG, TIFF, dan lain-lain.

Memang sudah sangat banyak program pengolah gambar lain yang jauh lebih mumpuni dibandingkan Paint.

Tapi, aplikasi ini sering menjadi pilihan untuk keperluan editing secara cepat dan sederhana karena selalu ada di Windows.

Sebelumnya, piranti lunak Paint, yang selalu disematkan dalam setiap sistem operasi Windows, ingindimatikan. Microsoft

Microsoft mengategorikan Paint sebagai depreciated feature atau fitur yang sudah tidak lagi sesuai dengan zaman.

Artinya, pada pembaruan Windows 10 yang akan dirilis tahun ini tak akan ada pengembangan untuk Paint.

Aplikasi Paint sudah ada sejak era Windows

Sejak perilisan perdana itu, Microsoft terus memperbaruinya  dan cara pengguna memakainya pun terus berkembang.

iturnya memang sangat terbatas, bahkan tidak bisa dibandingkan dengan aplikasi edit atau pembuat ilustrasi yang ada di masa sekarang.

Namun Paint merupakan aplikasi yang penting karena digunakan oleh banyak orang sebagai alat pembuat gambar pertamanya di komputer.

Microsoft sendiri kini telah memiliki Paint 3D. Sudah merupakan langkah yang wajar jika akhirnya perusahaan berhenti mengembangkan Paint orisinil dan beralih fokus pada penerusnya itu.

Untuk sementara waktu, Microsoft belum mengumumkan dengan jelas kapan Paint akan benar-benar dihapus dan tidak bisa dipakai, sebagaimana dilansir  The Verge

Satu hal yang bisa dipastikan, setelah mendapatkan kategori depreciated itu, maka hidup Paint sudah berakhir

Pengguna Windows tentu akrab dengan Microsoft Paint. Software gratisan untuk menggambar ini sudah menjadi bagian dari sistem operasi tersebut selama lebih dari 30 tahun.

Lantaran itu banyak pengguna yang sedih ketika Microsoft mengumumkan rencana untuk mengenyahkan Paint pada update Windows berikutnya.

Paint termasuk dalam daftar fitur yang akan dihapus dalam pembaruan Windows 10 Fall Creators Update. Pengembangan Paint sudah berhenti.

Exit mobile version