Site icon nuga.co

Instagram Perbaiki Bug-nya Usai Diretas

Instagram telah melewati masa menegangkan usai memperbaiki bug keamanan yang memungkinkan peretas mengakses informasi kontak penggunanya.

Pekan lalu, sekelompok hacker telah memasukkan alamat email dan nomor telepon enam juta akun Instagram untuk dijual di situs web yang disebut Doxagram, di mana pihak yang berkepentingan dapat mencari data kontak korban dengan menggunakan kripto.

Situs Doxagram telah diturunkan sejak insiden itu.

“Kami baru saja menemukan bug di Instagram yang bisa digunakan untuk mengakses alamat email beberapa orang dan nomor telepon bahkan jika tidak publik,” kata  Chief Technology Officer Instagram Mike Krieger dalam sebuah postingan blog pada hari Jumat.

“Tidak ada kata sandi atau aktivitas Instagram lainnya yang terungkap. Kami dengan cepat memperbaiki bug tersebut, dan telah bekerja sama dengan penegak hukum mengenai masalah ini.”

“Meskipun kami tidak dapat menentukan akun spesifik mana yang mungkin terkena dampaknya, kami yakin itu adalah persentase akun Instagram yang rendah. ”

Saat ini ada sekitar tujuh ratus  juta pengguna aktif Instagram.

Perusahaan juga telah memperingatkan pengguna untuk melakukan tindakan pengamanan tambahan.

“Kami mendorong Anda untuk waspada terhadap keamanan akun Anda, dan berhati-hatilah jika Anda mengamati aktivitas yang mencurigakan seperti panggilan masuk, teks, atau email yang tidak dikenal. Selain itu, kami mendorong Anda untuk melaporkan aktivitas yang tidak biasa melalui alat pelaporan kami,” tulis Krieger.

“Melindungi masyarakat sangat penting di Instagram sejak hari pertama, dan kami terus berupaya menjadikan Instagram tempat yang lebih aman.”

“Kami sangat menyesal ini terjadi,” tambahnya.

Selain itu Instagram  mengungkapkan adanya kekurangan dalam sistemnya yang memungkinkan penyerang cyber melihat nomor telepon dan email sejumlah selebriti.

Jaringan sosial milik Facebook ini mengatakan telah mengirimkan email ke beberapa anggota yang terverifikasi, untuk memberi tahu mereka akan hal ini.

Dikatakan bahwa mereka percaya “satu atau lebih” penyerang telah menargetkan bintang berprofil tinggi untuk mendapatkan informas

Instagram mengatakan bahwa kata sandi tidak dicuri, namun memperingatkan pengguna untuk mengawasi aktivitas yang mencurigakan di akun mereka. Pengguna terverifikasi diminta untuk “ekstra waspada” terhadap panggilan telepon tak terduga, teks, dan email.

Pelanggaran keamanan dimungkinkan karena adanya bug pada perangkat lunak perusahaan, namun bug tersebut telah diperbaiki.

Selain masalah bug, Instagram semakin memudahkan penggunanya untuk berinteraksi dengan para followernya.

Baru-baru ini, layanan berbagi gambar dan video tersebut memperkenalkan fitur baru, dan menjadikan bagian komentar sedikit lebih terorganisir.

Dilansir dari Neowin, Instagram telah mengumumkan bahwa mereka akan mengaktifkan thread komentar untuk lebih memudahkan pengguna membalas komentar di bawah postingan mereka.

ika kurang jelas, thread adalah fitur yang memungkinkan komentar melekat pada pesan balasan tertentu, mirip dengan sistem balasan pada induk Instagram, Facebook.

Perusahaan berharap agar update baru ini “membuat feed Anda menjadi tempat yang lebih baik untuk berbagi minat, inspirasi dan terhubung dengan orang lain.”

Update baru ini sekarang tersedia untuk iOS. Sementara pengguna Android harus menunggu sebentar lagi sebelum itu tiba di Google Play Store.

Exit mobile version