Site icon nuga.co

Ini Dia Fitur Asik Facebook, “Slideshow”

Facebook datang lagi dengan fitur terbaru yang bisa sangat mengasikkan pengguna berupa fitur berbagi foto dan video. Fitur itu dinamai dengan “slideshow.”

Untuk sementara, fitur ini, menurt tulisan di laman situs “ubergizmo,” Rabu, 29 Juni 2016, hanya bisa dinikmati pengguna platform iOS di seluruh dunia.

Facebook  ingin memberi pengalaman baru berbagi foto di jejaring sosial dengan “slideshwe” ini .
Sesuai namanya, slideshow akan menampilkan foto-foto secara berurutan.

Foto yang ditampilkan diambil dalam kurun satu hari dua puluh empat jam.

Aplikasi akan mengetahui foto atau video yang diambil dalam kurun waktu itu, lalu membuatnya sebagai gambar berurutan (slideshow) yang bisa dibagikan di linimasa.

Pengguna Facebook di iPhone bisa melakukan penyesuaian sendiri, seperti urutan foto, efek transisi, dan memberi tag teman.

Atau Slideshow yang disajikan Facebook bisa dibiarkan begitu saja jika pengguna tidak ingin mem-posting.

Saat ini, terdapat 10 tema yang bisa dipilih untuk membuat Slideshow, seperti epic, playful, nostalgic, dan birthday, masing-masing memiliki gaya dan musik pengiring sendiri.

Menurut Facebook,  mereka akan menambah lebih banyak lagi tema untuk Slideshow ke depannya.

Fitur ini sebenarnya bukan hal yang baru. Facebook sebelumnya telah mengujinya kepada beberapa pengguna terpilih di beberapa negara, dan menyediakannya di aplikasi berbagi foto miliknya, Moments.

Langkah Facebook membuat Slideshow ini dinilai sebagai jawaban mereka terhadap fitur sejenis yang dimiliki pesaing, seperti Apple dan Google.

Apple baru-baru ini mengenalkan fitur Memories di sistem operasi mobile terbaru mereka, iOS 10. Sementara Google Photos selama ini memiliki fitur Movies Assistant untuk membuat slideshow foto atau video.

Yang belum diketahui  adalah kapan Facebook akan membawa Slideshow bagi pengguna platform Android.

Sebelumnya, dua bulan lalu, atau tepatnya April 2016,  Facebook juga telah merilis fitur terbaru untuk Apple iOS  yang bisa membuat orang buta   melihat atau mengenali berbagai foto.

Cara yang Facebook lakukan adalah  dengan membacakan deskripsi setiap foto yang ditemui di linimasa media sosial tersebut.

Facebook memang telah lama berusaha mengembangkan kecerdasan buatan yang bisa mengenali berbagai objek dalam sebuah foto.

Mereka memakai jejaring syaraf yang meniru fungsi otak untuk mengenali objek. Selanjutnya mereka melatih kecerdasan buatan tersebut memakai jutaan contoh gambar.

Facebook menyatakan ketersediaan  kecerdasan buatan itu di aplikasi Facebook untuk perangkat mobile berbasis iOS.

Wujudnya adalah fitur bernama Automatic Alternative Text.

Fitur tersebut memungkinkan saat pengguna menjelajah linimasa dan menemukan foto, fitur tersebut otomatis membuat deskripsi.

Berbagai objek di dalam foto akan disebutkan sehingga bisa didengar pengguna tunanetra.

Misalnya mengatakan, “Foto ini berisi tiga orang, tersenyum, dan berada di luar ruangan.”

Sementara ini, Automatic Alternative Text baru bisa mendeskripsikan foto ke dalam bahasa Inggris. Hanya pengguna di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia serta Selandia Baru yang bisa memakainya.

Facebook berencana merilis fitur itu ke berbagai negara, bahasa serta platform lain dalam waktu dekat.

Exit mobile version