Site icon nuga.co

Google Map Tak Butuh Akses Internet

Kesulitan pemanfaatan Google Maps, yang selama ini dikaitkan dengan koneksi akan bisa teratasi dengan penambahan kemampuan aplikasi ini lewat offline

Google, kini, sebagaimana diberitakan “the verge,” Jumat, 29 Mei 2015, telah melakukan update pada aplikasi peta untuk platform mobile, Android dan iOS.

Raksasa mesin pencari ini mengumumkan Google Maps for iOS 3.0 dan Google Maps for Android 8.0 dengan menyertakan beberapa fitur baru yang manarik, termasuk kemampuan untuk menyimpan peta secara offline dan pengguna bisa mengakses peta tersebut tanpa perlu koneksi Internet.

Untuk mendownload peta secara offline, pertama Anda harus menyentuh tombol “profile” di bagian kanan atas, scroll ke bawah dan sentup pilihan “Offline maps” dan pilih peta yang Anda ingin simpan.

Anda bisa menyimpan peta sebuah wilayah yang luas. Para pengguna bisa menyimpan hingga enam peta offline, menurut Google.

Jika sebuah area yang ingin disimpan terlalu besar, Google Maps akan menyarankan pengguna untuk me-zoom in dan menyimpan peta itu.

Sekali peta tersimpan, Anda bisa menikmati berbagai fitur Google Maps secara offline tanpa koneksi Internet selama GPS ponsel atau peralatan Anda dinyalakan. Fitur ini bisa berguna di wilayah-wilayah miskin sinyal atau di luar daerah atau negeri di mana biaya roaming berlaku.

Mengetik “OK Maps” di kotak pencarian saat melihat sebuah peta juga akan menyimpan peta itu untuk digunakan secara offline.

Beberapa fitur termasuk satelit, terrain, indoor maps dan 3D building tidak tersedia secara offline. Direction dan Navigations juga tidak akan tersedia secara offline.

Selain itu modus navigasi ditingkatkan dan menyediakan bagi semua pengguna kemampuan untuk melihat waktu tempuh perjalanan, jarak tempuh dan estimasi ketibaan di lokasi yang dituju.

Selain itu, aplikasi peta buatan Google ini juga bisa memberikan rute alternatif yang bisa dilalui pengguna.

Saat ini Google juga telah memperbarui Google Search untuk Android dengan menambahkan sejumlah fitur penting untuk Google Now. Mulai sekarang, kartu-kartu informasi di Google Now akan tetap muncul meskipun pengguna terputus dari koneksi internet. Anda bisa mengunduh versi baru ini langsung dari Google Play.

Sebelumnya, Google Now tak bisa menampilkan kartu informasi ketika perangkat tak terhubung dengan internet.

Dengan pembaruan ini, fitur tersebut akan mengeluarkan peringatan “Content was last updated x hours ago” sembari tetap menampilkan informasi penting.

Meskipun terlihat sederhana, pembaruan ini penting bagi mereka yang mengandalkan Google Now untuk petunjuk jalan, misalnya, atau melihat jadwal kereta.

Ini bukan kali pertama Google menghadirkan layanan tanpa membutuhkan koneksi internet. Google Drive untuk Docs, Sheet, dan Slide misalnya, atau untuk terjemahan offline Google Translate juga tetap dapat digunakan tanpa adanya koneksi internet.

Offline maps sebenarnya telah ditambahkan ke Google Maps sejak 2012. Fitur tersebut memungkinkan memilih dan menyimpan daerah tertentu di Google Maps dan melihatnya tanpa butuh koneksi data. Tapi tak banyak yang bisa dilakukan dengan peta offline tersebut.

Inilah yang hendak dikembangkan oleh Google. Nantinya, Google mengatakan bahwa offline maps bakal bisa bekerja layaknya pengguna berada dalam kondisi online, termasuk bisa menjalankan navigasi turn-by-turn serta informasi dan rating lokasi-lokasi.

“Sekarang saya bisa mencari dan menjelajahi dunia yang sebenarnya, baik secara online maupun offline,” ujar Fitzpatrick ketika mendemonstrasikan Google Maps Offline.

Komponen GPS di ponsel sendiri bisa berjalan secara mandiri tanpa tergantung sambungan internet, jadi posisi pengguna di peta selalu bisa ditentukan saat sedang tak ada koneksi data.

Sayang, Google tak menjelaskan kapan persisnya fitur offline Google Maps bisa mulai digunakan. Hanya disebutkan bahwa implementasinya akan dimulai “tahun ini”.

Selain Maps, fitur offline juga telah tersedia di layanan video sharing YouTube. Peramban Chrome juga direncanakan memiliki fitur khusus yang akan menganalisis kecepatan jaringan dan melakukan optimalisasi agar browsing internet bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Google sengaja menyesuaikan layanan-layanannya agar mampu bekerja dengan keterbatasan koneksi internet, dengan tujuan lebih jauh merangkul para pengguna layanannya di negara-negara berkembang.

Exit mobile version