Site icon nuga.co

Google Lens Kini Ada di Semua Ponsel Pixel

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya, Googl mendistribusikan juga fitur Google Lens.

Dan para pemilik ponsel Pixel dan Pixel 2 jadi yang pertama memiliki fitur tersebut.

Google Lens pertama kali diperkenalkan pada ajang Google I/O — acara terbesar tahunan yang digelar di Mountain View, Amerika Serikat.

Lens merupakan fitur yang bergantung pada kecerdasan buatan atai dikenal dengan AI  dan kamera.

“Saat kalian menggabungkannya, Google Lens dengan Google Assistant, yang dibangun dari teknologi serupa, kalian bisa segera tahu apa yang kalian lihat,” tulis Google.

Tujuan fitur Lens adalah memudahkan seseorang mengenali suatu objek visual tertentu yang asing bagi mereka.

Google Lens sepintas serupa Google Asisstant, bedanya kinerja Lens mengandalkan kamera, sementara Assistant menerima perintah dari suara.

Pada Selasa kemarin, Google resmi menggulirkan Lens ke semua ponsel Pixel.

Namun fitur ini masih terbatas hadir di beberapa negara saja, seperti AS, Inggris, Australia, Kanada, India, dan Singapura.

Ketika dicoba menelusuri, fitur ini masih absen di ponsel Pixel yang beredar di Indonesia.

Dengan rilis resmi ini, fitur Google Lens bisa diakses langsung dari laman Google Assistant. Ikon Lens berada di pojok kanan bawah layar.

Cukup mengarahkan kamera ponsel ke objek visual, Lens akan ‘menerjemahkan’ gambar tersebut.

Berdasarkan rilis resmi Google di blognya, setidaknya ada empat objek visual yang dipastikan bisa dibaca oleh Google Lens.

Pertama adalah teks, lalu bangunan istimewa suatu kota, karya seni, hingga kode batang

Untuk teks, Google Lens bisa membaca apa saja yang tertulis di kartu nama, URL suatu situs, sampai nomor telepon. Dengan fitur ini, proses manual mengetik ulang teks ke ponsel tak lagi dibutuhkan.

Lens dapat berguna untuk mereka yang sedang berwisata, terutama di perkotaan. Cukup mengarahkan kamera ke bangunan atau gedung khas di kota yang dikunjungi, Google Lens akan menampilkan nama dan sejarah bangunan tersebut.

Google Lens juga bisa dipakai untuk mengenali informasi lengkap suatu buku, lukisan, atau film. Caranya tetap sama, arahkan kamera ke wajah karya seni itu.

Dan terakhir, Lens bisa dipakai mengenali suatu produk melalui kode batang atau kode QR yang tertera.

Dengan rilisnya fitur ini ke semua pengguna Pixel dan Pixel 2, mengakses Google Lens tak lagi lewat Google Photos.

Pada edisi preview, Google Lens bisa diakses ketika foto objek sudah diambil, sehingga harus membuka galeri Google Photos terlebih dahulu sebelum bisa mengaktifkannya.

Untuk diketahui Lens tak ubahnya Google Googgles yang sempat dikembangkan Google, namun memiliki keterbatasan hanya pada link terkait.

Namun kebolehan Lens yang cukup mengejutkan adalah kemampuannya mengetahui username dan password WiFi.

Dalam video peraga, Google memperlihatkan bagaimana melalui kamera, sebuah ponsel bisa langsung terhubung dengan internet melalui WiFi.

Cara kerjanya pun sederhana.

Mengutip TechCrunch, Lens bisa bekerja hanya dengan mengarahkan kamera ponsel ke stiker yang tertera di router WiFi dan secara otomatis ponsel akan tersambung ke internet.

Dengan cara kerja yang sama, Google Lens juga dapat dimanfaatkan mengulik informasi tentang sebuah tempat makan.

Hanya dengan mengarahkan kamera ke muka sebuah tempat makan, informasi terkait seperti nama, rating, dan lainnya bisa segera diketahui.

Pada dasarnya teknologi Lens mengubah sifat kamera menjadi lebih interaktif. Google menempatkan kamera tak lagi sebagai alat penangkap momen belaka, namun juga sebagai ‘penerjemah’ keadaan sekitar pemilik ponsel.

Kemampuan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Google dengan mengintegrasikannya lebih jauh ke aplikasi Google Assistant.

Dengan integrasi tersebut, Google Lens bisa menerjemahkan tulisan asing hingga membuat agenda di kalender cukup menggunakan lensa kamera sehingga tak perlu repot mengetik jadwal di kalender.

Exit mobile version