Site icon nuga.co

Harga Kacamata Google Glass Kemahalan

Ingin trendy dengan kacamata “smarth” produksi Google? Kalau ingin rogoh saja kocek Anda dan tebus dengan Rp 17, 3 juta. Atau kalau US Dolarnya, 1,500.

Kemahalan? Tentu tidak bagi mereka yang berkantong tebal. Dan Anda tentu akan asyik dan terlihat tren kalau memakainya. Perangkat kacamata pintar Google Glass telah dijual bebas selama satu hari pada 15 April lalu.

Harga yang terbilang tinggi itu sama dengan yang ditarik Google dari para beta tester yang termasuk dalam program Glass Explorer.

Benarkah Google Glass memang semahal itu? Situs Teardown.com mencoba mencari tahu dengan membongkar kacamata pintar tersebut dan menelusuri harga masing-masing komponen.

Hasilnya? Diperkirakan ongkos material Google Glass sebenarnya tak lebih dari 80 dollar AS atau sekitar Rp 930.000.

Sebagaimana dikutip oleh ArsTechnica, penjabaran nilai komponen yang dijabarkan Teardown mencakup kamera 5 megapixel (5,66 dollar AS), memori flash NAND 16GB (8,18 dollar AS), dan seterusnya dari sudut pandang pembelian dalam jumlah besar.

Komponen paling mahal adalah prosesor Texas Instrument OMAP 4430 yang harganya disebut sebesar 13,96 dollar AS.

Menanggapi laporan dari Teardown, juru bicara Google mengatakan bahwa perkiraan harga komponen tersebut tak benar.

“Ongkos pembuatan Glass Explorer Edition jauh lebih besar,” tulisnya dalam sebuah e-mail kepada PCMagazine. Tetapi, ia tak merinci lebih jauh berapa persisnya biaya produksi yang dikeluarkan Google.

Adapun Teardown hanya membuat estimasi kasar yang didasarkan pada harga komponen. Angka total dalam perkiraan tersebut belum menghitung biaya riset dan pengembangan, serta pembuatan aplikasi dan layanan yang berjalan di perangkat itu.

Glass juga dirakit dalam jumlah terbatas di California, AS, sehingga memerlukan biaya relatif lebih tinggi dibandingkan gadget mobile lain yang umumnya diproduksi massal di Asia.

Namun, tetap saja hasil penelusuran Teardown menimbulkan tanda tanya besar seputar keputusan Google menjual mahal perangkat kacamata pintarnya. Terlebih, perkiraan nilai total harga komponen yang diajukan tak sampai 10 persen dari harga yang dipatok oleh raksasa internet tersebut.

Google Glass termasuk dalam teknologi gadget.

Selama ini Google Glass hanya bisa didapatkan oleh mereka yang berpartisipasi dalam program Glass Explorer, di mana pemiliknya sekaligus berperan sebagai penguji perangkat yang masih berstatus beta itu.

Nah, pada penjualan bebas di AS dua pekan lalu siapa pun bisa membeli Google Glass dengan merogoh kocek sebesar 1.500 dollar AS.. Banderol tersebut sama dengan harga Google Glass yang ditawarkan untuk para peserta Glass Explorer.

Di samping perangkat kacamata pintar itu, para pembeli nantinya juga akan mendapat bonus berupa lensa kacamata hitam atau frame kacamata untuk para pengguna yang perlu mengenakan kacamata sungguhan (prescription glass).

Dalam sebuah posting blog, Google mengatakan bahwa penjualan bebas Glass tadinya baru akan diumumkan minggu depan. Tetapi, sebuah bocoran dokumen internal yang dipublikasikan oleh The Verge tampaknya telah “membuka kartu” raksasa internet tersebut sehingga terpaksa mengumumkan lebih awal.

Google pertama kali membuka pre-order untuk Google Glass pada konferensi Google I/O tahun 2012 lalu. Kala itu sebanyak 2.000 pesanan diterima. Sebanyak 8.000 pesanan tambahan datang menyusul pada tahun yang sama setelah Google menyelenggarakan program #ifihadglass.

sumber: pc magazine dan the verge

Exit mobile version