Site icon nuga.co

Benar, Hadirnya Ponsel Lipat Samsung

Benar saja, tahun depan, Samsung bakal memiliki  ponsel pintar terbaru, berupaponsel dengan layar OLED yang bisa dilipat

Laporan dengan akurasi tinggi dari “boomberg,” Rabu, 08 Juni 2016, menulis, salah satu modelnya akan diperkenalkan  dan  bakal bisa dilipat dua.

Model lain akan memakai layar 5 inci yang dapat dikembangkan.

Menurut “Bloomberg,”  ponsel ini sudah akan  diumumkan pada pameran Mobile World Congress 2017 di Barcelona, Spanyol, bulan Februari mendatang.

Ponsel yang layarnya tidak ditekuk ini, kabarnya tidak akan diadopsi pada ponsel model Galaxy S.

Inisiatif ponsel layar lipat akan diberi kode nama Project Valley, sebuah nama yang pertama kali dilaporkan oleh SamMobile pada setahun lalu.

Dengan model macam ini Samsung diharapkan bisa mengguncang industri ponsel untuk beralih dari teknologi layar LCD ke LED, sekaligus menyaingi pesaing terbesarnya, Apple iPhone.

Media itu juga menguatkan laporan bahwa ponsel Galaxy Note mungkin akan melewatkan nomor seri berikutnya, untuk langsung lompat  guna menyelaraskan dengan Galaxy S.

Sebelumnya kehadiran ponsel lipat itu, Samsung telah merilis satu ponsel lainnya, untuk  kelas menengah, Galaxy J3  yang ditujukan untuk pasar anak muda.

Peranti ini mempunyai kelebihan dalam menghemat data internet.

Untuk menangkap gambar, terdapat kamera belakang 8 MP dan kamera depan 5 MP.

Untuk memaksimalkan hasil gambar pada saat kondisi rendah cahaya, sisi depan dan belakangnya dilengkapi dengan sebuah LED Flash.

Spesifikasi hardwarenya memang tergolong biasa-biasa saja.

Namun Samsung menyematkan fitur Ultra Data Saving pada ponsel ini.

Bekerja sama dengan Opera, kita berangkat dari kebutuhan Indonesia. Kita ingin konsumen Indonesia mengoptimalkan penggunaan konsumsi datanya.

Sejatinya, Ultra Data Saving sebenarnya bukanlah fitur yang baru.

Hanya saja, baru di Galaxy J3, Samsung menyajikan fitur tersebut di lini ponsel menengah.

Fitur Ultra Data Saving tadinya hanya ada di lini Samsung Galaxy di kelas premium. Tapi sekarang kita bawa fitur ini ke kelas menengah.

Untuk bisa menghemat data, Ultra Data Saving melakukan pemblokiran terhadap berbagai aplikasi yang berjalan di background.

Samsung dalam kesempatan lainnya juga  membawa fitur baru ke Indonesia yang diperuntukkan bagi konsumen yang mengendarai sepeda motor, yang mereka sebut sebagai S-Bike.

Banyaknya pengendara motor di Indonesia membuat Samsung terinspirasi untuk menghadirkan fitur baru ini, yang diharapkan bisa meminimalkan kecelakaan.

S-Bike memungkinkan pengguna untuk mencegah panggilan masuk dan bisa diaktifkan ketika pengguna sedang mengendarai motor.

Fiturnya berangkat dari apa yang dibutuhkan konsumen Indonesia. Kita coba gali dari sisi keamanan dan kenyamanan, apalagi di Jakarta banyak pengguna kendaraan bermotor

Jika pengguna sudah mengaktifkan fitur S-Bike di ponselnya, maka otomatis ketika ada panggilan masuk, mesin penjawab akan memberitahun ke penelepon bahwa pengguna sedang berkendaran di jalan.

Namun jika panggilan tersebut dirasa penting dan darurat, penelpon bisa menekan tombol angka 1 pada modul dialer, maka pengendara akan mendapatkan sebuah notifikasi.

Meski begitu, untuk bisa menjawab panggilan masuk, penerima telepon harus menghentikan kendaraannya terlebih dahulu.

Fitur S-Bike saat ini baru terdapat di ponsel pintar Samsung Galaxy J3.

Perusahaa asal Korea Selata itu berencana menghadirkan fitur tersebut ke berbagai perangkat lain.

Exit mobile version