Site icon nuga.co

Aplikasi Foto Prisma Tak Lelet Lagi

Aplikasi pengedit foto Prisma berhasil mengusir keleletannya lewat  kemampuan yang sama dengan aplikasi lainnya  di platform Android

Sebelumnya, aplikasi ini membutuhkan koneksi internet untuk beroperasi.

Hal ini meneybabkan  proses pengeditan menjadi sangat lambat  karena bergantung pada stabilitas jaringan.

Akhir Agustus lalu, pengguna Prisma di platform iOS sudah bisa mengedit foto tanpa koneksi internet.

Seperti yang ditulis laman situs  AndroidAuthority, Selasa, 11 Oktober 2016, enam puluh  persen filter di Prisma sudah bisa digunakan untuk mengedit foto secara offline.

Atas keberhasilan ini Prisma sedikit sombong menyatakan ke depannya seratus  persen filter yang tersedia bisa digunakan secara offline.

Namun belum jelas kapan realisasi dari rencana itu.

Dengan mode offline, proses pengeditan mengandalkan CPU pada smartphone. Jadi, ponsel high-end dengan prosesor berotak apik bakal sangat memudahkan pengoperasian Prisma tanpa internet.

Menurut Co-founder Prisma, Aram Airapetyan, pemrosesan satu filter ke foto membutuhkan waktu dua detik untuk perangkat tertentu.

Dengan mode offline ini, tak ada lagi notifikasi bahwa Prisma kelebihan kapasitas akibat server tak mampu menopang pengeditan yang terlampau banyak.

Prisma offline di Android cuma bisa digunakan pengguna Lollipop.

Prisma mengatakan sedang mempersiapkan kemampuan offline untuk versi KitKat 4.4.

Aplikasi Prisma mampu mengubah foto biasa menjadi karya seni bercita rasa tinggi. Pengguna cukup membidik foto apa saja, baik selfie maupun pemandangan alam.

Tiap-tiap filter akan mengubah foto menjadi sketsa pensil, lukisan realis, atau lukisan-lukisan dengan gaya yang beragam.

Pengguna juga bisa menyetel intensitas pengeditan dengan menggeser skala pada layar.

Bagi Anda yang belum mengunduh Prisma, aplikasi ini tersedia di iOS dan Android.

Sebelumnya, kehadiran aplikasi ini sempat bikin heboh pengubah foto karena hasilnya bagaikan  karya seni

Prisma sendiri mampu mengubah foto biasa menjadi karya seni bercita rasa tinggi.

Pengguna cukup membidik foto apa saja, baik selfie maupun pemandangan alam. Setelahnya, pemain bisa memilih filter yang tersedia pada Prisma.

Tiap-tiap filter akan mengubah foto menjadi sketsa pensil, lukisan realis, atau lukisan-lukisan dengan gaya yang beragam. Pengguna juga bisa menyetel intensitas pengeditan dengan menggeser skala pada layar.

Aplikasi ini menggunakan kombinasi dari jaringan saraf tiruan alias neural networks dengan intelijen buatan atau artificial intelligence untuk mengaplikasikan filter.

Sebelumnya, aplikasi manipulasi foto ini hanya tersedia di platform iOS saja.

Prisma sudah beredar di Google Play Store.

Memang banyak sekali aplikasi tiruan yang menggunakan nama Prisma di Play Store, pastikan aplikasi yang Anda unduh adalah buatan pengembang Prisma Labs, Inc.

Sebelumnya, pada minggu lalu, Prisma membuka pendaftaran bagi pengguna Android yang berminat mencoba versi beta aplikasinya.

Aplikasi Prisma mampu mengubah foto biasa menjadi karya seni bercita rasa tinggi.

Pengguna cukup membidik foto apa saja, baik selfie maupun pemandangan alam.

Terdapat tiga puluh enam filter foto yang bisa dipilih oleh pengguna.

Tiap-tiap filter akan mengubah foto menjadi sketsa pensil, lukisan realis, atau lukisan-lukisan dengan gaya yang beragam.

Pengguna juga bisa menyetel intensitas pengeditan dengan menggeser skala pada layar.

Aplikasi ini menggunakan kombinasi dari jaringan saraf tiruan alias neural networks dengan intelijen buatan atau artificial intelligence untuk mengaplikasikan filter.

Prisma sendiri sangat digemari di platform iOS.

Pihak pengembang mengklaim sudah ada empat ratus  juta foto yang di-Prisma-kan dan sepuluh koma enam juta instalasi di iOS semenjak pertama kali dirilis pada awal Juli ini.

Jika ingin melihat foto-foto hasil pengeditan netizen lain, Anda bisa mengecek tanda pagar #Prisma di Twitter dan Instagram.

Dari situ, Anda bakal tahu seberapa heboh netizen saat ini dengan aplikasi tersebut.

Exit mobile version