Site icon nuga.co

Vinales Targetkan Podium Lagi di Motegi

Maverick Vinales naik podium di MotoGP Thailand lantaran motornya dirasa cukup baik. Pebalap Yamaha itu berharap tungganganya kembali normal di MotoGP Jepang.

Vinales finis ketiga di Sirkuit Buriram dalam MotoGP Jepang pekan lalu. Ia mengakhiri puasa podium tim Garpu Tala dalam lima balapan terakhir.

Dalam sebuah kesempatan usai balapan di Thailand, terlihat Vinales sempat berbicara dengan petinggi Yamaha. Dalam obrolannya, ia menyebut butuh pemberat untuk bagian belakang motornya.

Di Buriram, Vinales membenahi masalah keseimbangan motornya. Hasilnya, ia menilai YZR-M1 sudah kembali seperti biasa alias motor yang bisa kembali bersaing.

Selanjutnya, MotoGP akan digelar di Jepang. Vinales pun berharap agar motornya bisa terasa ‘normal’ lagi sehingga dirinya mampu bersaing kembali di lintasan.

“Di Buriram seperti menaiki Yamaha ‘normal’. Mari lihat apakah kami bisa mendapatkannya untuk yang berikutnya di Jepang,” katanya seperti dilansir Crash.

“Saya ingin tahu apakah perubahan keseimbangan pada motor dapat membantu di Jepang … Saya percaya itu adalah perubahan yang kami lakukan yang membantu [di Buriram], tetapi ban belakang juga berbeda,” jelasnya.

MotoGP Jepang akan digelar di Sirkuit Motegi, pecan  mendatang. Di sana, pebalap Repsol Honda Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juaranya

Sementara di Thailand, meski tidak menjuarai seri balap setidaknya Vinales bisa mengakhiri balapan di tempat ketiga diikuti Rossi pada tempat keempat.

“Jujur saja ini cukup aneh karena pada seri Aragon performa saya kurang baik, jadi ini mustahil,” ujar Vinales dikutip Autosports, Senin (8/10/2018).

“Akhir pekan ini merupakan kekuatan kami. Saya merasa kuat di sektor dua dan tiga saat motor harus kencang di tikungan. Ini sebenarnya bukan merupakan kekuatan utama kami. Akhir pekan ini sangat baik rasanya seperti mengendarai Yamaha yang sudah normal, ” lanjutnya.

Vinales memang sempat tercecer hingga posisi tujuh padahal ia memulai balapan dari tempat keempat. Sedangkan kondisi berbeda dialami Rossi. Memulai balapan dari posisi kedua, Rossi harus menyelesaikan balap di tempat keempat.

“Saya yakin kami melakukan perubahan tetapi ban belakang juga berbeda. Pastinya itu membantu kami saat berada di tikungan, mari kita lihat apakah itu disebabkan ban baru atau memang perubahan di motor sudah berhasil,” tutur Vinales.

Perbaikan pada motor bukan satu-satunya hal yang membuat motor Vinales normal lagi. Berat juga disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi motor Vinales kembali kencang.

“Saya memiliki motor yang berbeda. Berat badan saya di atas motor juga berbeda. Saya mengendarai motor seperti yang saya minta kepada Yamaha beberapa bulan terakhir,” ucap Vinales

Sementara itu, Yamaha cukup serius mendengarkan keluhan Valentino Rossi juga Maverick Vinales.

Seperti diketahui dalam beberapa seri terakhir duo pebalap Yamaha itu kesulitan menembus podium setelah GP Jerman.

Rossi beberapa kali mengatakan motornya tak bisa berakselerasi dengan kencang akibat adanya masalah pada sistem keelektronikan

Menanggapi hal itu, pabrikan berlambang garpu tala itu tak mau berlarut-larut dalam permasalahan.

Diberitakan Motorcyclesports pada Agustus lalu, Yamaha memanggil Michele Gadda.

Gadda merupakan seorang mekanik asal Italia yang pernah bekerja di Ducati dan saat ini menangani Yamaha pada ajang World Superbike. Ia diketahui memiliki keahlian dalam bidang elektronik.

Ia juga bekerja di Magnetti Marelli dalam menangani single electronic unit untuk MotoGP.

Gadda kabarnya sudah pernah berkontribusi bagi tim Yamaha di MotoGP saat melakoni seri Ceko, Inggris, serta Misano.

Yamaha diprediksi tak bakal membawa banyak fitur baru agar motornya bisa kembali kencang agar bisa bersaing dengan para rival seperti Honda dan Ducati.

Pada seri perdana MotoGP Thailand di Sirkuit Chang International kedua pebalap Movistar Yamaha ini tampil mengejutkan. Rossi misalnya bisa memulai balapan dari tempat kedua namun harus puas finis di posisi keempat.

Exit mobile version