Site icon nuga.co

Valentino Rossi Sudah Mulai Menua

Performa Valentino Rossi pada sesi pertama  latihan bebas pertama di Sirkuit Losail, Qatar, Kamis malam WIB, masih kurang apik dan ia berada di peringkat ke sembilan, terpaut jauh dari rekan satu timnya di Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang berada di puncak.

“Performa saya tidak fantastis dan saya tidak merasa baik,” kata Rossi, seperti dikutip dari GP One. “Tapi di akhir sesi latihan bebas, kami menemukan sesuatu yang bisa membantu kami.”

Faktor yang disebut Rossi bisa mendukung performanya adalah ketika ia menggunakan ban tipe lunak.

Dengan cengkraman ban yang lebih bagus, Rossi bisa melaju dengan kencang.

Di sesi pramusim, Rossi memang sering kali kesulitan untuk mengendalikan ban depannya.

“Saya lebih cemas dengan pilihan ban medium yang akan digunakan saat balapan. Mungkin modifikasi pengaturan bisa membantu untuk mengatasi masalah ban saat balapan ini,” katanya. “Mari lihat esok hari dan kami berharap cuaca yang bagus.”

Berbeda dari Rossi, pebalap Movistar Yamaha lain Maverick Vinales kembali meneruskan performa apiknya di sesi latihan bebas.

Vinales bukan hanya jadi yang tercepat, tapi juga memecahkan rekor putaran tercepat di Losail.

Vinales sukses melakukannya dalam kondisi berangin yang membuat 23 pebalap lainnya kesal.

“Jika Anda merasa seperti ini, dan Anda memiliki kepercayaan diri, Anda bisa mendorong lebih keras. Semua hal bekerja dengan baik,” kata Vinales soal penampilannya.

Sesi latihan bebas kedua dan ketiga akan digelar pada Jumat ini.

Sebelumnya, Rossi memang  sudah memperkirakan Maverick Vinales akan memanaskan persaingan dalam perebutan gelar juara ketika mendapatkan kursi di tim Movistar Yamaha.

Hanya saja, Rossi tak menyangka perkembangannya akan sejauh ini.

Vinales memang jadi pebalap yang paling bersinar dalam tiga kali pramusim MotoGP 2017 dengan beberapa kali jadi yang tercepat.

Ia juga mendapatkan berbagai pujian dan diprediksi memberikan persaingan ketat pada Marc Marquez.

Rossi pun termasuk salah satu yang memperkirakan Vinales akan jadi salah satu saingan terberatnya.

“Vinales dan Marquez adalah yang terkuat, mereka sangat cepat dalam tes pramusim. Tapi hal yang sama juga bisa dikatakan untuk Ducati bersama dengan Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo,” kata Rossi ketika ditanyai dua pesaing terberatnya, seperti dikutip dari GP One.

“Lalu jangan lupakan Dani Pedrosa. Tuh, saya sudah menyebut lima sampai enam orang.”

Sejak Vinales dipilih untuk menggantikan Lorenzo yang hengkang ke Ducati, Rossi sudah memperkirakan bahwa ia akan jadi pesaing yang berat.

“Ketika saya tahu Lorenzo akan pergi dan Maverick menggantikannya, saya berkata pada diri saya sendiri: duh, ia sangat kuat dan juga muda, bahkan lebih muda dari Lorenzo. Tapi saya tidak mengira ia jadi sangat cepat sejak awal.”

“Ia tampaknya lebih cepat dari Lorenzo, dan hal itu sedikit mengejutkan saya.”

Rossi sendiri mengawali musim ini dengan berbagai kesulitan, terutama dalam mendapatkan pengaturan motor yang sesuai.

Pada sesi pramusim terakhir di Sirkuit Losail, Qatar, Rossi bahkan tak melakukan simulasi balapan sama sekali karena tak merasa punya kecepatan yang baik.

“M1 2017 membutuhkan pengaturan yang sedikit berbeda dan juga gaya membalap yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu. Vinales sudah mampu menginterpretasikannya dengan lebih baik.”

Rossi yang masih antusias memburu gelar juara dunia ke-10 dalam kariernya ingin mengawali musim ini dengan baik.

Karena itu ‘The Doctor’ berharap tak ada guyuran hujan saat lomba berlangsung.

“Seperti halnya para pebalap lainnya, saya harap tak hujan karena cuaca di sini terbilang tidak normal. Pada pekan lalu saat tes Moto2 dan Moto3, hujan mengguyur disertai angin kencang dan pasir yang masuk dalam lintasan.”

“Kami tak tahu apa yang akan terjadi bila hujan turun. Kami semua berharap tak harus berlomba di lintasan yang basah karena kami tak memiliki banyak pengalaman di sirkuit ini,” ujar Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Rossi sendiri dalam kondisi yang kurang bagus jelang seri pertama ini. Pada tiga sesi tes pramusim, performa Rossi masih naik-turun.

Tetapi bagi Rossi, hal itu bukan murni karena kesalahan dirinya, melainkan juga lantaran persaingan yang makin kompetitif.

“Level yang ada di sesi tes pramusim ini sangat tinggi bila dibandingkan musim lalu. Ada 7-8 pebalap yang bisa bertarung untuk kompetisi musim ini.”

“Saya sendiri masih berjuang untuk mendapatkan ritme yang pas. Saya harus bekerja keras untuk meningkatkan kualitas. Seri ini adalah awal dari perjalanan musim yang panjang,” kata Rossi.

Pada musim lalu, Rossi gagal naik podium di GP Qatar lantaran hanya finis di posisi keempat di bawah Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Marc Marquez.

Exit mobile version