Site icon nuga.co

Valentino Rossi Menebar Asa di Austin

Valentino Rossi, pebalap Yamaha Racing, atau lebih dikenal dengan panggilan “The Doctor,” akan menjadikan balapan MotoGP di GP Austin, Amerika Serikat, Senin dinihari WIB, 14 April 2014, sebagai pembuktian apakah dia masih akan impresif seperti balapan di Losail, GP Qatar, dua pekan lalu.

“Setelah sedikit l mengecewakan di Qatar, saya tak sabar berlomba di Austin dan mendapatkan hasil terbaik. Dan sebisa mungkin melupakan semua yang terjadi di Losail, saati disusul Marc Marquez,” ucap Rossi kepada “Sportinglife,” Jumat, 11 April 2014.

Setelah berduel sengit dengan Marc Marquez di seri pembuka MotoGP di sirkuit Losail, Qatar. Kini, Valentino Rossi tengah bersiap untuk ujian selanjutnya di Texas akhir pekan ini.

Seperti yang diketahui pada seri perdana MotoGP, pembalap Movistar Yamaha tersebut beberapa kali saling salip dengan Marquez. Meskipun, pada akhirnya Rossi finish di tempat kedua dari sang juara bertahan, Marc Marquez.

Jika melihat kejadian pada musim lalu, di mana Rossi berada di tempat kedua dibelakang rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, kali ini ia ingin membuat peningkatan performa di Grand Prix Amerika itu.

Hasil yang menjanjikan selama pramusim dan sebuah duel sengit dibawah sorotan lampu Losail, VR46 -julukan Rossi kini, tengah membuktikan dirinya bahwa ia masih memiliki tekad dan hasratnya untuk berkompetisi.

“Saya sangat ingin pergi ke Austin, khususnya setelah balapan pertama di Qatar. Saya memulai musim dengan baik tapi sekarang kami perlu mengonfirmasinya. Tahun lalu adalah salah satu race terburuk saya sepanjang musim 2013 di Texas dan tahun ini saya ingin melihat apakah kami masih kompetitif disetiap sirkuit,” tutur Rossi.

“Mendapatkan hasil yang bagus di Austin akan sangat berarti bagi saya dan Yamaha. Seperti kami telah berada di jalur yang benar. Kami akan mencoba yang terbaik untuk menjadi kompetitif di sirkuit Austin. Saya ingin bersenang-senang seperti di Qatar (dengan Marquez),”tambah ikon MotoGP.

Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli mengakui bawah GP Amerika nanti menjadi sebuah tantangan bagi Valentino Rossi, namun ia percaya i bahwa tahun ini sang legenda hidup akan menghapus dominasi Repsol Honda di Austin.

“Tahun lalu Austin merupakan salah satu sirkuit paling menantang. Sejak saat itu GP Amerika tahun lalu kami telah membuat peningkatan signifikan dengan M1. khususnya di area yang mana membuat kami menderita di Austin yaitu, akselerasi dan rem,” ungkap Massimo.

“Di tengah musim kami memperkenalkan gearbox yang telah membantu kami untuk meningkatkan kecepatan motor dan di musim dingin kami membuat perbaikan pada sistem rem, terutama dengan Valentino kami yakin bahwa Vale akan melanjutkan momentum setelah awal yang sangat baik dari tahun ke tahun,”tutupnya

“Tahun lalu, saya menjalankan satu dari penampilan terburuk musim di Texas, dan tahun ini saya ingin melihat apakah kami dapat menjadi kompetitif, dimanapun kami berlomba. Mendapatkan hasil baik di Austin berarti banyak untuk saya dan Yamaha.”

“ Mengartikan kami mengambil jalur yang tepat. Maka karenanya, kami akan mencoba yang terbaik untuk menjadi kompetitif di Austin, saya akan mengemudi dengan hati seperti halnya yang saya lakukan di Qatar,” lanjut Rossi.

Valentino Rossi meraih hasil sangat meyakinkan di balapan pembuka musim 2014 yang digelar di Qatar. Tapi untuk memastikan performanya sudah benar-benar oke, The Doctor harus membuktikannya di Austin, akhir pekan ini.

Hasil balapan itu bisa menjadi indikasi awal kalau rider asal Italia itu tengah mulai menapaki lagi kebangkitannya. Tak cuma jadi pelengkap persaingan di papan atas, Rossi bisa saja bersaing untuk menjadi juara dunia. Tapi semua masih butuh pembuktian, dan balapan di MotoGP Amerika akhir pekan ini akan jadi momen tersebut.

“Mendapat hasil bagus di Austin akan berarti besar buat saya dan Yamaha. Itu juga akan berarti kalau keputusan yang dibuat adalah sebuah langkah yang tepat,” sahut Rossi.

“Musim ini diawali dengan baik tapi kami masih butuh konfirmasi dan tahun ini saya ingin kompetitif di semua tempat. Tahun lalu saya mendapatkan salah satu balapan terburuk di Texas, dan tahun ini saya ingin melihat apakah saya bisa kompetitif di semua sirkuit,” lanjut dia di Autosport.

sumber: autospor, crashnet dan mottogp

Exit mobile version